Kalsel Kedatangan Pejabat Pusat, Ibnu Sina Minta Laboratorium Bertambah Belasan, 6 Positif Covid-19 di Kotabaru Pejuang Medis dan WNA Sosok AS, Terduga Teroris di Tanbu yang Diamankan Densus 88 Densus 88 Beraksi di Tanah Bumbu, Buku Jihad dan Syal Diamankan Tagihan Listrik di Kalsel-Teng Membengkak? PLN Ungkap Penyebabnya




Home Kalsel

Kamis, 21 Mei 2020 - 11:08 WIB

Gandeng Insan Pers Hadapi Covid-19, Dinkes Banjarmasin Gelar Pelatihan Kedaruratan

Triaji Nazulmi - Apahabar.com

Dinkes berkeinginan bersama insan pers untuk mencerdaskan masyarakat tentang protokol kesehatan hingga bahaya virus Corona atau Covid-19.
Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

Dinkes berkeinginan bersama insan pers untuk mencerdaskan masyarakat tentang protokol kesehatan hingga bahaya virus Corona atau Covid-19. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Sejumlah jurnalis di Kota Banjarmasin mengikuti Pelatihan Kedaruratan Covid-19 yang diselenggarakan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat pada Kamis (21/5).

Dalam sambutannya, Kepala Dinkes Banjarmasin Machli Riyadi menyampaikan sadar betul fungsi dan peranan insan pers di tengah pandemi Covid-19. Sehingga Dinkes berkeinginan bersama insan pers untuk mencerdaskan masyarakat tentang protokol kesehatan hingga bahaya virus dari Wuhan, China itu.

“Peran media ini sangat penting untuk memutus mata rantai penularan virus karena jurnalis terus membantu Dinkes melakukan sosialisasi penanganan Covid-19,” ujar Machli Riyadi.

Baca juga :  Omzet Pasar Wadai Turun, Efek Lahan Bekas Kuburan?

Machli menerangkan dalam kegiatan ini ada dua narasumber. Pertama Dharma Putra sebagai pakar epidemiologi bakal mengambarkan Covid-19 di Banjarmasin.

Kedua adalah Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel Zainal Helmi mempaparkan peran media dalam memutus rantai penularan Covid-19.

“Lewat insan media, kita akan meneruskan dan mendidik masyarakat agar faham dengan sajian informasi yang akurat,” pungkasnya.

Ia mengatakan dalam pelatihan bagi insan pers ini sesuai dengan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dalam langkah pencegahan penyebaran virus corona di Indonesia.

Baca juga :  Deteksi Dini TBC, Dinkes Kotabaru Sasar Pondok Pesantren

Sesuai undang-undang ini, Dinkes menerapkan protokol kesehatan seperti jaga jarak dari satu peserta ke peserta lainnya minimal 1 meter. Peserta juga wajib mengenakan masker selama kegiatan berlangsung.

“Pelatihan ini paling legalitas yang digelar, karena pendidikan lainnya seperti mengajar bisa di rumah saja,” ucapnya.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Muhammad Bulkini

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Miliki Alat Canggih, PMI Banjarmasin Siap Bantu Periksa Sampel Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Banjarmasin Menuju New Normal, Pengawasan Tempat Keramaian Diperketat
apahabar.com

Kalsel

Penutupan Lokalisasi Merong Ditunda, PSK Siap Dipulangkan
apahabar.com

Kalsel

Korban Tenggelam Bermaksud Selamatkan Seekor Ayam
apahabar.com

Kalsel

Museum Kiai Idham Chalid akan Dibangun di Kota Kelahirannya
apahabar.com

Kalsel

Pembatasan Sosial di Makassar Disetujui, Banjarmasin Sabar Dulu..
apahabar.com

Kalsel

Dua Stasiun Bakal Dibangun di HSS, Pemkab Siapkan Jalur Lintasan
apahabar.com

Kalsel

Jelang Purna Jabatan, DPRD Banjarbaru Masih Sisakan Dua Raperda