Tensi Politik Memanas, Bawaslu RI Turun Gunung ke Kalimantan Selatan Buntut Video Guru Wildan, Bawaslu Klarifikasi PWNU Kalsel Resmi! PPKM Mikro di Banjarbaru Kembali Diperpanjang hingga 19 April Hore! Tanah Laut Segera Miliki Stadion Berkapasitas 10.000 Penonton Perhatian! Bandara Syamsudin Noor Tetap Beroperasi Selama Larangan Mudik

Isyarat Kepergian Devi, Remaja Putri yang Diterkam Buaya di Sebamban

- Apahabar.com Selasa, 12 Mei 2020 - 14:16 WIB

Isyarat Kepergian Devi, Remaja Putri yang Diterkam Buaya di Sebamban

Warga Sebamban menangkap seekor buaya setelah insiden penyerangan Devi di Kecamatan Sungai Loban, Senin siang. Foto-Istimewa

apahabar.com, BATULICIN – Nahas menimpa Devi (17) warga Desa Sebamban Baru, Kecamatan Sungai Loban, Kabupaten Tanah Bumbu.

Remaja putri itu meregang nyawa akibat disambar buaya saat sedang mandi di sungai, Minggu (10/5) kemarin.

Sebelum meninggal dunia, keluarga Devi sempat mendapatkan isyarat kepergian korban.

“Keluarga korban bermimpi bahwa si Devi disambar buaya,” cerita Kepala Desa Sebamban Baru, Syaifullah, kepada apahabar.com.

Ternyata mimpi dari keluarganya menjadi kenyataan. Devi meninggal dunia disambar hewan berdarah dingin itu.

“Sebelum disambar buaya dan meninggal dunia, keluarga korban bercerita bermimpi si korban memang disambar buaya,” terangnya.

Minggu, 10 Mei, sekitar pukul 7 pagi masyarakat dibuat geger kematian Devi.

Devi disambar buaya usai selesai mencuci pakaian dan berenang di pinggir sungai yang hanya berjarak selemparan batu dari kediamannya.

Alda, Helda dan Jumia, menjadi saksi hidup keganasan hewan liar itu. Rekan Devi menyebut korban berenang agak ke tengah sungai dan Jumia temannya naik untuk menepi dengan korban.

Setelah itu korban meloncat kembali ke sungai hingga tak muncul-muncul lagi.

Sesaat kemudian, rekan rekan Devi melihat ekor buaya dan tangan korban diseret oleh hewan mematikan itu di permukaan sungai.

Sehari berselang, warga berhasil menangkap seekor buaya yang diduga menyerang Devi.

“Kami bersama warga dibantu pawang buaya menangkap seekor buaya, namun ini bukan buaya yang menyambar korban kemarin,” terang Syaifullah.

Upaya penangkapan buaya dilakukan menggunakan pancing yang diberi umpan ayam dan bebek yang masih hidup. “Kami masih melakukan upaya pencarian dan penangkapan buaya yang menyambar warga kami kemarin,” tuturnya.

Sementara itu Camat Sungai Loban, Rusdiansyah, membenarkan penangkapan seekor buaya muara oleh warga di Sebamban Baru.

“Ya benar ada seekor buaya yang ditangkap warga, selanjutnya buaya tersebut akan diserahkan ke BKSDA untuk dievakuasi ke penangkaran Jhonlin,” terang Camat.

Sampai saat ini warga masih berupaya untuk mencari dan melakukan penangkapan buaya yang menyambar korban dengan menggunakan alat pancing.

“Ukuran buaya yang menyerang itu lebih besar sekira empat meter,” jelas dia.

Reporter: Syahriadi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

Dijemput Lelaki Tak Dikenal, Anak Gadis di Tala Hilang 5 Hari

Kalsel

Besok, Salat Jumat di Kabupaten Banjar Tetap Ditiadakan
apahabar.com

Kalsel

Geger, Bocah SD di Limpasu HST Tewas dengan Kepala Putus!
apahabar.com

Kalsel

Berantas Sindikat Narkoba di Lapas, Kemenkumham Gandeng BNNP
Denny Video

Kalsel

Video Paman Birin-Denny Indrayana Viral, H2D Buru-Buru Klarifikasi
apahabar.com

Kalsel

Pasien Covid-19 Balikpapan Kabur Ke Banjarmasin, Jubir: Tak Ketemu
Gereja Katedral Makassar

Kalsel

PWNU Kalsel Kecam Aksi Bom Bunuh Diri di Depan Gereja Katedral Makassar
apahabar.com

Kalsel

Hadapi Pilkada, DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalsel Bentuk Tim Penegakan Disiplin Prokes Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com