Eks Bos Berulah, Kepala Penjual Pentol Rantau Nyaris Terbelah Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki

JMSI Kalsel Dorong Pers Dapatkan Insentif Ekonomi

- Apahabar.com Jumat, 15 Mei 2020 - 00:48 WIB

JMSI Kalsel Dorong Pers Dapatkan Insentif Ekonomi

Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) mendeklarasikan diri saat perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2020 di Kalimantan Selatan. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kalimantan Selatan mendorong wacana pemberian insentif ekonomi untuk menopang daya hidup pers yang terdampak pandemi Covid-19.

Pemberian insentif disebut bukan semata kepentingan pers melainkan supaya pers tetap kuat menjadi sarana komunikasi dalam penanggulangan penyebaran Covid-19.

“Sekarang saatnya negara mengalokasikan dana sosialisasi kebijakan, program, atau kampanye penanggulangan Covid-19, baik di tingkat pusat maupun daerah untuk perusahaan pers,” ujar Ketua JMSI Kalsel, Milhan Rusli, Kamis (14/5).

JMSI Kalsel juga menyepakati kesimpulkan konferensi Dewan Pers bersama asosiasi dan pekerja pers Indonesia, Kamis (14/5), melalui link Zoom bertajuk “Selamatkan Warga, UMKM, Dunia Usaha, dan Pers Indonesia!.”

Yakni, kata Milhan, mendorong negara untuk memberikan subsidi harga kertas bagi perusahaan pers cetak sebesar 20% dari harga per kilogram komoditas tersebut.

Mendorong negara memberikan subsidi biaya listrik untuk perusahaan pers sebesar 30% dari tagihan per bulan pada periode Mei–Desember 2020.

Mendorong Negara memberikan kredit berbunga rendah dan berjangka panjang melalui Bank BUMN untuk perusahaan pers.

Mendorong Negara menangguhkan kewajiban karyawan dan perusahaan pers untuk membayar iuran BPJS ketenagakerjaan selama masa pandemi Covid-19, tanpa mengurangi manfaat yang seharusnya diperoleh karyawan.

Mendorong pemerintah menanggung kewajiban karyawan dan perusahaan pers untuk membayar iuran BPJS Kesehatan selama masa pandemi Covid-19.

Mendorong negara memaksimalkan pemungutan pajak pendapatan dari perusahaan platform global yang beroperasi di Indonesia seperti antara lain Google, Facebook, YouTube, Twitter, Instagram, Microsoft, dll.

Komponen atau hasil pemungutan pajak pendapatan ini penting untuk menciptakan iklim persaingan usaha yang sehat dan setara, serta layak dialokasikan untuk mengembangkan dan menyelamatkan institusi jurnalisme di negeri ini. (*)

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Bantu Haul Guru Sekumpul, Dandim Kerahkan 150 Personel TNI
apahabar.com

Kalsel

Performa DJ Yasmin ‘Hipnotis’ Ratusan Muda-mudi Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Bupati Sayed Jafar Kembali Lantik Anggota BPD di Pulau Laut Tengah 

Kalsel

Giliran Timbangan Pembeli di Pasar Karet Agung Tabalong Ditera Ulang

Kalsel

VIDEO: Geger! Tas Hitam Diduga Berisi Bom Ada di Tiang ‘Lampu Merah’
apahabar.com

Kalsel

Fiersa Besari Kado Spesial HUT Ke-33 SMAN 7 Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Jelang Ramadhan, Pertamina Kalimantan akan Tambah Stok Gas LPG
apahabar.com

Kalsel

Menyambi Edarkan Narkoba, Oknum Guru Madrasah di Tanbu Ditangkap di Tala
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com