Tensi Politik Memanas, Bawaslu RI Turun Gunung ke Kalimantan Selatan Buntut Video Guru Wildan, Bawaslu Klarifikasi PWNU Kalsel Resmi! PPKM Mikro di Banjarbaru Kembali Diperpanjang hingga 19 April Hore! Tanah Laut Segera Miliki Stadion Berkapasitas 10.000 Penonton Perhatian! Bandara Syamsudin Noor Tetap Beroperasi Selama Larangan Mudik

Gubernur Kalsel Hapus Denda Pajak Kendaraan, Catat Masa Berlakunya

- Apahabar.com Jumat, 1 Mei 2020 - 07:45 WIB

Gubernur Kalsel Hapus Denda Pajak Kendaraan, Catat Masa Berlakunya

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, akrab disapa Paman Birin. Foto-Instagram

apahabar.com, BANJARMASIN – Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor membebaskan sanksi administrasi denda bagi pajak kendaraan bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) di Kalsel.

Tapi ingat masa berlakunya, terhitung mulai dari 1 Mei hingga 31 Desember 2020 mendatang.

Hal tersebut diberlakukan untuk meringankan beban wajib pajak kendaraan bermotor di masa pandemi Corona (Covid-19) ini.

Keputusan tersebut tertuang dalam SK Gubernur Kalsel Nomor 188.44/0214/KUM/2020.

Kepala Bidang Pendapatan Pajak Bakeuda Kalsel H Rustamaji mengatakan keputusan gubernur untuk membebaskan denda pajak, dilakukan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak oleh wabah Covid-19.

“Melihat kondisi masyarakat di tengah wabah Covid-19 ini, maka Gubernur Kalsel memberikan keringanan penghapusan biaya denda kepada masyarakat yang terlambat bayar pajak kendaraan bermotor,” ucap Rustamaji melalui siaran pers yang diterima apahabar.com.

Pembebasan denda pajak ini berlaku bagi seluruh wajib pajak dan mulai diberlakukan tanggal 1 Mei sampai 31 Desember 2020 di seluruh kantor bersama Samsat induk se – Kalsel.

“Jadi silakan wajib pajak untuk menunaikan bayar pajak yang sudah terlambat tanpa ada biaya denda, asal antara 1 Mei sampai 31 Desember 2020 ini,” katanya.

Bagi masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor, namun pajaknya sudah lama mati, Rustam juga mempersilakan membayar tanpa dikenakan denda.

“Jadi bukan pajak yang terlambat bayar pada tahun 2020 saja, tetapi juga berlaku bagi yang belum bayar pajak pada tahun-tahun sebelumnya,” terang Rustam.

Kantor Samsat di masa tanggap darurat Covid-19 ini masih dibuka untuk melayani masyarakat yang akan bayar pajak kendaraan bermotornya.

Namun dalam pelaksanaannya tetap menjalankan prosedur pencegahan penularan Covid-19 seperti jaga jarak, penggunaan masker serta ketersediaan tempat cuci tangan.

apahabar.com

Ilustrasi pembesan pajak kedaraan di tengah pandemi Covid-19 di Kalsel. Foto-Istimewa.

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Percantik Wisata Unggulan Kotabaru, Siwalk Food Court Senilai Rp 1,2 Miliar Diresmikan
Tersengat Listrik

Kalsel

Tersetrum, Petugas PLN di Kandangan Nyangkut di Tiang Listrik
apahabar.com

Kalsel

Resmi; KPUD Tabalong Tetapkan 621 TPS, Berikut Sebarannya

Kalsel

Brutal! Curi Motor di Banjarmasin, Garong asal Banjarbaru Juga Bakar Rumah Korbannya
Nahdlatul Ulama

Kalsel

95 Tahun Nahdlatul Ulama, Habib Ali Sampaikan Pesan untuk Warga Muslim Banjarmasin
ODP di Tanbu Jadi 172 orang, Kusan Hilir Masih Tertinggi

Kalsel

ODP di Tanbu Jadi 172 orang, Kusan Hilir Masih Tertinggi
apahabar.com

Kalsel

Pembiayaan Jalan Tol Banjarbaru-Batulicin Perlu Dimatangkan Lagi 
apahabar.com

Kalsel

Yayasan Haji Maming dan Geo Energy Group Kembali Salurkan Bantuan untuk Penanganan Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com