Istri Polisi Korban Penyerangan Mapolsek Daha: NKRI Harga Mati! PDP-Tracking GTPP Tambah Daftar Warga Kalsel Terjangkit Covid-19 Operasi Anti-Teror di Kalsel, Jumlah Pelaku Kemungkinan Bertambah 5 Terduga Teroris Ditangkap, MUI: Kalsel Bukan Zona Aman PSBB Berakhir, THM-Bioskop di Banjarmasin Terancam Mati Suri




Home Kalbar

Kamis, 21 Mei 2020 - 12:28 WIB

Halalbihalal Terancam Imbas Covid, Wali Kota Pontianak: Jangan Lama-Lama di Masjid

Triaji Nazulmi - Apahabar.com

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono. Foto-Antara

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono. Foto-Antara

apahabar.com, PONTIANAK – Pejabat tinggi di lingkungan Pemkot Pontianak diminta untuk tak menggelar halalbihalal saat lebaran tahun ini.

“Sebagai gantinya, silaturahmi kita lakukan lewat ‘video call, video conference, dan chatting-an’ di jejaring media sosial,” kata Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, Kamis (21/5).

Peniadaan halalbihalal sebagai upaya menerapkan kebijakan jaga jarak karena pandemi Covid-19.

Namun demikian, kata dia, peniadaan halalbihalal bukan berarti tidak bisa saling silaturahim satu sama lain karena bisa dilakukan secara virtual.

“Silaturahmi tetap bisa dilakukan dengan cara berbeda, yakni digantikan secara virtual. Apalagi era digital sekarang ini hal itu sangat mudah dilakukan oleh siapa saja. Hanya kuenya saja yang tidak bisa dikirim secara digital, itu harus dimaklumi,” ujarnya.

Baca juga :  Karolin Tegaskan Tidak Ada Desa ‘Hantu’ di Landak

Saat hari pertama Lebaran, dirinya tetap menjalankan kebiasaan rutin, mulai Saalat Idulfitri di rumah bersama keluarga, dilanjutkan saling bermaaf-maafan.

“Setelah itu menikmati hidangan makanan di rumah bersama keluarga dan menghubungi keluarga yang berada di luar Pontianak,” katanya.

Setelah silaturahim, dirinya akan kembali kepada kegiatan penanganan pandemi Covid-19 serta memastikan seluruh warga Kota Pontianak sudah mendapatkan bantuan.

Baca juga :  Bom Bunuh Diri di Medan, Polda Kalbar Tingkatkan Penjagaan

“Jangan sampai ada masyarakat yang tidak terbantu, jangan sampai kelaparan, jadi harus kita tolong,” katanya.

Sebelumnya, ia mengimbau umat Muslim di daerah itu yang Salat Ied di masjid agar menerapkan protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid-19.

“Silakan Shalat Idulfitri di masjid-masjid asalkan tetap menjaga jarak dan menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker,” katanya.

Selain itu, katanya, mereka diminta tidak berlama-lama di masjid guna menghindari hal yang tidak diinginkan terkait dengan paparan virus yang berbahaya itu. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalbar

Idulfitri, Prajurit Kodim Banjarmasin Siaga PSBB Jilid III
apahabar.com

Kalbar

Gubernur Sutarmidji Target Kalbar Segera Bebas Pungli
apahabar.com

Kalbar

Ini 5 Warga Negara Terbanyak Ajukan Izin Tinggal di Kalbar
Manajemen Keuangan Kades Jadi Atensi Bupati Karolin

Kalbar

Manajemen Keuangan Kades Jadi Atensi Bupati Karolin
apahabar.com

Kalbar

Ruas Jalan Putussibau-Pontianak Lumpuh Total Akibat Banjir
apahabar.com

Kalbar

IJTI Segera Terbentuk di Kalbar
apahabar.com

Kalbar

Satu Positif Corona, 63 Jemaah Sajadah Fajar Diperiksa Maraton
apahabar.com

Kalbar

Polisi Amankan Enam Penimbunan Masker di Pontianak