Jadwal Liga Inggris Sheffield United vs Man City Malam Ini, Live Streaming Mola TV, Guardiola Tanpa Aguero! Video Viral Pria Bawa Jenazah Ibunya Pakai Motor di Atas Bronjong, Sang Perekam pun Ketakutan! Video Detik-detik Mobil Tabrak Gerbang Masjidil Haram Mekkah dengan Kecepatan Tinggi Video Viral Rombongan Klub Harley Keroyok 2 Anggota TNI, Polisi Melerai Dicuekin, Ini Gara-garanya Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap

Ikuti Koreksi Bursa Asia, IHSG Melemah di Awal Pekan

- Apahabar.com Senin, 4 Mei 2020 - 11:00 WIB

Ikuti Koreksi Bursa Asia, IHSG Melemah di Awal Pekan

Ilustrasi - Pekerja memotret layar yang menampilkan pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (19/03). Foto-Antara/Hafidz Mubarak A/foc

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan bergerak melemah mengikuti koreksi bursa saham Asia.

Pada Senin (04/05) pukul 09.24 WIB, IHSG melemah 91,06 poin atau 1,93 persen ke posisi 4.625,35. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 19,96 poin atau 2,8 persen menjadi 693,68.

“Kami memperkirakan IHSG berpotensi melemah hari ini mengikuti pelemahan bursa regional pagi ini dan Jumat lalu,” tulis Tim Riset Samuel Sekuritas dalam laporan yang dikutip Antara di Jakarta, Senin.

Akhir pekan lalu (01/05), indeks Dow Jones melemah 2,6 persen, S&P 500 turun 2,8 persen dan Nasdaq turun tajam 3,2 persen.

Walaupun demikian Dow Jones masih mencatatkan kenaikan sekitar 28 persen dari titik terendahnya tahun ini pada 23 Maret lalu. Begitu pula S&P 500 dan Nasdaq yang juga telah menguat sekitar 27 persen dan 25 persen pada periode yang sama.

Sementara itu angka pengangguran di AS telah menembus 30 juta hanya dalam waktu enam minggu, sedangkan pengeluaran konsumen (consumer spending) turun 7,5 persen (mom) di Maret.

Hal tersebut dinilai kurang baik dan krusial karena 70 persen ekonomi AS bergantung pada pengeluaran konsumen.

Sementara itu, negara-negara Eropa pengguna Euro mencatatkan kontraksi PDB sebesar 3,8 persen (qoq) di kuartal I-2020, sekaligus merupakan kontraksi terbesar sejak perhitungan dimulai di 1995.

Sedangkan sebagian kecil bursa di Asia juga melemah pada Jumat (01/05) lalu, namun mayoritas pasar tutup memperingati Hari Buruh.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Kospi melemah 33,88 poin atau 1,74 persen ke 1.913,68, indeks Hang Seng menguat 891,1 poin atau 3,62 persen ke 23.752,5, dan indeks Straits Times melemah 70,31 poin atau 2,68 persen ke 2.553,92.(Ant)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Kurangi Impor, Pertamina Lirik Minyak Sawit
apahabar.com

Ekbis

Gandeng ULM, Telkomsel Gelar lndonesiaNEXT Jaring SDM Unggul
apahabar.com

Ekbis

Pemerintah Segera Rilis Daftar Positif Investasi
apahabar.com

Ekbis

Dorong Pengembangan Produk Halal

Ekbis

Usaha Kreatif Sablon Kaos Jadi Potensi Bisnis, Rifani Kebanjiran Pelanggan
apahabar.com

Ekbis

Fakta-Fakta di Balik Rencana Penurunan Tarif Pesawat
apahabar.com

Ekbis

Menaker Minta Investor Amerika Kembangkan SDM Indonesia
apahabar.com

Ekbis

Sempat Stagnan, Rupiah Awal Pekan Menguat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com