Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Gandeng Insan Pers Hadapi Covid-19, Dinkes Banjarmasin Gelar Pelatihan Kedaruratan

- Apahabar.com Kamis, 21 Mei 2020 - 11:08 WIB

Gandeng Insan Pers Hadapi Covid-19, Dinkes Banjarmasin Gelar Pelatihan Kedaruratan

Dinkes berkeinginan bersama insan pers untuk mencerdaskan masyarakat tentang protokol kesehatan hingga bahaya virus Corona atau Covid-19. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Sejumlah jurnalis di Kota Banjarmasin mengikuti Pelatihan Kedaruratan Covid-19 yang diselenggarakan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat pada Kamis (21/5).

Dalam sambutannya, Kepala Dinkes Banjarmasin Machli Riyadi menyampaikan sadar betul fungsi dan peranan insan pers di tengah pandemi Covid-19. Sehingga Dinkes berkeinginan bersama insan pers untuk mencerdaskan masyarakat tentang protokol kesehatan hingga bahaya virus dari Wuhan, China itu.

“Peran media ini sangat penting untuk memutus mata rantai penularan virus karena jurnalis terus membantu Dinkes melakukan sosialisasi penanganan Covid-19,” ujar Machli Riyadi.

Machli menerangkan dalam kegiatan ini ada dua narasumber. Pertama Dharma Putra sebagai pakar epidemiologi bakal mengambarkan Covid-19 di Banjarmasin.

Kedua adalah Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel Zainal Helmi mempaparkan peran media dalam memutus rantai penularan Covid-19.

“Lewat insan media, kita akan meneruskan dan mendidik masyarakat agar faham dengan sajian informasi yang akurat,” pungkasnya.

Ia mengatakan dalam pelatihan bagi insan pers ini sesuai dengan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dalam langkah pencegahan penyebaran virus corona di Indonesia.

Sesuai undang-undang ini, Dinkes menerapkan protokol kesehatan seperti jaga jarak dari satu peserta ke peserta lainnya minimal 1 meter. Peserta juga wajib mengenakan masker selama kegiatan berlangsung.

“Pelatihan ini paling legalitas yang digelar, karena pendidikan lainnya seperti mengajar bisa di rumah saja,” ucapnya.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ikuti Penyuluhan Ditresnarkoba Polda Kalsel via Online, Hadiah Mulai dari Sepeda Gunung Hingga Motor Matic
apahabar.com

Kalsel

Beri Pembinaan, Polsek Pelaihari Sambangi Pemuda Nongkrong di Pertasi Kencana
Cara Ibnu Sina Respons Penolakan Asrama BKD Jadi Pusat Karantina ODP

Kalsel

Cara Ibnu Sina Respons Penolakan Asrama BKD Jadi Pusat Karantina ODP
apahabar.com

Kalsel

21 Orang Terjaring Razia THM Banjarmasin, 3 Positif Narkoba
apahabar.com

Kalsel

Tanah Bumbu Siaga, Banjir Mulai Merendam Rumah Warga!
ODP Banjarbaru Kembali Naik, Pemkot Kaji Langkah Lockdown

Kalsel

ODP Banjarbaru Kembali Naik, Pemkot Kaji Langkah Lockdown
apahabar.com

Kalsel

Indeks IKLH Meningkat, Kalsel Jadi Pilot Project Pelestarian lingkungan
apahabar.com

Kalsel

Pemprov Harus Membuat Regulasi Cegah Dokter Asing
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com