Tambah 103 Kasus, Semua Kelurahan di Banjarmasin Kini Zona Merah! Kalsel Jadi Atensi Presiden, Cuncung Minta GTPP Proaktif Eks Pacar Bidan Pembunuh Anak di Barito Utara Diperiksa Banjarmasin Buka Rumah Ibadah, Kemenag: Wajib Kantongi Suket Kalsel Diatensi Presiden, Warga Banjarbaru Sabar Dulu




Home Kaltim

Rabu, 20 Mei 2020 - 15:00 WIB

Jamin Keandalan Listrik, PLN Siagakan Ribuan Petugas di Kaltimra

Triaji Nazulmi - Apahabar.com

 Ilustrasi petugas PLN. Foto-Istimewa

Ilustrasi petugas PLN. Foto-Istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimra) memastikan pasokan listrik aman selama Ramadan hingga Idulfitri.

Mengantisipasi gangguan listrik, perusahaan pelat merah itu menyiagakan 1.336 petugas. Mereka disebar ke 37 pos di seluruh wilayah Kaltim dan Kaltara.

“Listrik aman dan cukup, kami siapkan puluhan posko siaga dan ribuan petugas siaga sejak H-7 hingga H+7 ldul Fitri,” kata General Manager (GM) PLN UIW Kaltim dan Kaltara Sigit Witjaksono, Rabu (20/5).

PLN melakukan masa siaga Ramadan dan ldul Fitri 1441 Hijriah sejak 17 April hingga 31 Mei 2020.

Ia menegaskan dalam bertugas menjaga pasokan listrik tetap aman, seluruh petugas tetap menjalankan protokol Covid-19, seperti menggunakan masker dan menjaga jarak dengan orang lain.

Selama masa siaga itu juga, PLN tidak melakukan kegiatan pemeliharaan jaringan, apalagi pembangkit, yang mengakibatkan pemadaman secara terencana.

Baca juga :  Gelar Ratusan BTS, Telkomsel Dukung Digitalisasi Perbatasan Kalimantan

“Kecuali dalam keadaan memaksa, yang bila tidak dilakukan pemeliharaan justru akan dapat mengurangi kualitas keandalan listrik ke masyarakat,” kata Sigit.

Oleh karena itu, sebelum memasuki masa siaga, PLN telah melakukan serangkaian upaya peningkatan keandalan melalui pemeliharaan komprehensif dan percepatan pemulihan pascagangguan.

Hal itu, termasuk menghadapi masa peralihan dari musim hujan ke kemarau saat ini, di mana cuaca ekstrem sewaktu-waktu bisa terjadi.

PLN juga menyiagakan fasilitas pembangkit cadangan, seperti genset bergerak, Unit Gardu Bergerak (UGB), dan UPS (Uninterupable Power System).

“Apabila terjadi ‘force majeure’ atau keadaan di luar kendali, kami juga sudah memiliki SOP agar keputusan dan tindakan yang diperlukan dapat segera diambil,” katanya.

PLN menyiapkan 59 genset bergerak, 26 UPS dan 21 UGB di titik-titik siaga yang tersebar di Balikpapan, Samarinda, Bontang, Berau, dan Tarakan.

Baca juga :  Jadi Ibu Kota RI, Penajam Siap Tingkatkan Produksi Pangan

Sistem kelistrikan di Kaltim saat ini berjalan dengan Sistem Interkoneksi Kalimantan yang berdaya mampu 1.676 Mega Watt, di mana sistem pembangkitan dan distribusi Sektor Mahakam bergabung dengan Sektor Barito dari Kalimantan Selatan.

Sistem kelistrikan itu menyuplai Kalimantan Tengah, Kalimatan Selatan, dan Kalimantan Timur. Di Kaltim meliputi Balikpapan, Samarinda, Tenggarong, Bontang, dan Sangatta dengan perkiraan beban puncak 450 MW, di Kalimantan Utara distribusi listrik berjalan dengan sistem tertutup (isolated) sesuai wilayahnya karena jarak antarpemukiman yang masih berjauhan dan infrastruktur yang belum mendukung sepenuhnya.

Namun demikian, Sigit tetap menegaskan bahwa persiapan yang dilakukan PLN adalah latihan menghadapi berbagai kemungkinan keadaan. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Kaltim Menuju Ibu Kota Negara, Wagub: Tak Mudah Pindahkan 1,5 Juta Pegawai
apahabar.com

Kaltim

BPBD Petakan Titik Rawan Banjir di Calon Ibu Kota RI
apahabar.com

Kaltim

PPU, Calon Ibu Kota RI Terima Bantuan Ribuan PJU dan Power Cell
apahabar.com

Kaltim

ODP Covid-19 Sudah Tersebar di Kelurahan Se-Balikpapan
apahabar.com

Kaltim

Pemprov Kaltim Evaluasi Penerima Beasiswa ke Rusia
apahabar.com

Kaltim

Masuknya NAM Air Pacu Pertumbuhan Penumpang APT Pranoto
apahabar.com

Kaltim

Perlu Ratusan Juta untuk Tes Urine PNS-THL di Penajam
apahabar.com

Kaltim

Kaltim Jajaki Kerja Sama 4 Sektor dengan Belgia