Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Habib Fathurrahman Bahasyim Kecam Tindak Anarkis Petugas PSBB di Surabaya

- Apahabar.com Kamis, 21 Mei 2020 - 21:34 WIB

Habib Fathurrahman Bahasyim Kecam Tindak Anarkis Petugas PSBB di Surabaya

Cucu Habib Basirih Banjarmasin, Habib Fathurrahman Bahasyim, kecam tindakan anarkis petugas PSBB Surabaya kepada Habib Umar. Foto-Istimewa.

apahabar.com, BANJARMASIN – Pimpinan Majelis Taklim Al Mahabbah Banjarmasin, Habib Fathurrahman Bahasyim mengecam tindakan anarkis yang dilakukan petugas PSBB di Check Point Exit Tol Surabaya, Jawa Timur terhadap Habib Umar.

Menurutnya, petugas PSBB Surabaya terlalu berlebihan dalam menghadapi masyarakat. Tindakan petugas itu berpotensi memecah belah persatuan bangsa.

“Saya kira tidak sepantasnya aparat kepolisian dan instansi terkait bersikap seperti itu, apalagi yang dilakukan seorang habib atau ulama. Saya akui Habib Umar saat itu memang melanggar PSBB, tapi bukan harus ditindak dengan kekerasan fisik,” ujar Habib Fathurrahman Bahasyim kepada apahabar.com saat ditemui di Banjarmasin, Kamis (21/5).

Menurut cucu Habib Basirih itu, aparat kepolisian yang berjaga bersama petugas instansi lain seharusnya lebih bersikap preventif dan elegan dalam menghadapi masyarakat, bukan dengan tindakan represif dan anarkis.

“Ini kan aneh, kok aparat memberikan contoh bersikap anarkis. Sedih hati saya melihat video beliau (Habib Umar) diperlakukan seperti penjahat. Sungguh tak beradab memperlakukan orang yang sudah tua seperti itu,” sesalnya.

Habib Fathurrahman Bahasyim pun menuntut pihak kepolisian untuk mengusut tuntas dan bertanggung jawab sepenuhnya terhadap insiden kekerasan terhada Habib Umar, ulama kondang asal Bangil Pasuruan itu.

“Kami juga meminta seluruh elemen pemerintahan untuk bersikap arif dan terbuka ditengah pandemi Covid-19 dengan tidak melakukan tindakan atau pernyataan yang semakin menyulut api pemecah bangsa,” ujarnya.

“Ingat, para habaib dan ulama saat ini bisa dibilang ujung tombak bagi masyarakat. Mereka disakiti atau dizholimi, maka yang lain akan ikut merasakan sakitnya. Apapun alasannya si oknum itu harus di proses hukum,” imbuhnya.

Habib Fathurrahman juga mengajak berbagai elemen masyarakat untuk menahan diri dari tindak kekerasan. “Kami menghimbau kepada umat muslim di Kalimantan Selatan agar kiranya menahan diri, dan tidak terpancing dengan segala bentuk informasi yang kemungkinan akan beredar di medsos pasca tindak kekerasan yang dialami habib Umar di Surabaya,” pungkasnya.

Sebelumnya, sebuah video viral menampilkan Habib Umar Assegaf berkelahi dengan petugas PSBB di Check Point Exit Tol Surabaya, Jawa Timur.

Dia tampak melawan petugas karena mobilnya dihentikan dan diminta putar balik oleh petugas sebab diduga melanggar PSBB.

Sumber di kepolisian menyebutkan, peristiwa itu terjadi di Check Point Exit Tol Surabaya pada Rabu, 20 Mei 2020, sekira pukul 16.45 WIB.

Saat itu, anggota Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya yang berjaga bersama petugas instansi lain menghentikan mobil Toyota Camry N1B yang melaju dari arah Malang keluar, dan hendak masuk ke Kota Surabaya.

Reporter : Eddy Andriyanto
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Lalu Lintas Banjarmasin Sesudah dan Sebelum Anjuran #DirumahAja
apahabar.com

Kalsel

Meski Sukarela, Relawan Batola Tetap Harus Berkompetensi
apahabar.com

Kalsel

Kreatif, Pengrajin di Kotabaru Sulap Limbah Ulin Jadi Barang Berharga
apahabar.com

Kalsel

Sukamta Siap Dikritik KNPI
apahabar.com

Kalsel

Tambah 123 Kasus, Positif Covid di Kalsel Terus Melangkah Naik
apahabar.com

Kalsel

Peringatan HPSN Tingkat Provinsi Digelar di Tanbu
apahabar.com

Kalsel

Negatif Corona, Warga Angsana yang Dirawat RSUD Ulin Boleh Pulang
apahabar.com

Kalsel

Hasil Swab Masif se Kalsel, Ditemukan 873 Kasus Baru Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com