Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Guru Wildan Imbau Salat Idul Fitri di Rumah

- Apahabar.com Kamis, 21 Mei 2020 - 10:58 WIB

Guru Wildan Imbau Salat Idul Fitri di Rumah

KH Wildan Salman Al Banjari atau Guru Wildan. Foto-Screenshot video imbauan Guru Wildan Salat Idul Fitri di rumah saja

apahabar.com, MARTAPURA – KH Wildan Salman Al Banjari atau Guru Wildan mengimbau umat Islam agar melaksanakan ibadah Salat Idul Fitri 1441 H, di rumah saja. Imbauan ini tidak lepas dari masih mewabahnya virus Corona atau Covid-19 di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Imbauan Salat Idul Fitri di rumah saja disampaikan langsung Guru Wildan melalui video yang disebar-luaskan ke masyarakat.

“Saudara-saudaraku setanah air, satu daerah, beberapa hari lagi akan sampai hari yang kita biasanya melaksanakan salat ied, salat hari raya. Pada tahun ini, khususnya di Kabupaten Banjar sekitarnya sedang melaksanakan PSBB, pemerintah menyuruh melaksanakan salat ied di rumah,” ucap Guru Wildan.

“Nah imbauan atau suruhan pemerintah ini adalah penjabaran dari ayat Wattaqu, yaitu hindari,” sambung Guru Wildan, Pimpinan Ponpes Tahfizh Al- Quran Darussalam Martapura.

Lebih lanjut Guru Wildan menjelaskan, hukum pelaksanaan Salat Idul Fitri merupakan ibadah salat sunah.

“Kemudian cara pelaksanaannya ada beberapa macam. Yang pertama yang afdal, yaitu seperti dilaksanakan tiap tahun dengan berjemaah dan juga ada khutbah, ada takbir tiap rakaat, rakaat pertama tujuh kali rakaat kedua lima kali. Ini yang afdal,” jelas Guru Wildan.

“Kemudian yang nomor dua, bisa dilaksanakan tanpa berjemaah. Di mana, seperti di rumah. Tanpa khutbah, cukup dua rakaat. Terserah mau dengan takbir atau tidak. Dengan berjemaah boleh tidak berjamaah pun boleh,” tambah Guru Wildan.

Pelaksanaan Salat Idul Fitri seperti dijelaskan di atas, terang Guru Wildan, hanya soal keafdalan saja melaksanakan di masjid. Tapi, lanjut Guru Wildan, apabila dalam mendapatkan keafdalan itu ada kemudaratannya, maka yang lebih afdal dan utama melaksanakan di rumah.

“Oleh karena itu saya mengimbau supaya melaksanakan Salat Ied di rumah saja, karena sudah ada imbauan pemerintah. Dengan kita menaati imbauan pemerintah dapat pahala menaati pemerintah, karena Alqur`an menyuruh menaati pemerintah. Kemudian dapat lagi pahala menaati Allah dan Rasulnya. Sehingga kita mendapatkan keselamatan di dunia dengan terhindar dari Covid-19 dan diakhirat terhindar dari azabnya,” pungkas Guru Wildan.

Reporter: Hendra Lianor
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Habib Husein Assegaf Wafat, Sesepuh Habaib Itu akan Dimakamkan Hari Ini
apahabar.com

Habar

Cerita Ustaz Hamdani Asal HST Sebelum Jadi Penceramah Kondang
Munas ke-10 MUI

Habar

KH Miftachul Achyar Terpilih Jadi Ketua Umum MUI, Gantikan Ma’ruf Amin
apahabar.com

Habar

Usai Penandatanganan Kerjasama Pembangunan Museum Sejarah Rasulullah SAW, JK: Semoga Menambah Cinta
apahabar.com

Habar

Gratis! Paman Birin Bakal Bagikan Seribu Tumbler di Haul Sekumpul ke 15
apahabar.com

Habar

MUI Kalsel Imbau Jemaah Seluruh Masjid Salat Ghaib untuk Ustaz Arifin Ilham
apahabar.com

Habar

Jumlah Jemaah Haul Meningkat, Kapolres Banjar Prediksi di Atas Satu Juta
apahabar.com

Habar

Masjid Kayu Berumur 6,5 Abad Kembali  Difungsikan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com