Istri Polisi Korban Penyerangan Mapolsek Daha: NKRI Harga Mati! PDP-Tracking GTPP Tambah Daftar Warga Kalsel Terjangkit Covid-19 Operasi Anti-Teror di Kalsel, Jumlah Pelaku Kemungkinan Bertambah 5 Terduga Teroris Ditangkap, MUI: Kalsel Bukan Zona Aman PSBB Berakhir, THM-Bioskop di Banjarmasin Terancam Mati Suri




Home Ekbis

Selasa, 19 Mei 2020 - 16:41 WIB

Hipmi Dukung Hidup New Normal, Erick Thohir Siapkan Skenario

Triaji Nazulmi - Apahabar.com

Menteri BUMN Erick Thohir. Foto-Okezone.com/BUMN

Menteri BUMN Erick Thohir. Foto-Okezone.com/BUMN

apahabar.com, JAKARTA – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah mempersiapkan perusahaan di bawah kementerian itu guna untuk siap menghadapi fase new normal atau normal baru yang saat ini sedang dikaji pemerintah.

Kementerian tersebut akan menjadi penggerak menuju fase normal baru di tengah pandemi Covid-19. Menteri BUMN Erick Thohir meminta kepada seluruh Direktur Utama BUMN untuk menyiapkan antisipasi skenario ‘The New Normal’ mulai 1 Juni 2020 mendatang.

Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi), Mardani H Maming (MHM) mendukung keputusan program Menteri BUMN untuk menggerakkan hidup normal atau The New Normal BUMN. Untuk segera menggerakkan masyarakat menuju ke fase new normal tersebut, BUMN seharusnya bisa menjadi pelopor.

“Kami Hipmi menyambut baik keputusan program Menteri BUMN untuk menggerakkan hidup normal baru atau new normal. Tapi, tetap disiplin aturan Covid-19,” ujar MHM, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta dikutip dari Detik.com, Selasa (19/05).

Baca juga :  Jelang Haul, Ratusan Warga Sekumpul Serbu Pasar Murah

Dengan adanya perubahan pada perilaku masyarakat tersebut, diharapkan BUMN bisa menjadi lokomotif untuk mengajak masyarakat bersama-sama menuju fase new normal.

Walaupun sebagian masyarakat masih belum mematuhi protokol kesehatan, dia berharap, perilaku masyarakat tersebut harus dimulai dari sekarang dengan lebih disiplin terhadap protokol kesehatan di masa Covid-19.

“Saat ini posisi masyarakat tengah berada di pertengahan antara zona berbahaya dengan fase new normal. Oleh karena itu, untuk mendorong masyarakat menuju era fase new normal, para perusahaan BUMN diharapkan bisa menjadi pelopor,” ucapnya.

Mantan Bupati Tanah Bumbu Kalimantan Selatan 2 periode itu berharap, dengan diterapkannya menuju era fase new normal, diharapkan bisa masuk ke zona di mana harapan hidup manusia lebih tinggi daripada sebelumnya. Penerapan tersebut juga diharapkan tidak hanya di lingkungan BUMN, namun juga hubungan dengan rantai pasokan perusahaan.

Baca juga :  Indonesia Aman Corona, Hipmi Dukung Intensif Fiskal Pariwisata

“Dalam upaya tersebut, kami mengusulkan kepada kementerian untuk memerintahkan masing-masing perusahaan untuk membuat gugus tugas ekonomi penanganan Covid-19 dengan fokus perhatian untuk mengantisipasi skenario new normal. Setiap BUMN juga diminta untuk menyusun protokol penanganan Covid-19,” ungkapnya.

Maming menyarankan, dalam penerapan new normal tersebut, kegiatan ekonomi memerlukan kepastian dan tidak boleh berhenti terlalu lama. Jika tidak, maka akan berisiko menambah pemutusan hubungan kerja (PHK) dan mengarahkan ke kondisi resesi.

“Karena pemerintah mau keluarkan keputusan ini. Jadi, boleh tetap bekerja tetapi tetap mengikuti anjuran standar protokol kesehatan penanganan Covid-19,” tuturnya.(Dtk)

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Cegah Penyebaran Covid-19, PT Tatalogam Kembangkan Baja Ringan Antivirus
apahabar.com

Ekbis

Senin Pagi, Rupiah Sudah Terkuat di Asia
apahabar.com

Ekbis

Hari Pelanggan Nasional, Pizza Hut hingga KFC Sediakan Promo
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Berpeluang Menguat Imbas Pelonggaran Lockdown di Sejumlah Negara
apahabar.com

Ekbis

Warga di Banjarmasin Utara Keluhkan Isi Tabung Elpiji
apahabar.com

Ekbis

Mantap, Hingga Juni Pertamina Serap 116,9 MBCD Minyak Domestik
apahabar.com

Ekbis

Berkah Ramadan, Rp10 Juta Bawa Pulang Mobil!
apahabar.com

Ekbis

Samsung Kembangkan Jaringan 5G untuk Mobil Terhubung