Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Halalbihalal Terancam Imbas Covid, Wali Kota Pontianak: Jangan Lama-Lama di Masjid

- Apahabar.com Kamis, 21 Mei 2020 - 12:28 WIB

Halalbihalal Terancam Imbas Covid, Wali Kota Pontianak: Jangan Lama-Lama di Masjid

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono. Foto-Antara

apahabar.com, PONTIANAK – Pejabat tinggi di lingkungan Pemkot Pontianak diminta untuk tak menggelar halalbihalal saat lebaran tahun ini.

“Sebagai gantinya, silaturahmi kita lakukan lewat ‘video call, video conference, dan chatting-an’ di jejaring media sosial,” kata Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, Kamis (21/5).

Peniadaan halalbihalal sebagai upaya menerapkan kebijakan jaga jarak karena pandemi Covid-19.

Namun demikian, kata dia, peniadaan halalbihalal bukan berarti tidak bisa saling silaturahim satu sama lain karena bisa dilakukan secara virtual.

“Silaturahmi tetap bisa dilakukan dengan cara berbeda, yakni digantikan secara virtual. Apalagi era digital sekarang ini hal itu sangat mudah dilakukan oleh siapa saja. Hanya kuenya saja yang tidak bisa dikirim secara digital, itu harus dimaklumi,” ujarnya.

Saat hari pertama Lebaran, dirinya tetap menjalankan kebiasaan rutin, mulai Saalat Idulfitri di rumah bersama keluarga, dilanjutkan saling bermaaf-maafan.

“Setelah itu menikmati hidangan makanan di rumah bersama keluarga dan menghubungi keluarga yang berada di luar Pontianak,” katanya.

Setelah silaturahim, dirinya akan kembali kepada kegiatan penanganan pandemi Covid-19 serta memastikan seluruh warga Kota Pontianak sudah mendapatkan bantuan.

“Jangan sampai ada masyarakat yang tidak terbantu, jangan sampai kelaparan, jadi harus kita tolong,” katanya.

Sebelumnya, ia mengimbau umat Muslim di daerah itu yang Salat Ied di masjid agar menerapkan protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid-19.

“Silakan Shalat Idulfitri di masjid-masjid asalkan tetap menjaga jarak dan menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker,” katanya.

Selain itu, katanya, mereka diminta tidak berlama-lama di masjid guna menghindari hal yang tidak diinginkan terkait dengan paparan virus yang berbahaya itu. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalbar

14 Siswa dan 8 Guru di Kalbar Terpapar Covid-19
apahabar.com

Kalbar

Jadi Calo CPNS, Oknum ASN di Pontianak Ditangkap Polisi
apahabar.com

Kalbar

Alasan WNI di Perbatasan Miliki KTP Malaysia
apahabar.com

Kalbar

Polda Kalbar Musnahkan 1,3 Kg Sabu dari Penangkapan 7 Tersangka
apahabar.com

Kalbar

Kedubes Jepang Sumbangkan Ambulans ke Kalbar
apahabar.com

Kalbar

IJTI Segera Terbentuk di Kalbar
apahabar.com

Kalbar

Satu Positif Corona, 63 Jemaah Sajadah Fajar Diperiksa Maraton
apahabar.com

Kalbar

Banjir Besar di Putussibau Kapuas Hulu Kalbar, Aktivitas Warga Lumpuh
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com