Tipu-Tipu Oknum DLH Banjarmasin, Sekantoran Diutangi Ratusan Juta Tipu Belasan Penyapu Jalan, Oknum ASN di Banjarmasin Akhirnya Mengaku! Berstatus Waspada, PVMBG Sebut Aktivitas Gunung Semeru Masih Fluktuatif Kejari Banjarbaru Musnahkan Ratusan Gram Narkotika dan Barbuk Tindak Pidana Tetap Lainnya Ultah Ke-4, Kelompok Garis Keras Bartman Ultras 1988 Menolak Perbedaan

Jelang Lebaran, BI Kalteng Siapkan Uang Tunai Rp 3,3 Triliun

- Apahabar.com Kamis, 14 Mei 2020 - 22:33 WIB

Jelang Lebaran, BI Kalteng Siapkan Uang Tunai Rp 3,3 Triliun

Ilustrasi - Petugas memasukan kardus berisi uang pecahan rupiah ke dalam mobil untuk didistribusikan. Foto-Antara/Muhammad Adimaja/aww.

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Tengah menyiapkan uang tunai sebesar Rp 3,309 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di provinsi setempat selama Ramadan serta menjelang Lebaran 2020.

“Uang tunai Rp 3,309 triliun tersebut mengalami pengurangan sekitar 23,86 persen dibandingkan dengan penyiapan tahun lalu yang mencapai Rp 4,346 triliun,” kata Kepala BI Perwakilan Kalteng Rihando di Palangka Raya, Kamis (14/05).

Berkurangnya penyediaan uang tunai tersebut karena BI memperhatikan aspek kemanusiaan dan kesehatan masyarakat dalam mitigasi penyebaran Covid-19. Bahkan, untuk lebaran tahun ini, BI Kalteng menerapkan layanan penukaran uang kepada masyarakat hanya melalui loket di bank.

Rihando mengaku bahwa pihaknya telah berkoordinasi dan meminta seluruh perbankan yang ada di provinsi Kalteng, dalam memberikan layanan penukaran uang tunai agar selalu memperhatikan protokol pencegahan Covid-19. Mulai dari penggunaan masker, pemindaian suhu tubuh, dan penerapan physical distancing.

“Penukaran kepada masyarakat akan dilayani di 56 titik layanan penukaran baik di Kantor Cabang (KC) bank di Palangka Raya maupun di wilayah KC bank Kas Titipan terhitung mulai dari tanggal 24 April sampai dengan 20 Mei 2020,” kata dia.

Sekalipun telah melakukan dan mempersiapkan berbagai upaya mitigasi dalam mendukung kelancaran layanan penukaran, baik secara internal dan eksternal, namun BI Kalteng tetap lebih mendorong masyarakat di provinsi ini menggunakan transaksi pembayaran secara non tunai melalui digital banking, uang elektronik, dan QR Code Pembayaran dengan standar QRIS (QR Code Indonesia Standard).

Kepala BI Kalteng itu mengatakan bahwa pihaknya telah memberikan pemahaman tentang QRIS, mulai dari mengadakan lomba penulisan artikel tentang QRIS yang diikuti oleh 88 peserta dari masyarakat umum, serta lainnya. Bahkan rencananya mengadakan sosialisasi tentang transaksi non tunai melalui Webinar terhadap beberapa pegawai sektor kesehatan, pengelola pasar dan mahasiswa serta melalui media sosial.

“Melalui non tunai, transaksi pembayaran lebih mudah, aman, nyaman dan lebih terhindar dari penyebaran penyakit terutama Covid-19,” pungkas Rihando.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Gempa Muara Teweh, Sejumlah Warga Rasakan Getaran Selama 2 detik
apahabar.com

Kalteng

Pasien Covid-19 Meninggal di Muara Teweh Bertambah
apahabar.com

Kalteng

Wakil Wali Kota Palangka Raya Ingatkan ASN Jaga Netralitas Selama Pilgub Kalteng 2020
apahabar.com

Kalteng

ASN di Kalteng Siap-Siap Kerja dengan Sistem New Normal
apahabar.com

Kalteng

Hebat, Desa Pangkalan Satu Terbaik se-Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Percepat Pemeriksaan Corona, Kalteng Bangun Laboratorium Biosafety Level 2
apahabar.com

Kalteng

Gegara Pasien Tak Jujur, Puluhan Tenaga Medis di Muara Teweh Diisolasi
apahabar.com

Kalteng

Menimbang Koalisi PDIP, Demokrat dan PKS di Pilkada Kalteng
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com