Catat! 3 Lokasi Pos Jaga PPKM Level IV di Banjarmasin PPKM Level IV, Banjarmasin Dirundung Sederet Masalah Resmi Direvisi! PPKM Level 4 Banjarmasin Hanya Berlaku Hingga 2 Agustus Dear Warga Banjarmasin! Siapkan Kartu Vaksinasi Sebelum Ditanya Petugas PPKM Level 4 Perjuangan Penyintas di Banjarmasin, Jadi Pendonor untuk Selamatkan Pasien Covid-19

Hadapi Pandemi Covid-19, Jokowi Minta Masyarakat Tidak Pesimis

- Apahabar.com     Kamis, 14 Mei 2020 - 21:28 WITA

Hadapi Pandemi Covid-19, Jokowi Minta Masyarakat Tidak Pesimis

Presiden Joko Widodo. Foto-Antara/Akbar Nugroho Gumay/Pool/Aww

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat tak pesimistis dan berputus asa menghadapi pandemi corona yang terjadi di 213 negara di dunia.

Seluruh komponen masyarakat, kata dia, harus berusaha sekuat tenaga melindungi diri, keluarga, dan negara dari penularan virus corona yang semakin meluas.

“Dalam kesulitan ini kita tidak boleh pesimis, tidak boleh putus asa, kita semuanya wajib berikhtiar,” kata Jokowi saat memberikan sambutannya dalam acara doa kebangsaan dan kemanusiaan melalui video conference dikutip dari Republika.co.id, Kamis (14/05).

Ia mengingatkan agar masyarakat tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan secara ketat sehingga dapat memutus rantai penularan virus. Selain berikhtiar dengan berbagai usaha lahiriyah, Presiden juga mengingatkan agar seluruh masyarakat juga berikhtiar secara batiniyah melalui berdoa dan memohon pertolongan Allah agar terbebas dari pandemi corona.

“Agar kita semuanya diringankan, disingkirkan dari segala musibah. Marilah kita bersama-sama tundukan kepala, merendahkan hati, kita memohon kepada Tuhan yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang, diberikan kesabaran menerima musibah ini dengan lapang dada, diberikan kekuatan agar kita semua bisa selamat dan melewati ujian yang diberikan oleh Allah SWT,” ucap Jokowi.

Menurut Jokowi, masyarakat juga perlu tenang dan sabar dalam menghadapi ujian ini. Sebab, kata dia, kepanikan merupakan separuh bentuk dari penyakit, ketenangan merupakan separuh obat, dan kesabaran merupakan titik tolak kesembuhan.

Ia mengajak masyarakat untuk lebih beroptimis dan menghilangkan ketakutan yang berlebihan dari pandemi corona ini. Selain itu, masyarakat juga perlu membangkitkan kembali rasa empati dan solidaritas sosial guna membantu masyarakat lainnya yang membutuhkan.

“Saya mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menghilangkan rasa cemas, menjauhkan diri dari ketakutan yang berlebihan, hidupkan optimisme, bangkitkan empati, tumbuhkan solidaritas sosial, dan inilah waktu bagi kita untuk melihat sekeliling untuk membantu saudara-saudara kita,” kata Jokowi.(Rep)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Tragis, Siswa SMP Tewas Dililit Ular Piton 7 Meter

Nasional

Kalimantan Utara Tingkatkan Sarana Pendidikan Daerah 3T
apahabar.com

Nasional

Haji 2019; Satu Calon Jemaah Haji Meninggal di Pesawat
apahabar.com

Nasional

Ikadi: Ulama Mestinya Menyatukan Masyarakat
apahabar.com

Nasional

Bersama Presiden Singapura, Jokowi Tanam Pohon Damar di Istana Bogor

Nasional

Pemerintah Akan Beli 500 Ribu Kendaraan Listrik Hingga 2030
apahabar.com

Nasional

Jokowi: FKUB Hendaknya Jadi Tenda Bangsa yang Mengayomi Semua Umat Beragama
apahabar.com

Nasional

Jubir Pemerintah: Pemberlakuan New Normal Tidak akan Serempak di Semua Daerah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com