Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup! Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh

Gelombang Ke-2 Covid-19, Rupiah Kembali Terancam

- Apahabar.com Rabu, 13 Mei 2020 - 12:16 WIB

Gelombang Ke-2 Covid-19, Rupiah Kembali Terancam

Petugas menyusun uang pecahan rupiah untuk didistribusikan dari Cash Center Mandiri, Jakarta, Senin (11/5/2020). Pada bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri 2020, Bank Mandiri telah menyiapkan dana tunai sebesar Rp19,2 triliun yang berlaku pada periode 4-25 Mei 2020. Jumlah tersebut turun 24 persen dibandingkan jumlah uang tunai yang disiapkan pada musim Lebaran tahun sebelumnya. Foto: Antara

apahabar.com, JAKARTA – Rupiah hari ini diprediksi melemah dipicu ‘serangan’ gelombang kedua virus Corona (Covid-19).

Pada pukul 9.59 WIB, dilansir Antara, rupiah masih menguat 20 poin atau 0,13 persen menjadi Rp14.885 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.905 per dolar AS.

Sentimen negatif disebut masih menekan pergerakan aset berisiko seperti indeks saham.

“Kemungkinan belum ada perubahan sentimen karena semalam indeks saham AS masih tertekan turun,” ujar Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Rabu (13/5).

Sentimen negatif disebabkan oleh kekhawatiran pasar terhadap gelombang kedua wabah Covid-19 karena pelonggaran lockdown.

Selain itu, pasar juga masih mengkhawatirkan wabah Corona yang belum benar-benar menyurut.

Di Indonesia orang yang terinfeksi masih terus bertambah dan belum benar-benar terjadi penurunan.

“Sehingga banyak yang memperkirakan wabah akan terjadi lebih lama dan ini bisa menekan perekonomian lebih lama lagi,” kata Ariston.

Ariston memperkirakan rupiah hari ini akan melemah dengan potensi pergerakan di kisaran Rp14.850 per dolar AS hingga Rp15.150 per dolar AS.

Pada Selasa (12/5) lalu, rupiah ditutup melemah 10 poin atau 0,07 persen menjadi Rp14.905 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.895 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Rabu menunjukkan rupiah menguat menjadi Rp14.887 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.978 per dolar AS. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Asus Rilis Zenfone Max Pro M2, Desember Mendatang
apahabar.com

Ekbis

Smartfren Jamin Kualitas jaringan di Libur Tahun Baru
apahabar.com

Ekbis

Imbas Covid-19, DPP Inkindo Kalsel: Banyak Lelang Dibatalkan
apahabar.com

Ekbis

Hipmi Dukung Hidup New Normal, Erick Thohir Siapkan Skenario
apahabar.com

Ekbis

Peneliti: Vokasi Sektor Industri Akan Ikuti Tren Digitalisasi
apahabar.com

Ekbis

Kalsel Bisa Ambyar Jika Terus Bergantung Batu Bara dan Sawit!
apahabar.com

Ekbis

Kotabaru (Masih) Menanti Dana Bagi Hasil Migas di Blok Sebuku
apahabar.com

Ekbis

Gapki Kalsel Keluhkan Pemberlakuan Moratorium Sawit
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com