Tim Macan Kalsel Gerebek Wanita Buronan Kasus Penggelapan Kapal Indef: Setahun Jokowi-Ma’ruf Amin ULN Melonjak, Setiap Penduduk Warisi Utang Rp 20,5 juta Demo di Pelaihari Berbuntut Laporan Polisi, Sekda Tala Minta Maaf Harga Tiket Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin Turun, Simak Daftar Lengkapnya Kedai Terapung, Unggulan Wisata Baru di Barito Kuala

Jubir Pemerintah: Makin Banyak Kasus Positif Covid-19 dari OTG

- Apahabar.com Minggu, 10 Mei 2020 - 17:54 WIB

Jubir Pemerintah: Makin Banyak Kasus Positif Covid-19 dari OTG

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. Foto-Jawa Pos/Muhammad Ali

apahabar.com, JAKARTA – Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyebutkan semakin banyak kasus positif corona yang berasal dari orang tanpa gejala (OTG) klasik penyakit yang disebabkan virus corona baru itu.

“Pada awalnya kita menggambarkan sebaran-sebaran klasiknya yang dibawa oleh orang dalam keadaan sakit yang bergejala dengan suhu di atas 38 derajat Celcius, orang dengan batuk dan sesak. Namun dalam perkembangannya gambaran ini sudah tidak lagi menjadi ciri khas dari orang yang terinfeksi Covid-19,” kata Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB Jakarta, Minggu (10/05).

Pemerintah, tegasnya, semakin banyak menemukan orang yang diketahui memiliki virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 lewat tes PCR meski menunjukkan gejala yang sangat ringan atau bahkan tidak memiliki gejala.

OTG itu tidak mengalami demam dan batuk sehingga terlihat seperti orang yang sehat.

Dia mengingatkan jika OTG berada di tengah masyarakat dan tidak menggunakan masker maka akan memiliki risiko penularan kepada banyak orang, terutama untuk kelompok rentan.

“Hal itulah yang menjadi salah satu pemicu terus ditemukannya kasus positif Covid-19 di Indonesia,” tegas dia.

Untuk memutus rantai penularan itu maka Yurianto mengimbau setiap individu melindungi diri dengan cara menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun di air mengalir, membatasi keluar rumah serta menghindari kerumunan.

“Ini menjadi penting karena kita tidak pernah tahu di luar siapa yang menjadi OTG, yang membawa virus dan tidak menunjukkan gejala apapun,” tegas pria yang menjabat sebagai Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan itu.

Sampai dengan Minggu (10/05) pukul 12.00 WIB, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sudah mencatat akumulasi 14.032 kasus positif di Indonesia dengan 2.698 orang sudah dinyatakan sembuh dan 973 orang meninggal dunia.(Ant)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Nikita Mirzani Lepas Hijab, Sahabat Beri Dukungan
apahabar.com

Nasional

Maklumat Kapolri Dicabut, Kegiatan Massal Boleh di Zona Tertentu
apahabar.com

Nasional

Kereta Api Kalsel Masih Sebatas Angan-Angan
apahabar.com

Nasional

Antisipasi Corona, Istana Kepresidenan Periksa Suhu Tubuh Setiap Tamu dan Pejabat
apahabar.com

Nasional

Menpar Ingin Pegunungan Meratus Jadi Geopark Internasional UNESCO
apahabar.com

Nasional

Debat Kelima Pilpres 2019, Jokowi Tekankan Hilirisasi Industri
apahabar.com

Nasional

59 Mahasiswa UI Korban Tsunami Banten Ditemukan Selamat
apahabar.com

Nasional

Mengenang Sosok Sang Pencipta Hymne Guru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com