Malu-maluin! Pemuda di Kotabaru Jambret Wanita demi Komix Terungkap, Korban Tewas Kecelakaan di Tapin Warga Wildan Banjarmasin INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Banjir Masih Merendam Rumah Warga, Dinsos Tabalong Bagikan Sembako

George Floyd Mati di Tangan Polisi AS, Erdogan: Kami Akan Pantau Masalah Ini

- Apahabar.com Sabtu, 30 Mei 2020 - 05:35 WIB

George Floyd Mati di Tangan Polisi AS, Erdogan: Kami Akan Pantau Masalah Ini

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. Sumber: net

apahabar.com, ANKARA – Tewasnya seorang pria kulit hitam, George Floyd di tangan polisi Amerika Serikat membuat Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan turut memberikan komentar. Menurutnya pembunuhan tersebut “rasis” dan “fasis”.

George Floyd tewas pada Senin (25/05) malam waktu setempat, setelah ditangkap karena dicurigai menggunakan uang kertas palsu. Sebuah video dari insiden tersebut memperlihatkan seorang petugas menekan lehernya dengan lutut saat ia terjepit di tanah.

Pembunuhan tersebut membuat kerusuhan pecah di beberapa kota AS karena insiden ini dan kasus-kasus lainnya di mana polisi telah membunuh warga kulit hitam.

“Pendekatan rasis dan fasis yang menyebabkan kematian George Floyd di kota Minneapolis AS sebagai akibat dari penyiksaan, tidak hanya membuat kita semua sangat sedih, tetapi juga menjadi salah satu manifestasi paling menyakitkan dari tatanan tidak adil yang kita lawan di seluruh dunia,” demikian cuitan Erdogan di Twitter dalam bahasa Inggris, seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (29/05).

“Saya percaya bahwa para pelaku tindakan tidak manusiawi ini harus menerima hukuman yang pantas mereka terima,” kata Erdogan. “Kami akan memantau masalah ini,” tandasnya.

Kematian Floyd memicu kemarahan publik. Warga turun ke jalan dan bentrok dengan polisi. Mereka menjarah toko-toko dan membakarnya. Polisi bereaksi dengan menembakkan gas air mata dan peluru karet.

Satu orang juga dilaporkan tewas pada Kamis (28/5) akibat luka tembak. Polisi sedang menyelidiki apakah dia ditembak oleh seorang pemilik toko di daerah yang dilanda kerusuhan itu.

Empat oknum polisi yang bertanggung jawab atas kematian Floyd kemudian dipecat oleh Kepala Kepala Kepolisian Minneapolis, Medaria Arradondo pada hari Selasa (26/5).

Langkah Medaria Arradondo ini mendapat dukungan dari Kepala Asosiasi Kepala Kepolisian Internasional (IACP) dan Asosiasi Kepala Kepolisian Kota Besar (MCCA). Mereka juga marah melihat perilaku oknum polisi yang bertanggungjawab atas kematian Floyd.

Sumber: detik.com
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Kerumunan Petamburan dan Tebet, 80 orang positif Covid-19

Nasional

Viral Video Pengunjuk Rasa Tendang Balik Tabung Gas Air Mata ke Arah Polisi : Best Moments is Real! Most Epic Volley
apahabar.com

Nasional

Di Munas Alim Ulama dan Konbes NU Jokowi Cerita Konflik Afghanistan
apahabar.com

Nasional

Anak Terpapar Radikalisme di Kalteng akan Diberi Pendampingan
apahabar.com

Nasional

Warna Merah Identik dengan Perayaan Tahun Baru Imlek, Mengapa?
apahabar.com

Nasional

Jokowi Ingin Early Warning System Awasi Internal Pemerintah
Ibu Kota Negara

Nasional

Ibu Kota Negara Pindah, Kukar Bertekad Sulap Lubang Bekas Tambang
apahabar.com

Nasional

Ribuan Warga Aceh Barat Terima Pulsa Listrik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com