Mengenal Deretan Mobil yang Digunakan dalam Tragedi G30S PKI [Breaking News] Polri Tahan Putri Candrawathi Kecelakaan Maut di Sebamban Baru Tanbu, Truk Kontainer Timpa Pemotor Jarang Mencatat Laporan Keuangan, Jadi Penyebab UMKM Susah Naik Kelas BUMN Merugi, Siap-Siap Tak Terima Kucuran Dana PMN

Jokowi Resmi Tunda Pilkada Serentak hingga Desember 2020

- Apahabar.com     Rabu, 6 Mei 2020 - 16:59 WITA

Jokowi Resmi Tunda Pilkada Serentak hingga Desember 2020

Presiden Joko Widodo. Foto-Antara/Sigid Kurniawan/POOL

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo resmi menandatangani Peraturan Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota.

Dalam Perppu Nomor 2 Tahun 2020 tersebut dijelaskan bahwa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 akan diundur hingga Desember 2020 karena dampak Covid-19.

“Pemungutan suara serentak yang ditunda sebagaimana dimaksud pada ayat (l) dilaksanakan pada bulan Desember 2020,” bunyi Perppu yang diteken 4 Mei 2020 tersebut.

1. Penundaan Pilkada tertunda karena adanya bencana non-alam

Di dalam Perppu itu menjelaskan apabila sebagian wilayah pemilihan atau seluruh wilayah pemilihan terjadi kerusuhan, gangguan keamanan, bencana alam, bencana non-alam, atau gangguan lain yang mengakibatkan sebagian tahapan pemilihan serentak tidak dapat dilaksanakan, sebagai gantinya dilakukan setelah penetapan penundaan dengan Keputusan KPU.

“Pemungutan suara serentak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 201 ayat (6) ditunda karena terjadi bencana nonalam sebagaimana dimaksud dalam Pasal 120 ayat (1),” tulis Perppu tersebut.

2. Covid-19 menjadi alasan penundaan Pilkada 2020

Di dalam Perppu juga menerangkan, penyebaran Covid-19 yang semakin masif menjadi alasan kenapa akhirnya Pilkada 2020 harus ditunda pada Desember 2020.

“Bahwa dalam rangka penanggulangan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-l9) sebagai bencana nasional perlu diambil kebijakan dan langkah-langkah luar biasa baik di tingkat pusat maupun daerah termasuk perlunya dilakukan penundaan tahapan pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta walikota dan wakil walikota serentak tahun 2O2O agar pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta walikota dan wakil walikota tetap dapat berlangsung secara demokratis dan berkualitas serta untuk menjaga stabilitas politik dalam negeri,” tulis Perppu 2/2020.

3. Pilkada serentak awalnya akan diadakan pada September 2020

Sebelumnya, pemerintah dan DPR RI resmi menunda pelaksanaan Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2020. Pemungutan suara yang rencananya dilaksanakan 23 September itu, mundur menjadi 9 Desember.

Keputusan diambil saat rapat kerja Komisi II dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dalam siaran virtual, Selasa (14/04).

“Komisi II DPR RI menyetujui usulan pemerintah terhadap penundaan pelaksanaan pemungutan suara Pilkada Serentak 2020, menjadi 9 Desember 2020,” ujar Ketua Komisi II DPR, Ahmad Doli Kurnia dikutip dari Idntimes.com.(Idn)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pelecehan Mahasiswi

Nasional

Jadi Tersangka Pelecehan Mahasiswi, Dekan FISIP Unri Tak Ditahan
apahabar.com

Nasional

Muhyiddin Yassin Resmi Jadi Perdana Menteri Malaysia
BSU atau Bantun Subsidi Upah

Nasional

Cair! Bantuan Subsidi Upah Bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Non-PNS Mulai Disalurkan
apahabar.com

Nasional

Rekor Lagi, Kasus Positif Covid-19 Tambah 1.853 Orang Hari Ini
apahabar.com

Nasional

Gara-Gara Corona, Bandara di Bali Putus Penerbangan dengan China
apahabar.com

Nasional

Ricuh di Gedung KPK, Polisi Baku Hantam dengan Massa

Nasional

Terus Meningkat, Kemenkes Terbitkan Surat Edaran Pengendalian Omicron
apahabar.com

Nasional

Dibayangi Pro-Kontra, Bupati Paser Dukung Pemindahan Ibu Kota
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com