Ingat Setahun Jokowi tapi Mahasiswa di Banjarmasin Lupa Prokes Refleksi Setahun Jokowi-Ma’ruf, BEM Kalsel Ancam Demo Tiap Pekan NASA Tunjuk Nokia untuk Bangun Jaringan Seluler di Bulan, 2024 Kirim Manusia Bermukim di Sana Demo Setahun Jokowi-Ma’ruf, Pelajar di Banjarmasin Kepergok Bawa Miras Jadwal Liga Champions Liverpool Vs Ajax, Klopp Pastikan Van Dijk Bakal Lebih Tangguh

Intip Aktivitas Tim Medis RSUD Ansari Saleh Hadapi Pandemi Covid-19

- Apahabar.com Kamis, 7 Mei 2020 - 08:48 WIB

Intip Aktivitas Tim Medis RSUD Ansari Saleh Hadapi Pandemi Covid-19

Direktur RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin, Dr. dr. Izaak Zulkarnain ketika melakukan video conference. Foto-Capture Video Conference

apahabar.com, BANJARMASIN – Menjadi garda terdepan dalam penanganan kasus Covid-19 membuat profesi tenaga medis tinggi akan risiko penularan virus. Selain kewajiban utama merawat pasien, mereka juga dituntut untuk waspada terhadap keselamatan diri sendiri.

Untuk itu, RSUD Ansari Saleh Banjarmasin menerapkan prosedur ketat bagi tim medis maupun non medis yang berhadapan langsung dalam penanganan kasus Covid-19 di sana.

“Ada zonasinya. Semua orang baik dokter, perawat maupun non medis begitu memasuki ruang isolasi harus mendapat pelatihan dan pengetahuan bagaimana menindaklanjuti apabila ada permasalahan di dalam,” ungkap Direktur RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin, Dr. dr. Izaak Zulkarnain saat melakukan video conference bersama apahabar.com, belum lama ini.

 

Setiap tim medis yang memasuki ruang isolasi diwajibkan menggunakan alat pelindung diri yaitu Hazmat Suit level 3. Begitu pula dengan petugas non medis seperti pemakanan jenazah atau pemulasaran serta petugas incinerator yang tugasnya mengumpulkan bahan-bahan infeksius di rumah sakit seperti Hazmat bekas pakai dan limbah B3 (Bahan Berbahaya Beracun).

“Paling penting adalah bagaimana membuka Hazmat, karena kebanyakan yang terinfeksi itu pada waktu membukanya yang salah atau tidak sesuai prosedur,” ungkap dia.

Bukan hanya pasien, tim medis pun diwajibkan untuk menerapkan aturan social distancing (menjaga jarak). Mereka juga diwajibkan menjaga imunitas daya tahan tubuh seperti berjemur di bawah sinar matahari. Hal ini didukung karena RSUD Ansari Saleh Banjarmasin memiliki halaman yang luas sehingga setiap orang bisa saling menjaga jarak minimal 2 meter.

Begitu pula dengan pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat atau diisolasi di sana. Untuk mengusir kejenuhan, pasien juga kerap diajak berolahraga sembari mendengarkan musik agar tidak mudah stress selama karantina.

“Sampai saat ini tidak ada pasien yang berusaha melarikan diri atau pun yang marah-marah. Kita usahakan senyaman mungkin,” terangnya.

Bahkan di ruang isolasi, rumah sakit menyediakan fasilitas internet gratis (Wifi) agar mereka masih bisa terhubung dengan keluarga di rumah. Termasuk fasilitas TV untuk mengetahui perkembangan berita-berita di luar.

“Kita juga beri mereka telepon sehingga sewaktu-waktu bisa menghubungi petugas kesehatan yang tidak lagi masuk di ruang isolasi,” lanjutnya.

Beruntung sejauh ini tidak terjadi penolakan oleh masyarakat terhadap tim medis yang bekerja menangani kasus Covid-19. Walaupun sebagian dari perawat tidak memiliki rumah tetap atau tinggal di kost-kostan.

“Saat ini penerimaan masyarakat cukup bagus, walaupun memang kawan-kawan yang bekerja di ruang isolasi itu tidak boleh pulang sampai kira-kira 2 minggu,” bebernya.

Dalam kurun waktu tersebut, tim medis diinapkan secara isolasi mandiri di ruangan khusus. Sebab, rumah sakit menetapkan pergantian jadwal (shift) kerja setiap 2 minggu sekali sebelum mereka pulang ke rumah masing-masing.

“Kebetulan di samping rumah sakit ada hotel, sehingga terpaksa mereka tidur di situ dulu,” ujarnya.

Semua tim medis juga diwajibkan melakukan uji Rapid Test, apabila hasilnya negatif dan tidak menunjukkan gejala maka dipersilakan untuk pulang. Namun tetap ada fase jeda menunggu hingga sekitar 1 minggu.

“Kita juga sudah merekrut 40 (tim medis) lagi yang sudah terdaftar dengan memakai dana APBD. Karena yang utama adalah bagaimana agar mereka tetap sehat,” ungkapnya

Tidak hanya mengutamakan kesembuhan pasien, RSUD Ansari Saleh juga tetap memperhatikan kesehatan dan keselamatan tim medis dengan memberikan makanan bergizi serta vitamin untuk penambah daya tahan tubuh. Tak lupa olahraga rutin setiap pagi agar tubuh mereka selalu bugar.

“Harapannya mereka tetap gembira dan semangat. Sosialisasi tetap jalan dan tetap sehat sehingga bisa melakukan perawatan terhadap pasien,” tutupnya.

Reporter : Musnita Sari
Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tanggap Karhutla, Polda Kalsel Kerahkan Personel dan Peralatan
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Hujan, Waspada Petir dan Angin Kencang
apahabar.com

Kalsel

Jual Sabu, Pria di Banjarmasin Selatan Terancam 20 Tahun Bui
apahabar.com

Kalsel

Melaju Kencang, Minibus Tabrak Truk Berhenti di Pinggir Jalan
apahabar.com

Kalsel

Hadapi Karhutla, Esok Warga Kalsel Salat Istigasah
apahabar.com

Kalsel

Mulawarman Peduli, Danramil Banjarmasin Timur Bantu Warga yang Sakit
apahabar.com

Kalsel

Driver Online Geruduk Kantor Grab Kalsel, Ratusan Polisi Siaga
apahabar.com

Kalsel

Polsek Kintap Gencar Sosialisasi Stop Pungli
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com