VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang

Hari Waisak di Banjarmasin Digelar Online

- Apahabar.com Kamis, 7 Mei 2020 - 12:28 WIB

Hari Waisak di Banjarmasin Digelar Online

Perayaan Hari Tri Suci Waisak 2564 di Banjarmasin digelar via online. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Pandemi Covid-19 membuat berbagai peringatan hari besar dilakukan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Seperti Perayaan Hari Tri Suci Waisak 2564 yang jatuh Kamis (7/5) hari ini, umat Buddha melakukan kegiatan bakti puja via online.

Program ini diterapkan Vihara Dhammasoka Jalan Piere Tendean Kota Banjarmasin. Dengan menggelar siarang langsung via online, Umat Buddha dari segala penjuru daerah bisa menyaksikan sambil mematuhi kebijakan pemerintah untuk tetap berada di rumah saja.

“Itu kita rangkai dalam perayaan Hari Tri Suci Waisak, karena tidak bisa kumpul bersama di Vihara,” ujar Kepala Vihara Dhammasoka, Bhante Saddhaviro.

Ia mengatakan kegiatan siaran online ini merupakan suatu ciri perubahan yang tak menetap setiap saat. Sebab sekarang berbagai pelaksanaan kumpul bersama seperti spritual dan seremoni dalam memperingati Hari Tri Suci Waisak tak bisa digelar.

Umat Buddha mengikuti ajuran pemerintah dan taat dengan kebijakan itu. Mereka menyadari, penaatan ini untuk diri sendiri, orang lain, dan bangsa dalam rangka mengantisipasi penyebaran dan memutus mata rantai virus yang berasal dari Wuhan China itu.

“Kita tidak menyalahkan keadaan dan siapa siapa, tapi bagaimana kita bersifat di tengah wabah Covid-19 ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, dalam siaran online ini, umat Buddha melaksanakan selama 4 jam baca doa dan 4 jam selanjutnya untuk latihan meditasi. Pelaksanaan sejak 2 pekan digelar.

“Ini juga suatu pengondisian agar bangsa kita bisa cepat terhindar daripada penularan wabah Covid-19,” tegasnya.

Kemudian disusul dengan menajamkan kepekaan sosial umat Buddha dengan menyiapkan 1000 paket sembako.

Program ini bekerjasama dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Banjarmasin.

“Manakala kegiatan agama tidak bisa dilakukan, kita alihkan fokus untuk tajamkan kepekaan sosial. Karena agama ini sebenarnya meningkatkan kegiatan spritual,” ucapnya.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ingatkan SKPD, Wakil Ketua DPRD Tapin: Perda Jangan Jadi Pajangan
apahabar.com

Kalsel

Polres Tapin Musnahkan Barang Bukti Hasil KKYD
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 di Kalsel: ODP Meningkat Ribuan Orang, Tabalong dan Banjarbaru Mendominasi
apahabar.com

Kalsel

Normalisasi Sungai di Banjarmasin Tersendat Permukiman
apahabar.com

Kalsel

Pasar Agrobisnis di Barabai Dinilai Salah Konsep, Begini Penjelasan Kadisdag
apahabar.com

Kalsel

Dishub Kota Siap Ambil Alih Gedung Cungha Cunghui Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Kapolda Kalsel Apresiasi Inovasi Poskotis untuk Pelajar Kurang Mampu
apahabar.com

Kalsel

Kawal Aksi di Depan Kantor DPRD Kalsel, 500 Personel Polri Diturunkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com