Kalsel Tidak Izinkan Tenaga Kerja Asing Masuk Berhasil ke Antariksa, Miliarder Dunia Jeff Bezos Disebut Titisan Alien Demang Lehman Sosok Panglima Perang Banjar, Penelusuran Misteri Kematian dan Makamnya Hari Ini, Belasan Pasien Covid-19 Tanah Bumbu Sembuh! Khawatir Ada Korban, Warga Kotabaru Ramai-Ramai Tangkap Buaya Liar

Gandeng Insan Pers Hadapi Covid-19, Dinkes Banjarmasin Gelar Pelatihan Kedaruratan

- Apahabar.com     Kamis, 21 Mei 2020 - 11:08 WITA

Gandeng Insan Pers Hadapi Covid-19, Dinkes Banjarmasin Gelar Pelatihan Kedaruratan

Dinkes berkeinginan bersama insan pers untuk mencerdaskan masyarakat tentang protokol kesehatan hingga bahaya virus Corona atau Covid-19. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Sejumlah jurnalis di Kota Banjarmasin mengikuti Pelatihan Kedaruratan Covid-19 yang diselenggarakan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat pada Kamis (21/5).

Dalam sambutannya, Kepala Dinkes Banjarmasin Machli Riyadi menyampaikan sadar betul fungsi dan peranan insan pers di tengah pandemi Covid-19. Sehingga Dinkes berkeinginan bersama insan pers untuk mencerdaskan masyarakat tentang protokol kesehatan hingga bahaya virus dari Wuhan, China itu.

“Peran media ini sangat penting untuk memutus mata rantai penularan virus karena jurnalis terus membantu Dinkes melakukan sosialisasi penanganan Covid-19,” ujar Machli Riyadi.

Machli menerangkan dalam kegiatan ini ada dua narasumber. Pertama Dharma Putra sebagai pakar epidemiologi bakal mengambarkan Covid-19 di Banjarmasin.

Kedua adalah Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel Zainal Helmi mempaparkan peran media dalam memutus rantai penularan Covid-19.

“Lewat insan media, kita akan meneruskan dan mendidik masyarakat agar faham dengan sajian informasi yang akurat,” pungkasnya.

Ia mengatakan dalam pelatihan bagi insan pers ini sesuai dengan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dalam langkah pencegahan penyebaran virus corona di Indonesia.

Sesuai undang-undang ini, Dinkes menerapkan protokol kesehatan seperti jaga jarak dari satu peserta ke peserta lainnya minimal 1 meter. Peserta juga wajib mengenakan masker selama kegiatan berlangsung.

“Pelatihan ini paling legalitas yang digelar, karena pendidikan lainnya seperti mengajar bisa di rumah saja,” ucapnya.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tertunda Lagi, Musda Hipmi Kalsel Dijadwalkan Januari
apahabar.com

Kalsel

PPDB Online Banjarmasin, SMA Alma Zaya Jadi yang Pertama di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Kronologis Tenggelamnya Dua Pemuda di Sungai Tapin
apahabar.com

Kalsel

Peserta Boarding Pelatihan Berbasis Kompetensi dan Inobel Dilepas  
apahabar.com

Kalsel

Tambah 227 Pasien Sembuh, 6 Ribu Warga Kalsel Bebas dari Corona
apahabar.com

Kalsel

Sinergi Penegak Hukum Berantas Narkotika di Lapas Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Hampir 1 Bulan Jembatan Haur Kuning Tak Bisa Dilewati
Tarawih

Kalsel

Ingat Covid-19, Kadinkes Kalsel Imbau Salat Tarawih Jangan Bawa Anak Kecil
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com