Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Korban Jiwa, Warga HST Tewas Cara Nonton Live Streaming Liga Champions Chelsea vs Sevilla di SCTV & Vidio.com Malam Ini 7 Pemuda Diamankan Saat Demo di Banjarmasin, Polisi: Mereka Mabuk Gaduk Sudah Minta Maaf, Sekda Tala Tetap Dipolisikan

Jokowi: Waspadai 30 Persen Zona Musim Akan Alami Kemarau Lebih Kering

- Apahabar.com Selasa, 5 Mei 2020 - 12:42 WIB

Jokowi: Waspadai 30 Persen Zona Musim Akan Alami Kemarau Lebih Kering

Ilustrasi. Foto: Merdeka.com

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan untuk mewaspadai dampak kekeringan terhadap ketersediaan bahan pokok.

Jokowi menyampaikan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait 30 persen wilayah zona musim (ZOM) yang akan mengalami kemarau lebih kering tahun ini.

Jokowi, dalam rapat terbatas melalui konferensi video dari Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, menekankan pentingnya kebijakan mitigasi agar peningkatan intensitas musim kemarau di tahun ini, tidak mengganggu ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok.

“Karena berdasarkan prediksi BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika), 30 persen wilayah-wilayah yang masuk zona musim, tiga bulan ke depan akan mengalami kemarau yang lebih kering lebih dari biasanya,” kata Kepala Negara dalam rapat terbatas mengenai “Antisipasi Dampak Kekeringan Terhadap Ketersediaan Bahan Pangan Pokok”.

Kepala Negara juga mengingatkan mengenai potensi terjadinya krisis pangan global yang sempat diperingatkan oleh Badan PBB untuk Pangan dan Pertanian Dunia (FAO).

Untuk mengantisipasi dampak kekeringan dan juga krisis pangan, Jokowi menekankan tiga hal yakni, pertama jaminan ketersediaan air di daerah sentra produksi pertanian.

“Ini harus disiapkan dari sekarang,” ujarnya.

Jokowi meminta ketersediaan air disiapkan dengan membuat sarana dan prasarana penyimpanan, di antaranya dengan memenuhi danau, waduk, embung, kolam retensi, dan penyimpanan air buatan.

“Yang kedua adalah percepatan musim tanam,” katanya.

Jokowi menekankan agar jajaran menteri, pimpinan lembaga serta pemerintah daerah memanfaatkan curah hujan yang masih ada saat ini untuk mendorong percepatan musim tanam. Petani harus dipastikan tetap mampu berproduksi, termasuk dengan mengedepankan protokol kesehatan agar terhindar dari penularan virus corona baru atau Covid-19.

Oleh sebab itu, ketersediaan sarana produksi pertanian seperti bibit, pupuk harus dijaga. Harga berbagai sarana produksi juga harus terjangkau. Presiden juga meminta peningkatan efektivitas stimulus ekonomi bagi petani.

“Yang ketiga, adalah mengenai manajemen pengelolaan stok untuk kebutuhan pokok, untuk bahan-bahan pokok, hitung-hitungannya detail. Bulog tetap harus membeli gabah dari petani sehingga harga di petani menjadi lebih baik,” jelas Jokowi.(Ant)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Rommy Mengaku Dijebak
apahabar.com

Nasional

KSAD Jelaskan Kronologi Munculnya Klaster Secapa AD
apahabar.com

Nasional

Selain Taburan Bunga, Barbel Juga Hiasi Makam Agung Hercules
apahabar.com

Nasional

Fenomena “Laut Terbelah” di Suramadu Dinamakan Halocline, Begini Penjelasannya
apahabar.com

Nasional

Persiapan Kampanye Akbar Jokowi di Banjarmasin, Stadion 17 Sudah 70 Persen
apahabar.com

Nasional

Dua Roket Mendarat di Zona Hijau Baghdad
apahabar.com

Nasional

KPK Ungkap Modus Anggaran Covid-19 Diselewengkan untuk Kepentingan Pilkada
apahabar.com

Nasional

CEO Bukalapak Ngaku Khilaf dan Minta Maaf, Pastikan Cuitan Tak Terkait Pilpres
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com