Jokowi Sebut Potensi Wakaf Uang Bisa Tembus Rp 188 Triliun Naik 1.000 per Gram, Segini Harga Emas Antam Hari Ini BREAKING NEWS: Belasan Warga Tanah Bumbu Diduga Terjebak Longsor di Tambang Batu Bara Usai Kios Pasar Kuripan Dibongkar, Pemkot Banjarmasin Incar Ruko dan TPS Veteran BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang

Jokowi: Waspadai 30 Persen Zona Musim Akan Alami Kemarau Lebih Kering

- Apahabar.com Selasa, 5 Mei 2020 - 12:42 WIB

Jokowi: Waspadai 30 Persen Zona Musim Akan Alami Kemarau Lebih Kering

Ilustrasi. Foto: Merdeka.com

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan untuk mewaspadai dampak kekeringan terhadap ketersediaan bahan pokok.

Jokowi menyampaikan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait 30 persen wilayah zona musim (ZOM) yang akan mengalami kemarau lebih kering tahun ini.

Jokowi, dalam rapat terbatas melalui konferensi video dari Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, menekankan pentingnya kebijakan mitigasi agar peningkatan intensitas musim kemarau di tahun ini, tidak mengganggu ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok.

“Karena berdasarkan prediksi BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika), 30 persen wilayah-wilayah yang masuk zona musim, tiga bulan ke depan akan mengalami kemarau yang lebih kering lebih dari biasanya,” kata Kepala Negara dalam rapat terbatas mengenai “Antisipasi Dampak Kekeringan Terhadap Ketersediaan Bahan Pangan Pokok”.

Kepala Negara juga mengingatkan mengenai potensi terjadinya krisis pangan global yang sempat diperingatkan oleh Badan PBB untuk Pangan dan Pertanian Dunia (FAO).

Untuk mengantisipasi dampak kekeringan dan juga krisis pangan, Jokowi menekankan tiga hal yakni, pertama jaminan ketersediaan air di daerah sentra produksi pertanian.

“Ini harus disiapkan dari sekarang,” ujarnya.

Jokowi meminta ketersediaan air disiapkan dengan membuat sarana dan prasarana penyimpanan, di antaranya dengan memenuhi danau, waduk, embung, kolam retensi, dan penyimpanan air buatan.

“Yang kedua adalah percepatan musim tanam,” katanya.

Jokowi menekankan agar jajaran menteri, pimpinan lembaga serta pemerintah daerah memanfaatkan curah hujan yang masih ada saat ini untuk mendorong percepatan musim tanam. Petani harus dipastikan tetap mampu berproduksi, termasuk dengan mengedepankan protokol kesehatan agar terhindar dari penularan virus corona baru atau Covid-19.

Oleh sebab itu, ketersediaan sarana produksi pertanian seperti bibit, pupuk harus dijaga. Harga berbagai sarana produksi juga harus terjangkau. Presiden juga meminta peningkatan efektivitas stimulus ekonomi bagi petani.

“Yang ketiga, adalah mengenai manajemen pengelolaan stok untuk kebutuhan pokok, untuk bahan-bahan pokok, hitung-hitungannya detail. Bulog tetap harus membeli gabah dari petani sehingga harga di petani menjadi lebih baik,” jelas Jokowi.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

C-130 Hercules VIP Jemput Jenazah Ani Yudhoyono
apahabar.com

Nasional

Ingat!!! Peserta Tes CPNS Jangan Bawa ‘Jimat’
apahabar.com

Nasional

Bundaran HI Mulai Padat, Jalan Ditutup untuk Jakarta Muharam Festival
apahabar.com

Nasional

Ramai Isu Teroris, Jokowi Tetap Resmikan Pelabuhan Sibolga
apahabar.com

Nasional

Satgas Sebut Kasus Aktif Virus Corona Nasional Terus Turun hingga 19,17 Persen
apahabar.com

Nasional

Kapal Rute Surabaya-Balikpapan Terbakar, Ratusan Penumpang Berhasil Dievakuasi
apahabar.com

Nasional

Jokowi Izin Pindah Ibu Kota ke Kalimantan
apahabar.com

Nasional

ASN Hamil Dizinkan Tak Bekerja Selama Kabut Asap
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com