BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin Nasihat Umar bin Abdul Aziz Tentang Kematian

IHSG Menguat Jelang Rilis Data Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2020

- Apahabar.com Selasa, 5 Mei 2020 - 12:22 WIB

IHSG Menguat Jelang Rilis Data Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2020

Ilustrasi IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta. Foto-katadata.co.id

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (05/05) pagi, bergerak menguat menjelang rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama tahun ini.

Pada pukul 09.26 WIB, IHSG menguat 50,83 poin atau 1,1 persen ke posisi 4.656,32. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 9,45 poin atau 1,37 persen menjadi 698,77.

“Mempertimbangkan sentimen dari global dan domestik, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan menguat pada perdagangan hari ini,” tulis Tim Riset Phintraco Sekuritas dalam laporan di Jakarta, Selasa.

Investor akan menantikan rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia periode kuartal I-2020 yang akan rilis pada Selasa siang ini.

Konsensus yang dihimpun oleh tradingeconomics memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal pertama akan melambat menjadi sebesar 4,04 persen (yoy).

Merebaknya wabah COVID-19 di Indonesia menjadi pemicu melambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan pertama.

Dari global, semalam bursa AS ditutup menguat. Indeks Dow Jones naik 0,11 persen dan S&P naik 0,42 persen setelah keduanya dibuka dan diperdagangkan di zona negatif.

Sektor penerbangan menjadi pemberat indeks setelah Warren Buffet mengumumkan menjual kepemilikan di saham penerbangan (airlines).

“Menanggapi sentimen tersebut, investor sebaiknya tidak terlalu agresif dalam melakukan akumulasi beli. Investor dapat mempertimbangkan untuk membeli sejumlah saham-saham defensif terutama pada sektor barang konsumsi (consumer goods) yang relatif tidak terdampak oleh wabah COVID-19,” katanya.

Investor juga perlu mewaspadai saham-saham pertambangan. Pelemahan harga batubara dapat menjadi sentimen negatif bagi saham-saham sektor tersebut.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Hang Seng menguat 156,9 poin atau 0,66 persen ke 23.770,7 dan indeks Straits Times menguat 26,66 poin atau 1,04 persen ke 2.590,35. Sedangkan Nikkei dan Shanghai libur.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

PLN Sebut WFH Sebabkan Konsumsi Listrik Meningkat
apahabar.com

Ekbis

Lakukan Inovasi, Panasonic Tawarkan Solusi AC di Tegangan 160 Volt
apahabar.com

Ekbis

Cegah Penularan Covid-19, Repnas Dukung Karantina Wilayah Kalsel
apahabar.com

Ekbis

Harga Minyak Dunia Anjlok, Peluang Impor LNG Makin Terbuka
apahabar.com

Ekbis

Facebook Melorot ke Posisi 7, untuk Kategori Tempat Kerja Terbaik
apahabar.com

Ekbis

Sepanjang 2019, Harta Bos Facebook Terpantau Melonjak
apahabar.com

Ekbis

Pemerintah Sudah Transfer Uang Kartu Prakerja Gelombang 1
apahabar.com

Ekbis

Tingkatkan Daya Saing UMKM, Telkom Indonesia Hadirkan Aplikasi Digital Bonum Pos
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com