Sejumlah Pegawai di Banjarmasin Balikin Duit THR, Kok Bisa? Lakalantas di Angkinang HSS, Warga Haruyan HST Tewas di Tempat Viral Shogun Vs Vario di Kandangan Lama, Dua Pengendara Tewas Seketika! Dahsyatnya Banjir di Satui, Haruyan, hingga Kotabaru: Kerugian Petani Tembus Miliaran Rupiah! Hari Terakhir Penutupan KSPN Loksado, Sejumlah Pelancong Disuruh Putar Balik

Jubir Pemerintah: Jangan Mudik! Pembawa Virus Masih di Tengah Kita

- Apahabar.com Minggu, 17 Mei 2020 - 19:53 WIB

Jubir Pemerintah: Jangan Mudik! Pembawa Virus Masih di Tengah Kita

Juru Bicara Pemerintah untuk Penangangan COVID-19 Achmad Yurianto saat menyampaikan keterangan pers di Graha BNPB Jakarta, Minggu (17/05). Foto-BNPB

apahabar.com, JAKARTA – Juru Bicara Pemerintah untuk Penangangan Covid-19 Achmad Yurianto menegaskan bahwa pembawa virus corona tipe baru masih berada di tengah-tengah masyarakat tanpa diketahui gejalanya dan berpotensi menular saat seseorang memilih mudik.

Yurianto mengatakan, merujuk data penambahan kasus baru Covid-19 per hari ini yang masih naik di angka 489 orang sehingga total jadi 17.514 orang yang diakibatkan oleh penularan virus corona di tengah-tengah masyarakat tanpa diketahui.

“Ini gambaran sangat tegas bahwa penambahan kasus baru masih terus terjadi. Oleh karena itu berarti bahwa kasus positif sebagai pembawa virus masih berada di tengah-tengah kita. Ini yang kami sebut OTG, orang tanpa gejala, sedangkan di dalam tubuhnya membawa virus,” kata Yurianto saat menyampaikan keterangan pers di Graha BNPB Jakarta, Minggu (17/05).

Yurianto yang merupakan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat untuk terus mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir untuk membersihkan kemungkinan cemaran droplet orang yang terinfeksi virus pada benda-benda yang sengaja atau tidak sengaja disentuh saat bepergian keluar rumah.

Terlebih lagi, virus akan dengan sangat mudah menular bila seseorang yang belum mencuci tangannya kemudian menyentuh mata, hidung, dan mulut saat berada di luar rumah. “Gunakan masker, kita tidak pernah tau siapa yang sakit di luar rumah. Segera ganti masker dengan yang baru saat di rumah, yang habis dipakai dicuci,” kata dia.

Dengan bahaya penularan virus yang mungkin terjadi di luar, Yurianto meminta masyarakat sebisa mungkin untuk tetap di rumah dan tidak mudik walaupun di dalam kota. “Untuk saat ini tidak bepergian, tidak mudik meski di dalam kota sebaiknya juga tidak dilakukan. Karena kita tidak tahu siapa yang sakit,” kata Yurianto.

Dia menegaskan bahwa semua orang memiliki kemungkinan untuk terserang Covid-19 baik di usia berapa pun maupun latar belakang apapun. Yurianto menjelaskan bahwa faktor pembawa virus adalah manusia, dan sebaran virus sangat tergantung sebaran aktivitas manusia termasuk kegiatan mudik Lebaran.

“Dari kegiatan sosial manusia itu sendiri. Ini jadi faktor utama penyebaran penyakit,” kata dia.

Yurianto meminta biasakan menjaga jarak fisik setidaknya satu meter dengan orang lain dan dengan siapapun.

“Lakukan hal tersebut hingga akhirnya menjadi budaya baru sehingga menjadi merasa tidak nyaman jikalau berdekatan dengan orang lain atau berkerumun,” katanya.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Penyelundupan 40 Satwa Langka ke Malaysia Berhasil Digagalkan
apahabar.com

Nasional

Gubernur Kaltim: Pemindahan Ibu Kota untuk Kebutuhan Bangsa
apahabar.com

Nasional

Jokowi: 105 Ribu APD untuk Tenaga Medis Segera Didistribusikan
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 Indonesia: Pasien Sembuh 3.506, Total Jadi 337.801 Orang
apahabar.com

Nasional

Korban Meninggal Akibat Virus Corona Bertambah Lagi
apahabar.com

Nasional

Tutup Debat, Prabowo-Sandi: Kepemilikan Freeport hingga Janji Tak Ambil Gaji
apahabar.com

Nasional

Kemenkes: Pandemi Covid-19 Berdampak Pada Program Imunisasi
Evakuasi Korban Banjir

Nasional

Analisis LAPAN Soal Biang Kerok Banjir Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com