Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Ibunda Rasulullah SAW Pernah Bermimpi akan Bahayanya Penyakit Hasad

- Apahabar.com Senin, 18 Mei 2020 - 12:32 WIB

Ibunda Rasulullah SAW Pernah Bermimpi akan Bahayanya Penyakit Hasad

Ilustrasi. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA— Sayidatina Aminah saat mengandung Rasulullah SAW bermimpi didatangi seseorang dan kemudian orang itu berkata, “Bahwa sesungguhnya engkau sedang mengandung penghulu umat ini. Jika dia telah lahir ke bumi, maka ucapkanlah : ‘Aku berlindung kepada Allah Tuhan Yang Mahaesa dari keburukan semua pendengki, dan namakan dia Muhammad.”

Kisah berupa mimpi yang dialami ibunda Nabi Muhammad SAW, kata Pimpinan Majelis Taklim dan Dzikir Baitul Muhibbin, Habib Abdurrahman Asad Al-Habsyi, bisa ditangkap sebagai petunjuk bahwa sedemikian besar bahaya penyangkit dengki atau hasud.

Penyakit itu, sambung Habib, bisa merusak semua usaha kebaikan yang dilakukan oleh siapapun, termasuk utusan Allah, dan apalagi hanya sebatas manusia biasa.

Memang, kata Habib, kita sulit mengetahui penyakit hasad yang menjangkiti diri kita sendiri, lebih-lebih mengetahui penyakit hasad yang menjangkiti orang lain. Hal ini karena penyakit hasad adalah penyakit hati yang tak seorang pun mengetahui bentuk dan wujudnya.

Imam Al Ghazali, kata Habib, dalam kitab Minhaj Al Abidin mengatakan hasad merupakan penyakit yang tidak hanya merusak kebaikan, melainkan juga menarik untuk berbuat maksiat dan kejahatan.

“Tidak sedikit perbuatan maksiat dan kejahatan terjadi disebabkan penyakit hasad yang menghinggapi hati seseorang,” katanya.

Hasud inilah yang akhirnya menjadi cikal bakal rakus melanda hati manusia. Hasud ini pula yang menciptakan benih keangkuhan pada orang yang berilmu, bahkan ulama sekalipun

Rasulullah saw bersabda: “Ada empat pemata dalam tubuh manusia yang dapat hilang sebab empat hal. Empat permata itu ialah: 1) akal, 2) agama, 3) sifat malu, 4) amal saleh. Marah (ghadlab) dapat menghilangkan akal, iri dan dengki (hasud) akan menghilangkan agama. Serakah (thama’) akan menghilangkan sifat malu, dan menggunjing (ghibah) akan menghilangkan amal saleh.”

“Mari kita jadikan Ramadhan kita sebagai madrasah yang dapat membentengi kita dari penyakit hasud,” ajak Habib.

Sumber: Republika
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Religi

Akhir Indah Ibnu Arabi, Pulang dengan Memeluk Al-Qur’an
apahabar.com

Habar

Gara-gara Covid-19, Kedah Batalkan Bazar Ramadan dan Idul Fitri
apahabar.com

Ceramah

Guru Hasanuddin Betulkan Kesalahpahaman Masyarakat di Haul Syekh Samman
apahabar.com

Habar

Ceramah di UIN Antasari, Ustadz Khairullah Zain Makin Diminati Kalangan Akademis
apahabar.com

Religi

Inilah Dua Waktu Mustajab Doa di Hari Jumat
apahabar.com

Habar

37 Masjid di Singapura Keluarkan 600 Ribu Dolar untuk Buka Puasa Warganya
apahabar.com

Habar

Setelah Nabawi, Masjid Kebanggaan Umat Islam Ini Juga Kembali Dibuka
apahabar.com

Habar

Sebelum Kelahiran Nabi SAW, Dua Pendeta Yahudi Ramalkan Kota Madinah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com