BANJIR KALSEL: 2 Ribu Jiwa Mengungsi, Pasukan Khusus TNI Mendarat di Banjarbaru Jokowi Telepon Gubernur Soal Banjir Kalsel, Gak Kebalik Pak? Breaking News: Respons Jokowi Atas Banjir di Kalsel, Segera Kirim Perahu Karet Tak Ucapkan Dukacita, Habib Banua Tantang Presiden ke Kalsel Warga Banjiri IG Presiden Jokowi: Kalsel Juga Berduka Pakkk!!!

GTPP Covid-19 Kalsel Tepis Isu Rapid Test yang Dipakai Abal-Abal

- Apahabar.com Jumat, 15 Mei 2020 - 09:47 WIB

GTPP Covid-19 Kalsel Tepis Isu Rapid Test yang Dipakai Abal-Abal

Juru bicara GTPP Covid-19 Kalsel, HM Muslim. Foto-Istimewa.

apahabar.com, BANJARMASIN – Juru bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalimantan Selatan, HM Muslim menepis informasi mengenai beredarnya Rapid Test yang dipakai abal-abal.

Menurutnya, alat uji cepat yang digunakan saat ini, seluruhnya merupakan bantuan langsung dari Kementerian Kesehatan RI.

“RPD atau Rapid test yang kita punya semua saat ini diberikan oleh bantuan kementerian. Kabar Rapid test dikatakan abal-abal beredar di kalsel, ini menjadi bahan evaluasi terutama kepada lembaga dan institusi terkait,” ungkap Muslim dalam siaran persnya, Kamis (15/5).

Untuk diketahui, merek rapid test sebagai metode skrining awal mendeteksi penularan Covid-19 yang digunakan saat ini adalah Wondfo.

Ini merupakan produk rapid test yang diakui dan terdaftar di badan WHO.

Pemerintah Kalsel juga tengah berupaya menambah pasokan sesuai rekomendasi yang diberikan Kemenkes.

“Saat ini ada beberapa yang kita tunggu pembelian, tentu saja rapid test yang kita adakan mengacu pada rekomendasi yang diberikan oleh Kemenkes,” terangnya.

Selain Rapid test, Pemprov Kalsel juga terus memaksimalkan pemeriksaan Covid-19 di laboratorium Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Banjarbaru.

Reagensia sebagai bahan utama dalam melakukan swab pada pasien dengan indikasi penularan Covid-19, dinilai cukup untuk pemeriksaan dalam beberapa pekan ini.

“Kemarin yang datang bantuan dari pusat yaitu 5.900 spesimen. Saat ini masih melakukan pemberian dengan target 9.500,” sebut dia.

Kondisi ini menjadi perhatian Gugus Tugas agar kesinambungan pemeriksaan Covid-19 di lab BTKL-PP dapat dimantapkan untuk mengkonfirmasi kasus baru maupun kasus perawatan dalam menentukan kesembuhan pasien.

Dalam laporannya, Muslim juga membeberkan informasi terkait Rapid test massal terhadap 245 orang kluster Pasar Antasari Banjarmasin.

Dua tahap telah dilakukan oleh petugas surveilans provinsi maupun Banjarmasin.

“Ada sekitar 49 yang saat ini reaktif. Oleh karena itu, ini menjadi pemeriksaan lanjutan yang dilakukan oleh teman-teman,” pungkasnya.

Reporter : Musnita Sari
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Wahyu Bangga Desa Batulicin Irigasi Ikut Peringati Detik-Detik Proklamasi
Birin

Kalsel

Denny Lapor ke MK, Paman Birin Balas Lambaian Tangan
apahabar.com

Kalsel

Di Tengah Covid-19, Pencuri Gasak Jutaan Rupiah di Banjarmasin Selatan
apahabar.com

Kalsel

Sidang Diskors, Terdakwa Pencabulan 9 Santri di Barabai Sempatkan Salami Anak-Istri
apahabar.com

Kalsel

KPH Balangan Bagi-Bagi Ribuan Bibit Tanaman
apahabar.com

Kalsel

Yayasan Haji Maming Bagikan Ratusan Ribu Masker
apahabar.com

Kalsel

Terkuak, Motif Bidan Muda di Teweh Nekat Habisi Anak Sendiri
apahabar.com

Kalsel

Ditambah Marabahan, Cuma Dua Puskesmas Paripurna di Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com