3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Hampir 300 Kasus, Covid-19 di Bandung Bergerak Landai

- Apahabar.com Senin, 25 Mei 2020 - 11:52 WIB

Hampir 300 Kasus, Covid-19 di Bandung Bergerak Landai

Petugas kesehatan mengambil sampel darah warga saat Rapid Test Covid-19 di Taman Balai Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (04/04). Foto-Antara

apahabar.com, BANDUNG – Kasus positif Covid-19 di Kota Bandung bergerak landai sejak pemberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid ketiga hingga 29 Mei mendatang.

Meski demikian, jumlahnya masih mengalami peningkatan dan saat ini angkanya hampir tembus mencapai 300 kasus.

Dilansir Republika.co.id, Data Pusat Covid-19 Kota Bandung, hingga Minggu (24/5) sore, jumlah positif Covid-19 sebanyak 296 orang. Rinciannya, 38 orang meninggal dunia, 93 orang sembuh dan 165 orang masih mendapatkan perawatan.

Total Pasien dalam Pengawasan (PDP) mencapai 888 orang terdiri dari 476 orang yang selesai dipantau dan 412 orang masih dirawat. Total Orang Dalam Pemantauan (ODP) mencapai 3.978 orang terdiri dari 3.566 orang selesai dipantau dan 412 orang masih dipantau.

Penyebaran covid-19 menyebar merata di 30 kecamatan di Kota Bandung. Kecamatan yang paling banyak positif Corona berada di Kecamatan di Andir, Bandung Kulon, Cicendo, Kiaracondong, Regol, Sukajadi.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung resmi memperpanjang pelaksanaan PSBB jilid III sejak Rabu (20/5) hingga 29 Mei mendatang. Sebelumnya, Kota Bandung sudah melaksanakan PSBB bersama Bandung Raya 22 April-5 Mei dan dilanjutkan dengan PSBB tingkat provinsi Jawa Barat sejak 6 Mei yang berakhir Selasa (19/05).

“Dari hasil tadi rapat, pertama kita sepakat di Kota Bandung PSBB dilanjutkan sampai dengan 29 Mei 2020,” ujar Wali Kota Bandung, Oded M Danial kepada wartawan seusai rapat terbatas Forkopimda di Balai Kota Bandung, Selasa (19/05).

Menurutnya, kebijakan tersebut diambil berdasarkan hasil diskusi terhadap semua sektor yaitu kesehatan, ekonomi sosial dan keagamaan. Ia mengatakan, pihaknya akan menyesuaikan aturan untuk mendukung kebijakan tersebut dengan mengubah keputusan Wali Kota Bandung namun perwal sendiri masih menggunakan yang lama.

“Lanjut terus (PSBB), masih maksimal,” ujarnya.

Oded mengatakan kebijakan PSBB masih tetap sama yaitu pusat perbelanjaan tidak boleh buka kecuali yang dikecualikan untuk kebutuhan pokok.(Rep)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jokowi: Jangan Sampai Aparat Hukum Dibajak Para Mafia
apahabar.com

Nasional

Pemerintah Indonesia Kebut Distribusi 679.000 APD
apahabar.com

Nasional

Polda Metro Jaya: 47 Pengujuk Rasa UU Cipta Kerja di Jakarta Reaktif Covid-19
apahabar.com

Nasional

Lawan Pandemi, Jokowi Minta Masyarakat Gotong Royong dan Tetap Waspada
apahabar.com

Nasional

Kapolri Mutasi Sejumlah Perwira Tinggi dan Menengah
apahabar.com

Nasional

Hari Ini, DPR Mulai Proses Uji Kelayakan Capim KPK
apahabar.com

Nasional

Jenazah Pilot Pesawat Milik MAF Ditemukan di Kedalaman 13 Meter Danau Sentani
apahabar.com

Nasional

Kubah Ditutup Bagi Perempuan, Radius 1 Km Steril dari Kendaraan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com