Istri Polisi Korban Penyerangan Mapolsek Daha: NKRI Harga Mati! PDP-Tracking GTPP Tambah Daftar Warga Kalsel Terjangkit Covid-19 Operasi Anti-Teror di Kalsel, Jumlah Pelaku Kemungkinan Bertambah 5 Terduga Teroris Ditangkap, MUI: Kalsel Bukan Zona Aman PSBB Berakhir, THM-Bioskop di Banjarmasin Terancam Mati Suri




Home Hukum

Kamis, 14 Mei 2020 - 12:05 WIB

Jelang Pelantikan Tsai Ing-wen, Kapal Perang AS Transit di Selat Taiwan

Uploader - Apahabar.com

Kapal perusak berpeluru kendali milik Angkatan Laut Amerika Serikat USS McCampbell keluar dari formasi dengan kapal-kapal lainnya setelah latihan untuk menandai berakhirnya Valiant Shield 2016 di Laut Filipina, 23 September 2016. Foto-U.S. Navy/Mass Communication Specialist 3rd Class Patrick Dionne/Handout via Reuters

Kapal perusak berpeluru kendali milik Angkatan Laut Amerika Serikat USS McCampbell keluar dari formasi dengan kapal-kapal lainnya setelah latihan untuk menandai berakhirnya Valiant Shield 2016 di Laut Filipina, 23 September 2016. Foto-U.S. Navy/Mass Communication Specialist 3rd Class Patrick Dionne/Handout via Reuters

apahabar.com, TAIPEI – Tsai Ing-wen akan dilantik untuk jabatan periode kedua –di tengah ketegangan dengan pemerintah China.

Angkatan laut AS menyiagakan kapal perang yang dilengkapi rudal di Selat Taiwan, sepekan menjelang pelantikan pemimpin Taiwan itu.

Dalam sebuah pernyataan yang diunggah di akun Facebook resminya, Armada Pasifik AS (The U.S. Pacific Fleet) menyebut kapal perang USS McCampbell telah transit pada Rabu (13/5) di perairan yang memisahkan daratan Taiwan dan China.

Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan bahwa kapal tersebut berlayar ke wilayah selatan dalam “misi biasa” dan akan terus berlayar ke arah sana.

Baca juga :  Pengguna Narkoba Diringkus Resnarkoba Polres Tapin

Hubungan China, yang mengakui Taiwan sebagai bagian dari wilayah negaranya, dengan AS memburuk setelah pemerintahan Presiden Donald Trump menunjukkan dukungan untuk Taiwan, misalnya dengan meningkatkan penjualan senjata.

Selisih pendapat terkait pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini juga memperparah hubungan kedua negara.

Baik AS maupun China meningkatkan aktivitas militer di sekitar Taiwan dalam beberapa bulan terakhir, termasuk latihan angkatan udara China dan pelayaran kapal AS.

Baca juga :  Gelombang Ke-2 Covid-19, Rupiah Kembali Terancam

Otoritas Taiwan menyatakan latihan China itu sebagai upaya intimidasi, otoritas juga mengingatkan pemerintah China agar berfokus pada upaya penanganan wabah virus Corona daripada menggertak Taiwan.

Jumat (8/5) pekan lalu, Taiwan menyebut pesawat Y-8 milik pasukan udara China melintasi Zona Identifikasi Pertahanan Udara Taiwan, yang kemudian membuat Taiwan menerbangkan jet sebagai peringatan agar pesawat itu pergi dari wilayahnya.

China memang mengoperasikan Y-8 sebagai pesawat pengangkut sekaligus pembawa peringatan dan sebagai pesawat perang elektronika. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Nyelonong ke Kamar, Nekat Cabuli Istri Teman
apahabar.com

Hukum

Berkas Pembunuhan Sungai Tabuk Kembali Dikirim ke Kejaksaan
apahabar.com

Hukum

Ajukan Eksepsi, Terdakwa Korupsi Jembatan Mandastana Sebut Kasusnya Perdata
apahabar.com

Hukum

Miliki 1,13 Gram Sabu, Dua Pria Diamankan Polres Barut
apahabar.com

Hukum

Jelang Ramadan, Polisi Musnahkan Puluhan Miras dan Sabu di Tapin
apahabar.com

Hukum

Tiga Balita Jadi Korban Kekerasan Anak di Jatinegara
apahabar.com

Hukum

Pengoplosan Beras di Sampit Terungkap, Begini Modusnya
apahabar.com

Hukum

Gegara 2,26 Gram Sabu, 2 Pemuda di Tala Ditangkap Polisi