PT. SBKW Perusahaan Resmi, Cuncung Sayangkan Media Tidak Cek And Balance Mediasi Buntu! Kades di Amuntai Ancam Sweeping Truk Conch Mensos Risma Dikabarkan Akan Tinjau Korban Longsor di Maradapan Kotabaru La Nina, Wilayah Pesisir Kalsel Jadi Atensi Khusus Jelang Piala AFF 2021, Evan Dimas Tetap Kapten Timnas Indonesia

Geger Lagi! Bocah di Kotabaru Nyaris Jadi Santapan Buaya Liar

- Apahabar.com     Jumat, 8 Mei 2020 - 20:21 WITA

Geger Lagi! Bocah di Kotabaru Nyaris Jadi Santapan Buaya Liar

Seorang bocah SD di Kotabaru nyaris menjadi santapan buaya liar di Sungai Sampanahan, RT 05, Kotabaru, Kamis (7/5) sore. Foto-ilustrasi istimewa

apahabar.com, KOTABARU – Belum sehari, serangan buaya liar kembali meneror warga Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Kali ini, sang predator menerkam seorang bocah berusia 12 tahun bernama Nurhidayat.

Insiden itu terjadi di Desa Sampanahan, RT 05, Kecamatan Sampanahan, Kotabaru, Kamis (7/5) sore.

Korban bocah kelas 5 SD itu nyaris menjadi santapan buaya liar saat sedang mandi jelang berbuka puasa.

“Saat itu korban sedang mandi bersama kakeknya di Sungai Sampanahan,” terang Zulpian, warga setempat dihubungi apahabar.com.

Sebelum kejadian, sang kakek menyeburkan diri terlebih dulu ke sungai. Sementara, Nurhidyat masih bersantai. Sambil mencelupkan kedua kakinya ke sungai.

Tanpa disadari, Nurhidayat ternyata sudah diincar seekor buaya dari dasar sungai.

“Saat itu, kaki Nurhidayat spontan disambar buaya,” kata Zul.

Karena taring buaya sudah menancap di kaki, praktis korban terseret hingga ke dasar sungai.

Beruntung, nasib baik masih berpihak pada Nurhidayat. Saat dia terjatuh, tangannya dengan cepat meraba, dan berpegangan di kayu yang ada di pinggir sungai.

“Untungnya, anak itu sempat pegangan. Ia meronta sekuat tenaga, dibantu kakeknya, hingga buaya melepaskan gigitannya,” ujarnya.

Akibat gigitan buaya liar, kaki Nurhidyat terluka serius. Ia segera dilarikan ke Puskesmas setempat untuk mendapat penanganan medis.

Sementara diperoleh informasi sungai buaya liar di Sampanahan sering muncul, dan menyerang warga bantaran sungai.

Menyikapi persoalan tersebut, Kapolsek setempat langsung bergerak cepat.

Ia meminta agar kepala desa memasang papan peringatan agar warga ekstra waspada.

“Kami langsung minta Kades di sana, untuk memasang papan peringatan. Di sekitar kejadian itu jangan lagi warga yang mandi, atau beraktifitas,” ujar AKP Ubaldus Delo.

Untuk diingat sebelum Nurhidayat, kasus serupa juga menimpa Muhammad Nur. Saat itu ia tengah asyik mandi-mandi di Sungai Karang Payau, Kecamatan Kelumpang Hulu, Rabu (6/5) sore.

Secara tiba-tiba si predator itu muncul dan menyerang Muhammad Nur. Akibatnya serangan taring tajam buaya itu, Muhammad Nur mengalami luka cukup serius. Paha sebelah kirinya robek.

Beruntung bocah malang itu meronta dan berhasil melepaskan gigitan buaya dengan dibantu rekan sebayanya.

apahabar.com

Kondisi Nurhidayat (12) saat selamat dari terkaman buaya liar di Sampanahan, Kotabaru. Foto-Zulpian for apahabar.com

Reporter: Masduki
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Bantah Positif Covid-19, Andin Beberkan Surat RSUD Ulin Tanpa Tandatangan
apahabar.com

Kalsel

Penggalangan Dana Tak Izin Dinsos Banjarmasin Dianggap Ilegal
apahabar.com

Kalsel

Proyek Kutabamara Mencapai 30 Persen
apahabar.com

Kalsel

Gara-Gara PHPU, KPU Tunda Penetapan Caleg Terpilih DPRD Kalsel
Hj Nurliani

Kalsel

Ingin Majukan Literasi, Tanah Bumbu Perlu Sosok Seperti Hj Nurliani
apahabar.com

Kalsel

Terapkan Prokes, Peringatan Sumpah Pemuda di Tabalong Digelar Sederhana
Natal

Kalsel

Perayaan Natal di Banjarmasin Diselimuti Hujan dan Mendung

Kalsel

Bocah 11 Tahun Tercebur di Kali Tugu Banjarmasin Meninggal Dunia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com