Enam Tewas, Pencarian Korban di Tambang Emas Kotabaru Disetop Pasca-Penyerangan, Polsek Daha Selatan Siaga Satu  Kecanduan Parah, Oknum Petugas SAR Banjarmasin Lama Ditarget Dear Pekerja Informal Banjarmasin, Silakan Klaim Santunan Update Penyerangan Polsek Daha Selatan, Korban Selamat Diganjar Penghargaan




Home Habar

Minggu, 17 Mei 2020 - 06:00 WIB

Ini Pengertian Zakat Mal dan Syarat yang Perlu Diketahui

rifad - Apahabar.com

Ilustrasi zakat. Foto-kolase TribunStyle

Ilustrasi zakat. Foto-kolase TribunStyle

apahabar.com, JAKARTA – Selain zakat fitrah terdapat juga zakat mal, yaitu sebagian harta benda yang wajib dikeluarkan zakatnya ketika nilainya sudah mencapai nisab dan sifatnya tidak berkurang atau berbentuk aset.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun meminta agar umat Islam segera membayarkan zakat mal-nya, untuk membantu orang-orang terdampak Covid-19.

“Mempercepat penunaian zakat demi fakir miskin atau orang yang membutuhkan. Secara syari pemberian zakat mal sebelum waktunya dibolehkan,” kata Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Asrorun Niam Sholeh, saat melakukan konferensi pers melalui live streaming di kantor Badan Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Pusat dikutip dari muslim.okezone.com beberapa waktu lalu.

Ia juga mengatakan zakat mal memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang terkena dampak wabah virus corona (Covid-19). Sebab sebaian masyarakat kehilangan pekerjaannya alias terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Baca juga :  Di Tengah Pandemi, Bank Syariah Mandiri Siapkan Aplikasi Zakat Digital

“Ini semata untuk memberikan dukungan dan meringankan orang-orang yang membutuhkan akibat wabah Covid-19 yang masih belum terkendali,” ucap Asrorun Niam.

Di dalam ilmu Fikih, zakat mal mesti dikeluarkan orang yang memiliki harta dan penghasilan lebih, terbebas dari utang, sumber hartanya halal, kepemilikannya juga sudah mencapai haul (satu tahun), dan ketika sudah mencapai nisabnya.

Allah berfirman dalam Surat Al Baqarah:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ أَنفِقُوا۟ مِن طَيِّبَٰتِ مَا كَسَبْتُمْ وَمِمَّآ أَخْرَجْنَا لَكُم مِّنَ ٱلْأَرْضِ ۖ وَلَا تَيَمَّمُوا۟ ٱلْخَبِيثَ مِنْهُ تُنفِقُونَ وَلَسْتُم بِـَٔاخِذِيهِ إِلَّآ أَن تُغْمِضُوا۟ فِيهِ ۚ وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ غَنِىٌّ حَمِيدٌ

Yā ayyuhallażīna āmanū anfiqụ min ṭayyibāti mā kasabtum wa mimmā akhrajnā lakum minal-arḍ, wa lā tayammamul-khabīṡa min-hu tunfiqụna wa lastum bi`ākhiżīhi illā an tugmiḍụ fīh, wa’lamū annallāha ganiyyun ḥamīd

Baca juga :  Haul ke-81 Syekh Muhammad Kasyful Anwar, Pencetak Ulama Sekaliber Guru Bangil

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memincingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji” (QS. Al-Baqarah ayat 267).

Dari ayat tersebut dijelaskan menunaikan zakat harus bersumber dari harta yang halal. Selain itu mengeluarkan zakat juga menjadi salah satu perintah Allah yang tertulis di dalam Alquran.(Okz)

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Kader Muda NU Hadirkan Habib Seggaf Baharun di Tabligh Akbar, Catat Tanggalnya
apahabar.com

Habar

Tablig Akbar Ustaz Somad Digelar Malam Ini, Lihat Denah Lokasinya
apahabar.com

Habar

Perkirakan 2 Juta Lebih Jemaah Hadir, Wakapolda Kalsel Tinjau Kesiapan Pengamanan Haul Sekumpul ke 15
apahabar.com

Habar

Melihat Abah Guru Sekumpul di Youtube, Ulama Asal Afrika Ini Hadiri Haul
apahabar.com

Habar

Saudi Segera Buka Kembali Masjidil Haram dan Nabawi untuk Umrah
apahabar.com

Habar

Puasa di “Negeri Tercepat”, Husniaty Terkendala Rindu
apahabar.com

Habar

Menag: Ongkos Haji Indonesia Termurah se-Asean
apahabar.com

Habar

KH Ahmad Zamani Wafat, Siapa Beliau?