ga('send', 'pageview');
Cerita Sukses Pemuda Kotabaru di Jepang dan Gaet Wanita Mualaf Ribuan Gram Sabu Gagal Edar, BNN Kalsel Diapresiasi Pusat Banjir di Pelaihari, Warga Diminta Waspada Hujan Susulan Dulu Bugar, ‘Kai Api’ Kini Ringkih di RS Ansari Saleh Lagi, Covid-19 Renggut Nyawa Nakes di Puskesmas Banjarmasin




Home Kalsel

Jumat, 29 Mei 2020 - 17:23 WIB

Jelang New Normal, Pasien Sembuh di Banjarmasin Tak Bertambah

Redaksi - Apahabar.com

 Ilustrasi pasien positif Covid-19, terinfeksi virus Corona. Foto: Shutterstock

Ilustrasi pasien positif Covid-19, terinfeksi virus Corona. Foto: Shutterstock

apahabar.com, BANJARMASIN – Dua hari berturut turut Kota Banjarmasin jadi penyumbang kasus terkonfirmasi positif Covid-19 terbanyak.

Kemarin atau Kamis (28/5), Kota Seribu Sungai menambah 112 kasus terpapar Covid-19.

Hari ini, Jumat (29/5), jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di sana meningkat 38 kasus.

Walhasil kasus terkonfirmasi positif virus Corona menyentuh angka 403 kasus.

“Sampai dengan hari ini ada penambahan lagi kasus terkonfirmasi positif Corona hingga 400 kasus lebih,” ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas P3 Covid-19 Banjarmasin, Machli Riyadi.

Machli menyampaikan lonjakan kasus pun terjadi di angka kematian penyebab virus dari Wuhan, China itu.

Baca juga :  Pasca Banjir, Personel Polres Tanah Laut Bersihkan Tempat Ibadah

Hingga sekarang, pasien meninggal mencapai angka 61 kasus. Angka kematian ini meningkat sebanyak 3 kasus sebelumnya hanya 58 kasus.

Celakanya, pasien sembuh terkonfirmasi positif Covid-19 di kota Banjarmasin tak mengalami penambahan seperti angka kematian.

“Masih berada di posisi 22 kasus saja,” ucapnya.

Machli mengungkapkan peningkatan kasus virus Corona ini hasil dari tracking atau pelacakan secara masif Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin.

Menuju New Normal, Pemerintah Kota Banjarmasin mulai berbenah. Anggaran Rp200 miliar disiapkan.

Baca juga :  9 Sembilan Kampung Tangguh Banua di Kotabaru, Bupati: Jangan Hanya Seremoni

Anggaran sebanyak itu akan disiapkan untuk penerapan adaptasi perubahan pola hidup pada situasi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Banjarmasin Subhan Noor Yaumil bilang anggaran setiap SKPD akan disesuaikan sebanyak 50 persen untuk penanganan Covid-19.

Keputusan itu, menurutnya berdasar Rapat Evaluasi Pergeseran Anggaran bersama Badan Anggaran DPRD Kota Banjarmasin dan Wali Kota Banjarmasin.

“Penyesuaian anggaran jadi minimum belanja barang dan jasa dipangkas 50 persen dengan mengacu pada peraturan bersama dua menteri,” ujarnya.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Demi Haul Guru Sekumpul, Rela Jalan Kaki dari Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Hari Ini Cerah Berawan
apahabar.com

Kalsel

Nilai Kota Sehat Tingkat Nasional, Tim Verifikasi Tinjau Kabupaten Banjar
apahabar.com

Kalsel

Berpotensi Gelombang Tinggi, BMKG Peringatkan Angkutan Air
apahabar.com

Kalsel

Penampakan Hazmat Suit Buatan UMKM Tapin
apahabar.com

Kalsel

Serius Perhatikan Pariwisata, Pemkab HSS akan “Bangun” Loksado

Kalsel

Duh, Penanganan Pasien Covid-19 Masih Jadi Satu di Puskesmas Tapin
apahabar.com

Kalsel

Dishut Kalsel Segera Pulangkan 20 Ekor Bekantan dari KBS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com