ga('send', 'pageview');
Cerita Sukses Pemuda Kotabaru di Jepang dan Gaet Wanita Mualaf Ribuan Gram Sabu Gagal Edar, BNN Kalsel Diapresiasi Pusat Banjir di Pelaihari, Warga Diminta Waspada Hujan Susulan Dulu Bugar, ‘Kai Api’ Kini Ringkih di RS Ansari Saleh Lagi, Covid-19 Renggut Nyawa Nakes di Puskesmas Banjarmasin




Home Ekbis

Jumat, 29 Mei 2020 - 05:35 WIB

Imbas Covid-19, Boeing PHK 6.770 Pekerja

Redaksi - Apahabar.com

Salah satu jenis pesawat Boeing 737-700. Foto-Reuters/Ben Nelms

Salah satu jenis pesawat Boeing 737-700. Foto-Reuters/Ben Nelms

apahabar.com, JAKARTA – Pandemi virus corona baru atau Covid-19 yang diikuti karantina wilayah di berbagai penjuru dunia sempat melumpuhkan aktivitas penerbangan, meskipun sekarang beberapa maskapai di sejumlah negara sudah kembali melayani penumpang.

Kesulitan maskapai akibat pembatasan sosial berimbas pada hulu industri ini, yakni produsen pesawat terbang. Boeing di antaranya, memutuskan untuk memangkas ribuan karyawannya baru-baru ini.

Dave Calboun, Presiden dan CEO Boeing, salah satu produsen pesawat terbesar dunia yang berbasis di AS, Rabu (27/05) waktu setempat menyatakan bahwa Boeing terpaksa harus memberhentikan (PHK) 6.770 karyawannya sebagai dampak pandemi Covid-19.

Ini merupakan pemangkasan jumlah pekerja gelombang kedua setelah sebelumnya Boeing mengeluarkan program PHK sukarela.

“Setelah pengumuman pengurangan kekuatan yang kami buat bulan lalu, kami telah menyelesaikan program PHK sukarela. Dan sekarang kita sampai pada saat yang tidak menguntungkan karena harus memulai PHK tidak sukarela,” kata Dave dalam pernyataan resmi yang dipublikasikan Boeing.

Boeing, kata Dave, sudah memberitahu 6.770 karyawannya di AS minggu ini bahwa mereka akan terdampak. Boeing akan menyampaikan semua dukungannya bagi karyawan yang terkena PHK, termasuk pembayaran pesangon, cakupan perawatan kesehatan untuk karyawan AS dan layanan transisi karier.

Operasi internasional Boeing di beberapa negara juga melakukan pengurangan pekerja, yang akan dikomunikasikan secara lokal sesuai jadwal jadwal masing-masing dan sesuai ketentuan setempat.

Dampak menghancurkan pandemi Covid-19 pada industri penerbangan, menurut Dave, berarti pengurangan dalam jumlah jet komersial dan layanan yang dibutuhkan pelanggan Boeing selama beberapa tahun ke depan, yang pada gilirannya berarti lebih sedikit tenaga kerja dibutuhkan.

“Kami telah melakukan yang terbaik untuk memproyeksikan kebutuhan pelanggan maskapai komersial kami selama beberapa tahun ke depan ketika mereka memulai jalan mereka menuju pemulihan,” jelas Dave.

CEO Boeing juga berbicara melalui video untuk mengucapkan terima kasih kepada mereka yang terkena PHK atas sumbangsihnya bagi perusahaan.

Dave optimistis bisnis penerbangan akan kembali bangkit. Beberapa pelanggannya melaporkan mulai melayani penumpang. Beberapa negara dan negara bagian AS mulai dengan hati-hati untuk membuka kembali perekonomian mereka.

Pada divisi pertahanan, luar angkasa & keamanan Boeing juga mencapai kemajuan baru, termasuk keberhasilan kembali ke orbit dari Kendaraan Uji Orbital X-37B yang dapat digunakan kembali dan otonom.

“Kami bergerak maju dengan rencana kami untuk memulai kembali produksi 737 MAX di Renton, Washington, seiring upaya pengembalian layanan kami terus berlanjut. Dan tim Layanan Global kami mengubah organisasinya untuk memastikannya ramping dan fokus pada kebutuhan pasca-Covid pelanggannya,” terang Dave.

Tetapi tanda-tanda pemulihan akhirnya ini tidak berarti kesehatan global dan krisis ekonomi telah berakhir, industri penerbangan, menurut Dave, butuh beberapa tahun untuk pulih ke kondisi semula dua bulan lalu.(Ant)

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Jelang Idulfitri, Harga Bawang Merah di Batola Naik Lagi
apahabar.com

Ekbis

Selama Pandemi, PGN Salurkan Gas Bumi ke Pelanggan Industri Baru
apahabar.com

Ekbis

Alasan Batalnya Rudiantara Jadi Dirut PLN
apahabar.com

Ekbis

Jelang Ramadan, Harga Ayam Naik, Telur Stabil
apahabar.com

Ekbis

Dampak Covid-19, Pemasukan Pajak Parkir di Banjarmasin 2020 Rontok
apahabar.com

Ekbis

Inflasi Kalsel Agustus 2019 0,03 Persen
apahabar.com

Ekbis

Pertamina Temukan Cadangan Gas di Sulawesi Tengah, Berapa Besarannya?
apahabar.com

Ekbis

Deklarasi Repnas Kalsel untuk Jokowi-Ma’ruf, Hadirkan 32 Pelaku UMKM
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com