Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru Kena PHP, Buruh Tebar Ancaman ke Wakil Rakyat Kalsel di Senayan

Gubernur Kalsel Hapus Denda Pajak Kendaraan, Catat Masa Berlakunya

- Apahabar.com Jumat, 1 Mei 2020 - 07:45 WIB

Gubernur Kalsel Hapus Denda Pajak Kendaraan, Catat Masa Berlakunya

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, akrab disapa Paman Birin. Foto-Instagram

apahabar.com, BANJARMASIN – Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor membebaskan sanksi administrasi denda bagi pajak kendaraan bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) di Kalsel.

Tapi ingat masa berlakunya, terhitung mulai dari 1 Mei hingga 31 Desember 2020 mendatang.

Hal tersebut diberlakukan untuk meringankan beban wajib pajak kendaraan bermotor di masa pandemi Corona (Covid-19) ini.

Keputusan tersebut tertuang dalam SK Gubernur Kalsel Nomor 188.44/0214/KUM/2020.

Kepala Bidang Pendapatan Pajak Bakeuda Kalsel H Rustamaji mengatakan keputusan gubernur untuk membebaskan denda pajak, dilakukan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak oleh wabah Covid-19.

“Melihat kondisi masyarakat di tengah wabah Covid-19 ini, maka Gubernur Kalsel memberikan keringanan penghapusan biaya denda kepada masyarakat yang terlambat bayar pajak kendaraan bermotor,” ucap Rustamaji melalui siaran pers yang diterima apahabar.com.

Pembebasan denda pajak ini berlaku bagi seluruh wajib pajak dan mulai diberlakukan tanggal 1 Mei sampai 31 Desember 2020 di seluruh kantor bersama Samsat induk se – Kalsel.

“Jadi silakan wajib pajak untuk menunaikan bayar pajak yang sudah terlambat tanpa ada biaya denda, asal antara 1 Mei sampai 31 Desember 2020 ini,” katanya.

Bagi masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor, namun pajaknya sudah lama mati, Rustam juga mempersilakan membayar tanpa dikenakan denda.

“Jadi bukan pajak yang terlambat bayar pada tahun 2020 saja, tetapi juga berlaku bagi yang belum bayar pajak pada tahun-tahun sebelumnya,” terang Rustam.

Kantor Samsat di masa tanggap darurat Covid-19 ini masih dibuka untuk melayani masyarakat yang akan bayar pajak kendaraan bermotornya.

Namun dalam pelaksanaannya tetap menjalankan prosedur pencegahan penularan Covid-19 seperti jaga jarak, penggunaan masker serta ketersediaan tempat cuci tangan.

apahabar.com

Ilustrasi pembesan pajak kedaraan di tengah pandemi Covid-19 di Kalsel. Foto-Istimewa.

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Bantah Tergelincir, Humas Syamsudin Noor: Garuda Alami Masalah Teknis
apahabar.com

Kalsel

Malam Ramadan, Polisi Obok-Obok Gudang Miras di Kotabaru Hulu
apahabar.com

Kalsel

HM Arifin Arpan Ajak SKPD Petakan Keuangan

Kalsel

VIDEO: Aksi Heroik Petugas BPBD Banjarmasin, Selamatkan Kucing Terjebak di Flyover
apahabar.com

Kalsel

Jadi Anggota Dewan, Awaludin Ternyata Masih Jualan Martabak
apahabar.com

Kalsel

Demo Omnibus Law Jilid II Banjarmasin, Polisi Terjunkan Brigade Peci Putih
apahabar.com

Kalsel

Tambah 5 Orang Positif Covid-19 di Tala, 1 dari Kluster Gowa
apahabar.com

Kalsel

Danrem 101/Antasari Serahkan APD ke RS dr R Soeharsono
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com