LSM Laporkan Denny Indrayana ke Bawaslu, Terindikasi Kampanye Jelang PSU Si Jago Merah Ngamuk di Cempaka 7 Banjarmasin, Jemaah Salat Tarawih Berhamburan Tensi Politik Memanas, Bawaslu RI Turun Gunung ke Kalimantan Selatan Buntut Video Guru Wildan, Bawaslu Klarifikasi PWNU Kalsel Resmi! PPKM Mikro di Banjarbaru Kembali Diperpanjang hingga 19 April

Jasad di Jembatan Dewi, Motif Pembunuhan Dipicu Miras

- Apahabar.com Kamis, 7 Mei 2020 - 19:19 WIB

Jasad di Jembatan Dewi, Motif Pembunuhan Dipicu Miras

Polisi menemukan jasad Maulana saat mengapung di bawah Jembatan Dewi Banjarmasin, Kamis, 30 April silam. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Motif pembunuhan Maulana (42) yang jasadnya ditemukan mengapung di bawah Jembatan Dewi, Kota Banjarmasin, perlahan terkuak.

Halidi alias Bisu (33) tega membunuh Maulana lantaran tidak terima dengan perlakuan korban.

Bisu menusuk korban di kawasan Banjarmasin Utara, Kamis (30/4) silam.

Sesaat sebelum penusukan, korban disebut sempat meminta uang kepadanya untuk membeli minuman keras.

Namun, pelaku tidak bisa memenuhi permintaan korban lantaran tak punya uang.

Kesal, korban lantas memukul pelaku di bagian wajahnya sebanyak 3 kali.

“Pelaku juga diusir oleh korban untuk menjauh,” kata Kapolsek Banjarmasin Utara, AKP Gita Suchandi Achmadi, Kamis (7/5) siang.

Tak terima dengan perlakuan korban, pelaku pun pulang ke rumah untuk mengambil pisau.

Sampai akhirnya pelaku mendatangi korban dan melakukan penusukan sebanyak 4 kali kepada Maulana.

“Sekali di bagian dada kiri, 2 kali bagian belakang, dan 1 kali di pantat,” terang Kapolsek.

Mengalami luka tusuk, korban sempat berlari menuju sungai. Hingga akhirnya ditemukan tewas di aliran Sungai Martapura, tepatnya di bawah Jembatan Dewi, Sabtu (2/5) pagi.

Sementara pelaku menyerahkan diri ke Mapolres Banjar beberapa jam setelah korban ditemukan.

Dari pengakuannya itu Polres Banjar kemudian menyerahkan pelaku ke Satpolair Polresta Banjarmasin.

Kasus ini kemudian dilimpahkan lagi ke Polsek Banjarmasin Utara guna memudahkan proses penyidikan.

Sejumlah barang bukti pembunuhan sudah diamankan polisi. Antara lain kumpang senjata tajam jenis pisau warna hitam, selembar baju kemeja warna krim bermotiif kotak-kotak, dan celana krim.

Pelaku disangkakan Pasal 338 Sub 351 Ayat (3) KUHP tentang penganiayaan berujung kematian seseorang dengan ancaman di atas lima tahun.

apahabar.com

Halidi alias Bisu (33) yang sempat melarikan diri akhirnya menyerahkan diri ke Mapolres Banjar. Foto-Polsek Banjarmasin Utara for apahabar.com

Reporter: Riyad Dafhi R.
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

BK DPRD Banjarbaru Panggil Imunk dan Neny
apahabar.com

Kalsel

Positif Covid-19 di Tanbu Naik 100 Persen, Kalsel Sudah 548 Kasus
apahabar.com

Kalsel

Pungutan Bimbel SMPN 2 Banjarbaru Bergejolak, Kepsek Angkat Bicara
apahabar.com

Kalsel

Mungkinkah Kalsel New Normal? Pengamat: Masyarakat Harus New Behavior Positive
apahabar.com

Kalsel

Malam Ini Ada Perbaikan Pipa, PDAM Bandarmasih: Pelanggan Terdampak Cepat Simpan Air
apahabar.com

Kalsel

‘Rintihan’ Madrasah Al Amin Terjawab, Sekolah Bernafas Islam Desa Bunipah Sejak 1980
apahabar.com

Kalsel

Galang Dana Untuk Tenaga Medis Corona
apahabar.com

Kalsel

Jumat Siang, 8 Daerah di Kalsel Masuk Peringatan Dini BMKG
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com