7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Positif Sabu, Oknum Anggota DPRD Tala Terancam Dipecat! Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu Detik-Detik Akhir Kampanye, Bawaslu RI Turun ke Banjarmasin

Garuda Rumahkan Karyawan Kontrak Selama Tiga Bulan

- Apahabar.com Minggu, 17 Mei 2020 - 18:53 WIB

Garuda Rumahkan Karyawan Kontrak Selama Tiga Bulan

Ilustrasi Garuda Indonesia. Foto-Tempo/Tony Hartawa

apahabar.com, JAKARTA – Maskapai nasional Garuda Indonesia merumahkan sementara waktu sekitar 800 karyawan dengan status tenaga kerja kontrak atau Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama tiga bulan terhitung sejak 14 Mei 2020 lalu.

“Kebijakan merumahkan karyawan dengan status PKWT tersebut merupakan upaya lanjutan yang perlu kami tempuh di samping upaya-upaya strategis lain yang telah kami lakukan untuk memastikan keberlangsungan perusahaan tetap terjaga di tengah kondisi operasional penerbangan yang belum kembali normal sebagai dampak pandemi Covid-19,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (17/05).

Irfan menuturkan kebijakan tersebut dilakukan dengan pertimbangan yang matang dengan memperhatikan kepentingan karyawan maupun perusahaan dan dilakukan dalam rangka menghindari Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Di samping itu, lanjut dia, implementasi kebijakan ini juga telah melalui kesepakatan dan diskusi dua arah antara karyawan dan manajemen.

“Perlu kami sampaikan pula bahwa kebijakan ini bersifat sementara yang akan terus kami kaji dan evaluasi secara berkala sejalan dengan kondisi perusahaan dan peningkatan operasional penerbangan, yang tentunya kami harapkan akan terus membaik dan kembali kondusif,” katanya.

Irfan mengatakan selama periode tersebut karyawan yang dirumahkan tetap mendapatkan hak kepegawaian berupa asuransi kesehatan maupun Tunjangan Hari Raya (THR) yang sebelumnya telah dibayarkan.

“Kebijakan ini merupakan keputusan berat yang harus diambil dengan pertimbangan mendalam terkait aktivitas operasional penerbangan yang belum sepenuhnya normal. Namun demikian, kami meyakini Garuda Indonesia akan dapat terus bertahan melewati masa yang sangat menantang bagi industri penerbangan saat ini ,” ujar Irfan.

Sebelumnya Garuda Indonesia telah melaksanakan sejumlah upaya strategis berkelanjutan dalam memastikan keberlangsungan bisnis perusahaan antara lain melalui renegosiasi sewa pesawat, restrukturisasi jaringan, efisiensi biaya produksi dan termasuk penyesuaian gaji jajaran komisaris, direksi hingga staf secara proporsional serta tidak memberikan THR kepada direksi dan komisaris.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

WhatsApp Bukan Aplikasi Pesan Terbaik, Ini 5 Alasannya
apahabar.com

Ekbis

Memasuki New Normal, Omset Penjualan Toko Kelontong di Banjarbaru Menggeliat
apahabar.com

Ekbis

Kalsel Usulkan Penambahan Kuota 1 Juta Elpiji 3 Kilogram pada 2021
apahabar.com

Ekbis

Trump Dimakzulkan DPR, Performa Ekonomi AS Menguat
apahabar.com

Ekbis

Rokok Jadi Sumber Kemiskinan di Indonesia, Berikut Uraian BPS
apahabar.com

Ekbis

Harga Minyak Naik Didorong Pengurangan Stok AS
apahabar.com

Ekbis

Dibayangi Sentimen Negatif Global, Rupiah Terkoreksi Dekati Rp15.000
apahabar.com

Ekbis

Nokia 9 PureView Bakal Punya Fingerprint Bawah Layar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com