3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Jokowi Akan Perluas Wilayah Penerapan New Normal

- Apahabar.com Rabu, 27 Mei 2020 - 18:05 WIB

Jokowi Akan Perluas Wilayah Penerapan New Normal

Presiden Joko Widodo meninjau salah satu pusat perbelanjaan di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (26/05). Foto-Antara/Fakhri Hermansyah/hp.

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memperluas wilayah yang menerapkan kebijakan tatanan normal baru atau new normal jika laju penyebaran virus corona jenis baru (Covid-19) atau R0 dan Rt sudah semakin rendah.

“Akan kita lihat dari angka-angka dan fakta-fakta di lapangan terutama berkaitan dengan R0 dan Rt dan apabila ini efektif akan kita gelar, kita perluas lagi ke kabupaten dan kota lain,” kata Presiden Jokowi dalam Rapat Terbatas melalui video conference dengan topik Persiapan Pelaksanaan Protokol Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 dari Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (27/05).

Jokowi mengatakan, pada Selasa (26/05) pemerintah sudah memulai untuk menerjunkan pasukan aparat dari TNI/Polri ke titik-titik keramaian di 4 provinsi dan 25 kabupaten/kota.

Hal ini dilakukan untuk persiapan pelaksanaan tatanan new normal.

“Kemarin sudah kita mulai, sudah digelar pasukan aparat dari TNI dan Polri yang telah diterjunkan ke lapangan,” kata dia.

Ia memutuskan untuk meningkatkan disiplin sosial protokol kesehatan yang berlaku untuk seluruh individu di semua sektor aktivitas dari kepemerintahan, perekonomian, hingga keseharian masyarakat.

Pada Selasa (26/05), Jokowi meninjau langsung kesiapan penerapan prosedur standar new normal serta mekanisme tata cara pencegahan persebaran Covid-19 di lokasi publik, seperti stasiun MRT di Jakarta Pusat dan pusat perbelanjaan di Bekasi, Jawa Barat.

Tata cara pengendalian dan pencegahan persebaran Covid-19 itu, adalah nilai dan norma baru yang ditopang oleh tiga mekanisme dasar, yaitu sistem deteksi dasar gejala infeksi virus, seperti mekanisme cek suhu tubuh dan pengawasan gejala klinis di ruang-ruang publik, sistem pengendalian perilaku protokol kesehatan, antara lain jaga jarak fisik dan penggunaan masker oleh seluruh individu saat beraktivitas.

Selain itu, sistem sosialisasi pencegahan Covid-19 di seluruh arena aktivitas sosial.

Ketiga tata cara pencegahan tersebut ditekankan menjadi norma atau aturan sosial bersama agar Indonesia mampu melewati masa pandemi Covid-19 dengan tetap memiliki kekuatan sosial ekonomi bangsa.

Jokowi juga mendorong peningkatan disiplin sosial protokol kesehatan untuk seluruh bangsa sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 21/2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dan Permenkes Nomor 9/2020.

Ketentuan terbaru, Kepmenkes Nomor HK.01.07/Menkes/328/2020 serta SE Menkes No. HK.02.01/Menkes/335/2020 oleh masyarakat di lokasi keramaian sesuai PSBB di empat provinsi dan 25 kabupaten/kota di Indonesia dengan melibatkan TNI dan Polri sesuai dengna UU Polri Nomor 2 Tahun 2002 dan UU TNI Nomor 34 Tahun 2004.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

KPK: Pencegahan Korupsi Sulit Berhasil Jika Tidak Didukung Elemen Lain
apahabar.com

Nasional

Mesir Adakan Pemakaman Militer untuk Husni Mubarak
apahabar.com

Nasional

Kerusuhan di Rutan Siak, Puluhan Napi Kabur
apahabar.com

Nasional

Google Siapkan Fitur Tangkal Hoaks di Pilkada Serentak 2020
apahabar.com

Nasional

Jokowi Minta Bansos Covid Sinergi dengan Penanggulangan Stunting
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 Indonesia: Positif Jadi 125.396, Sembuh 80.952 Orang
apahabar.com

Nasional

WHO Sebut 81 Negara Belum Terinfeksi Covid-19
Corona Effect, Yen Melonjak, Yuan Merosot

Nasional

Corona Effect, Yen Melonjak, Yuan Merosot
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com