Istri Polisi Korban Penyerangan Mapolsek Daha: NKRI Harga Mati! PDP-Tracking GTPP Tambah Daftar Warga Kalsel Terjangkit Covid-19 Operasi Anti-Teror di Kalsel, Jumlah Pelaku Kemungkinan Bertambah 5 Terduga Teroris Ditangkap, MUI: Kalsel Bukan Zona Aman PSBB Berakhir, THM-Bioskop di Banjarmasin Terancam Mati Suri




Home Ekbis

Sabtu, 16 Mei 2020 - 20:55 WIB

Jelang Lebaran, Harga Ayam Hidup Peternak Membaik

rifad - Apahabar.com

Ilustrasi peternak ayam. Foto-Kementerian Pertanian via Antara

Ilustrasi peternak ayam. Foto-Kementerian Pertanian via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Kementerian Pertanian mencatat harga ayam hidup (livebird) di tingkat peternak perlahan membaik, hal itu dipicu peningkatan kebutuhan ayam potong menjelang Lebaran setelah beberapa bulan sebelumnya mengalami tekanan harga.

Di sejumlah daerah, harga livebird sudah sesuai harga acuan pemerintah, yakni Rp19.000-Rp21.000 per kg di tingkat peternak.

Dari pantauan Kementan, harga tertinggi terjadi di Yogyakarta dengan rata-rata Rp22.222 kg, disusul Jawa Tengah Rp20.941 per kg.

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) I Ketut Diarmita di Jakarta, Sabtu (16/05), menyatakan Kementan telah melakukan langkah intervensi di lapangan demi mencegah gejolak harga ayam, yaitu pemantauan secara intensif terhadap pembelian ayam hidup di tingkat peternak oleh mitra usaha peternakan.

“Di beberapa sentra produksi, harga ayam hidup sudah membaik dan peternak merespons positif langkah Kementan ini,” katanya.

Ketut menjelaskan terobosan penyerapan ayam hidup peternak oleh perusahaan mitra perunggasan, telah mampu menekan kerugian peternak mandiri.

Baca juga :  Senin Pagi, Rupiah Menguat 0,28%

Namun demikian, komitmen penyerapan ayam hidup sebesar 4.119.000 ekor belum tercapai 100 persen.

Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Jawa Tengah Parjuni menilai harga yang membaik karena supply dan demand cukup seimbang.

Menurut dia, adanya momen malam ke-21 Ramadhan membuat kebutuhan ayam hidup meningkat mendekati Lebaran.

Ia memperkirakan konsumsi masyarakat meningkat meskipun tidak signifikan, karena masih kondisi pandemi Covid-19.

“Kini harga ayam hidup yang sebelumnya dari Rp14.000-15.000/kg, sekarang meningkat ke harga Rp21.000/kg,” kata dia.

Secara rinci, Kementan memantau 17 kabupaten/kota di Jawa Tengah, dengan Kabupaten Pekalongan dan Kota Pekalongan telah menunjukkan harga batas atas tingkat peternak, yakni Rp21.000-Rp21.500 per kg.

Sementara, di Jawa Timur dengan 21 kabupaten/kota, terpantau rerata Rp20.385 per kg.

Namun, 10 kabupaten/kota yakni Gresik, Lamongan, Lumajang, Madiun, Magetan, Nganjuk, Ponorogo, Sidoarjo, Tuban dan Batu, sudah mencapai harga acuan batas atas, yaitu berkisar Rp21.500-Rp 23.500 per kg.

Baca juga :  Pandemi Covid-19, Pemkab Tanbu Berikan Bantuan Buat Insan Pers  

Wilayah Banten turut juga membaik, dengan rataan harga mencapai Rp19.583 per kg. Hal serupa juga terjadi di Jawa Barat, dengan kisaran harga Rp19.385 per kg. Bogor dan Garut juga sudah merangkak naik, dengan kisaran Rp17.500-Rp18.400 per kg.

Wilayah regional di luar Pulau Jawa, tercatat di Bengkulu sebesar Rp23.500, Sulawesi Tenggara Rp22.500. Maluku juga sudah mencapai Rp22.000 dan Papua dengan kisaran harga Rp27.135 per kg

Kementan juga mencatat jumlah ayam yang sudah diserap oleh perusahaan mitra peternakan mencapai 856.484 ekor.

Secara rinci per 14 Mei 2020, pembelian ayam peternak mandiri di Jawa Barat sebanyak 411.564 ekor, Banten 26.615 ekor, Jawa Tengah 226.104 ekor, Yogyakarta 9.919 ekor, Jawa Timur 136.635 ekor, Bali 30.415 ekor dan Sumatera Utara 15.232 ekor.(Ant)

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

NASA Temukan Galaksi Kanibal, Apakah Bumi Terancam ?
apahabar.com

Ekbis

Sempat Rp 60 Ribu, Harga Bawang di Banjarmasin Turun Drastis
apahabar.com

Ekbis

Mini Cooper Rp12.000 Milik Pengojek “Online” Ditawar Rp400 Juta-Rp500 Juta
apahabar.com

Ekbis

Telkomsel Sabet Penghargaan Prestisius di Telecom Asia Awards 2019
apahabar.com

Ekbis

Pemerintah Berupaya Mendorong Industri Karet Berkelanjutan
apahabar.com

Ekbis

Kanwil DJP Kalselteng Targetkan Rp15,8 Triliun Penerimaan Pajak 2019
Gegara Corona, Pengusaha Pelayaran di Kotabaru Terancam Gulung Tikar

Ekbis

Gegara Corona, Pengusaha Pelayaran di Kotabaru Terancam Gulung Tikar
apahabar.com

Ekbis

Kondisi Ekonomi Konsumen Kalsel Triwulan III 2019 Memburuk