Penyerang Polsek Daha Simpatisan ISIS, Legislator Kalsel: Agamanya Kurang Breaking News: PDP Kabur di Banjarbaru Akhirnya Ditemukan! Pertama, Kalsel Uji Terapi Pengobatan Pasien Covid-19 Pengganti Vaksin Toko Buah di Teweh Diserbu Pria Bersajam, Dua Perempuan Terluka Polisi Bongkar Makam Korban Pembunuhan Ibu Kandung di Teweh




Home Kalteng

Jumat, 22 Mei 2020 - 21:53 WIB

Esok, Gugus Tugas Palangka Raya Gelar Rapid Test Massal di Pasar Besar

Aam - Apahabar.com

Ilustrasi rapid test. Foto-Antara

Ilustrasi rapid test. Foto-Antara

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Setelah enam pedagang di Pasar Besar dan Pasar Depan PU, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, terkonfirmasi positif corona virus disease atau Covid-19, Gugus Tugas Covid-19 berencana melakukan rapid test massal di salah satu tradisional itu, Sabtu 23 Mei 2020.

“Insya Allah besok kita lakukan tes massal di Pasar Besar. Ini berdasarkan hasil peta epidemik dan tracking,”kata Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, Jumat (22/5).

Menurut Fairid, gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kota Palangka Raya, telah menyusun strategi untuk meminimalkan risiko transmisi di pasar dan pusat perbelanjaan.

Pertama membuat rekayasa arus lalu lintas, dibuat jalur masuk dan jalur keluar keluar dijaga oleh tim gugus.

Baca juga :  Eddy dan Sanco Siap ‘Betarung’ Menuju Kursi Ketua KONI Kalteng

Parkir dibuat di luar jalur masuk pasar dan pembeli diatur untuk masuk pasar sesuai dengan protokol kesehatan.

“Jadi akan dirapid test massal, dengan skema alur keluar masuk diolah rekayasa jalan, parkir dimana, masuk dicek dan diurai lagi di jalan A Yani untuk Pasar Subuh,” ujarnya

Gugus Tugas juga telah melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap orang-orang yang pernah melakukan kontak dekat dengan enam pedagang tersebut.

Seperti diketahui, enam pedagang yang positif tersebut, berdasarkan hasil pemeriksaan swab. Sementara dari hasil rapid test  yang dilakukan terhadap 68 orang, 14 diantaranya reaktif.

Saat ini pedagang yang positif, menjalani isolasi. Sedangkan 14 orang yang terindikasi lainnya menjalani isolasi mandiri.

Baca juga :  Mahasiswa ULM Positif Covid-19, Gugus Tugas: Tidak Benar

Fairid mengatakan, memang pasar tradisional, pasar modern dan pusat perbelanjaan, menjadi sasaran sebagai upaya memutus mata rantai penularan Covid-19.

Namun ia tetap mengingatkan, upaya pencegahan paling utama adalah pembatasan fisik atau physical distancing, cuci tangan dan memakai masker.

Tak dipungkirinya, dengan terpaparnya enam pedagang di salah satu pasar tradisional, bakal ada potensi ledakan berasal dari kluster Pasar Besar.

Oleh sebab itu, Pemkot Palangka Raya, akan menentukan langkah berikutnya agar rantai penyebaran tidak semakin panjang dan mencegah penyebaran

transmisi lokal.

“Saya berharap menghindari kerumunan. Jika tidak ada kedisiplinan dari semua pihak, mata rantai penyebaran Covid-19 sulit diputus,” imbuhnya.

apahabar.com


Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin. Foto – Istimewa

Reporter: Ahc23
Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Gugus Tugas Covid-19 Kalteng Dorong Zona Merah Terapkan PSBB
apahabar.com

Kalteng

Bupati Barito Utara Sambut Kedatangan Jemaah Haji
apahabar.com

Kalteng

Sejumlah Perwira di Polres Palangkaraya Dimutasi, AKP Nandi Jabat Kasat Reskrim
apahabar.com

Kalteng

TKN: Jokowi akan Dorong Inovasi Perkebunan di Kalteng Jika Terpilih
apahabar.com

Kalteng

Positif Covid-19 di Pulang Pisau Disebut Unik, Simak Penjelasan Kadinkes Kalteng
Terdampak Covid-19, 7.503 Warga Kurang Mampu Dapat Sembako

Kalteng

Terdampak Covid-19, 7.503 Warga Kurang Mampu Dapat Sembako  

Kalteng

Tak Terima Dipukul Tanpa Alasan, Yusup Membacok Lawannya dengan Membabi Buta
apahabar.com

Kalteng

Gubernur Optimistis Kalteng Dipilih Lokasi Ibu Kota Pemerintahan