Agya Vs Scoopy di Stagen Kotabaru, Gadis 17 Tahun Patah Kaki Hari Ini, 22 Warga Kotabaru Positif Covid-19 Polisi Ungkap Kronologis Kecelakaan Maut di Cempaka yang Tewaskan 1 Pengendara Ratusan Gram Sabu Gagal Edar di Kukar, Polda Kaltim Ringkus 1 Pelaku Mulai Besok, Wisata Dadakan di Liang Anggang Ditutup!

Gelombang Ke-2 Covid-19, Rupiah Kembali Terancam

- Apahabar.com Rabu, 13 Mei 2020 - 12:16 WIB

Gelombang Ke-2 Covid-19, Rupiah Kembali Terancam

Petugas menyusun uang pecahan rupiah untuk didistribusikan dari Cash Center Mandiri, Jakarta, Senin (11/5/2020). Pada bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri 2020, Bank Mandiri telah menyiapkan dana tunai sebesar Rp19,2 triliun yang berlaku pada periode 4-25 Mei 2020. Jumlah tersebut turun 24 persen dibandingkan jumlah uang tunai yang disiapkan pada musim Lebaran tahun sebelumnya. Foto: Antara

apahabar.com, JAKARTA – Rupiah hari ini diprediksi melemah dipicu ‘serangan’ gelombang kedua virus Corona (Covid-19).

Pada pukul 9.59 WIB, dilansir Antara, rupiah masih menguat 20 poin atau 0,13 persen menjadi Rp14.885 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.905 per dolar AS.

Sentimen negatif disebut masih menekan pergerakan aset berisiko seperti indeks saham.

“Kemungkinan belum ada perubahan sentimen karena semalam indeks saham AS masih tertekan turun,” ujar Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Rabu (13/5).

Sentimen negatif disebabkan oleh kekhawatiran pasar terhadap gelombang kedua wabah Covid-19 karena pelonggaran lockdown.

Selain itu, pasar juga masih mengkhawatirkan wabah Corona yang belum benar-benar menyurut.

Di Indonesia orang yang terinfeksi masih terus bertambah dan belum benar-benar terjadi penurunan.

“Sehingga banyak yang memperkirakan wabah akan terjadi lebih lama dan ini bisa menekan perekonomian lebih lama lagi,” kata Ariston.

Ariston memperkirakan rupiah hari ini akan melemah dengan potensi pergerakan di kisaran Rp14.850 per dolar AS hingga Rp15.150 per dolar AS.

Pada Selasa (12/5) lalu, rupiah ditutup melemah 10 poin atau 0,07 persen menjadi Rp14.905 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.895 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Rabu menunjukkan rupiah menguat menjadi Rp14.887 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.978 per dolar AS. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Omzet Jeblok, Rocket Chicken Keluhkan Tapping Box
apahabar.com

Ekbis

Khawatir Inflasi, Bupati HST: Lakukan Inventarisasi Supplier
apahabar.com

Ekbis

Wings Air Buka Rute Penerbangan Palangka Raya-Solo
apahabar.com

Ekbis

Tiket AirAsia Hilang di Agen Online, Intervensi Kompetitor?
apahabar.com

Ekbis

Trump dan Biden Adu Mulut, Harga Emas Menciut
apahabar.com

Ekbis

Pulihkan Ekonomi di New Normal, Repnas Kalsel: Mari Beli Produk Lokal
apahabar.com

Ekbis

Stok Logistik Kalsel Aman, 250 Ton Gula Masuk Awal Ramadan
apahabar.com

Ekbis

Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan di Banjarmasin Capai Rp 177 Miliar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com