Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Jamin Keandalan Listrik, PLN Siagakan Ribuan Petugas di Kaltimra

- Apahabar.com Rabu, 20 Mei 2020 - 15:00 WIB

Jamin Keandalan Listrik, PLN Siagakan Ribuan Petugas di Kaltimra

Ilustrasi petugas PLN. Foto-Istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimra) memastikan pasokan listrik aman selama Ramadan hingga Idulfitri.

Mengantisipasi gangguan listrik, perusahaan pelat merah itu menyiagakan 1.336 petugas. Mereka disebar ke 37 pos di seluruh wilayah Kaltim dan Kaltara.

“Listrik aman dan cukup, kami siapkan puluhan posko siaga dan ribuan petugas siaga sejak H-7 hingga H+7 ldul Fitri,” kata General Manager (GM) PLN UIW Kaltim dan Kaltara Sigit Witjaksono, Rabu (20/5).

PLN melakukan masa siaga Ramadan dan ldul Fitri 1441 Hijriah sejak 17 April hingga 31 Mei 2020.

Ia menegaskan dalam bertugas menjaga pasokan listrik tetap aman, seluruh petugas tetap menjalankan protokol Covid-19, seperti menggunakan masker dan menjaga jarak dengan orang lain.

Selama masa siaga itu juga, PLN tidak melakukan kegiatan pemeliharaan jaringan, apalagi pembangkit, yang mengakibatkan pemadaman secara terencana.

“Kecuali dalam keadaan memaksa, yang bila tidak dilakukan pemeliharaan justru akan dapat mengurangi kualitas keandalan listrik ke masyarakat,” kata Sigit.

Oleh karena itu, sebelum memasuki masa siaga, PLN telah melakukan serangkaian upaya peningkatan keandalan melalui pemeliharaan komprehensif dan percepatan pemulihan pascagangguan.

Hal itu, termasuk menghadapi masa peralihan dari musim hujan ke kemarau saat ini, di mana cuaca ekstrem sewaktu-waktu bisa terjadi.

PLN juga menyiagakan fasilitas pembangkit cadangan, seperti genset bergerak, Unit Gardu Bergerak (UGB), dan UPS (Uninterupable Power System).

“Apabila terjadi ‘force majeure’ atau keadaan di luar kendali, kami juga sudah memiliki SOP agar keputusan dan tindakan yang diperlukan dapat segera diambil,” katanya.

PLN menyiapkan 59 genset bergerak, 26 UPS dan 21 UGB di titik-titik siaga yang tersebar di Balikpapan, Samarinda, Bontang, Berau, dan Tarakan.

Sistem kelistrikan di Kaltim saat ini berjalan dengan Sistem Interkoneksi Kalimantan yang berdaya mampu 1.676 Mega Watt, di mana sistem pembangkitan dan distribusi Sektor Mahakam bergabung dengan Sektor Barito dari Kalimantan Selatan.

Sistem kelistrikan itu menyuplai Kalimantan Tengah, Kalimatan Selatan, dan Kalimantan Timur. Di Kaltim meliputi Balikpapan, Samarinda, Tenggarong, Bontang, dan Sangatta dengan perkiraan beban puncak 450 MW, di Kalimantan Utara distribusi listrik berjalan dengan sistem tertutup (isolated) sesuai wilayahnya karena jarak antarpemukiman yang masih berjauhan dan infrastruktur yang belum mendukung sepenuhnya.

Namun demikian, Sigit tetap menegaskan bahwa persiapan yang dilakukan PLN adalah latihan menghadapi berbagai kemungkinan keadaan. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Jadi Ibu Kota RI, Penajam Siap Tingkatkan Produksi Pangan
apahabar.com

Kaltim

Mudahkan Penyaluran, Kaltim Bentuk Badan Pengelola Beasiswa Tuntas
apahabar.com

Kaltim

Kebutuhan Solar untuk Wilayah Bontang Dijamin Aman
apahabar.com

Kaltim

Tiga Kali Kirim Wartawan, Jepang Tertarik dengan Kaltim?
apahabar.com

Kaltim

Protes Pembatasan Batu Bara, Kaltim Bersurat ke Jokowi
apahabar.com

Kaltim

Asa Kaltim, Pusat Tuntaskan Jembatan Pulau Balang
apahabar.com

Kaltim

Wagub Kaltim Open House Bersama Ribuan Warga dan Tokoh Masyarakat
apahabar.com

Kaltim

Kaltim Canangkan Program TK Negeri Sampai Desa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com