Fantastik! Pemkot Banjarmasin Bekali 52 Lurah Motor Listrik Total Rp 1,79 M di Tengah Pandemi Film James Bond ‘No Time To Die’ Tayang di Bioskop, Daniel Craig Antusias Besok, BPP HIPMI Gelar Vaksinasi di Pulau Laut Kotabaru UU Cipta Kerja Paksa Puluhan Perda Banjarmasin Harus Direvisi Bahkan Dicabut Bravo! Satresnarkoba Polres Tanbu Tangkap Bandar Narkotika, Kiloan Sabu dan Ratusan Ekstasi Diamankan

Evaluasi PSBB Banjarmasin Tahap III, Fokus ke Tiga Kluster

- Apahabar.com     Kamis, 28 Mei 2020 - 18:25 WITA

Evaluasi PSBB Banjarmasin Tahap III, Fokus ke Tiga Kluster

DPP PKS tak lagi menunjuk Ibnu Sina di Pilwali Banjarmasin tahun ini. Foto: Dok.apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Pada penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap III, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menyebut ada tiga fokus perhatiannya dalam memutus mata rantai Covid-19, terutama di tiga kluster baru muncul.

Seperti kluster kluster Pasar Antasari, Pekapuran dan Sungai Bilu.

“Kita fokus di Pasar Antasari, Pekapuran, dan Sungai Bilu yang jumlahnya meningkat terus. Maka dari itu, diharapkan dengan rapid test massal yang akan dilaksanakan ini betul-betul dapat mentracking agar tidak ada lagi kluster baru,” kata Ibnu Sina saat rapat pembahasan ‘New Normal’ di Aula Rupatama Polresta, Rabu (28/5) siang tadi.

Sementara untuk lainnya, seperti kluster Gowa, Ibnu mengklaim mata rantai penyebarannya sudah putus.

Ibnu mengapresiasi upaya petugas di lapangan dalam mensosialisasikan percepatan pencegahan Covid-19 di Banjarmasin.

Sebab menurutnya hal tersebut bisa dilihat dari kesadaran warga yang sudah mau melakukan pembatasan sosial berskala kecil (PSBK) di wilayah tempat tinggalnya.

“Kita apresiasi para Lurah, RT dan RW yang menggerakkan warganya untuk secara mandiri mendirikan posko PSBK,” ungkapnya.

Menurutnya, PSBK ini sebenarnya sudah ada pada Peraturan Wali Kota sejak PSBB tahap I diterapkan.

“Pada Perwali Pasal 18 itu sudah menjelaskan soal pelibatan RT, RW, dan Lurah serta masyarakat. Tapi karena RT, RW dan Lurah ini terkonsentrasi pada penjaringan penerima bantuan sosial, sehingga PSBK ini terabaikan dan tidak sempat lagi dikerjakan,” paparnya.

Ibnu berharap, dengan adanya kesadaran warga terkait PSBK ini, dapat mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19) di Kota Banjarmasin tak semakin meluas.

“Maka evaluasi kita di PSBB tahap III ini, diharapkan, dengan adanya PSBK dapat mengawasi pergerakkan warga, melokalisir, dan memutus mata rantai hingga ke skala yang lebih luas,” tuturnya.

Terlepas itu, Ibnu menjelaskan saat ini pihaknya fokus terhadap 3 kluster yang dikhawatirkan penyebarannya menghasilkan kluster baru.

Reporter: Riyad Dafhi R
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ini Yang Membuat Disbunak Meraih Terbaik dI Banjar Expo
apahabar.com

Kalsel

Korban Kebakaran Pekapuran Banyak Alami Hipertensi hingga Nyeri Lambung
Banjir Satui

Kalsel

Banjir Satui Tanbu, Ratusan Warga Masih Mengungsi, Puluhan Ribu Terdampak
apahabar.com

Kalsel

Kematian Pengunjung HBI Masih Misteri, Dokter Sebut Mulut Berbusa!
apahabar.com

Kalsel

Momen Hari Pahlawan, Dandim 1007/Banjarmasin Ajak Masyarakat Jadi Pejuang Covid.
apahabar.com

Kalsel

Dispora Kalsel Gelar Kejuaraan Futsal Antar Remaja Mesjid
apahabar.com

Kalsel

Wali Kota Banjarbaru Positif Covid-19, PMI Uji Terapi Plasma
apahabar.com

Kalsel

Wakil Rakyat Turun Tangan, Bocah Penderita Penyakit Kulit Ini Akhirnya Dirawat Intensif di RSUD Ratu Zalecha Martapura
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com