Istri Polisi Korban Penyerangan Mapolsek Daha: NKRI Harga Mati! PDP-Tracking GTPP Tambah Daftar Warga Kalsel Terjangkit Covid-19 Operasi Anti-Teror di Kalsel, Jumlah Pelaku Kemungkinan Bertambah 5 Terduga Teroris Ditangkap, MUI: Kalsel Bukan Zona Aman PSBB Berakhir, THM-Bioskop di Banjarmasin Terancam Mati Suri




Home Ekbis

Selasa, 19 Mei 2020 - 11:57 WIB

Kabar Penemuan Vaksin Covid-19 Dorong Penguatan Rupiah

Uploader - Apahabar.com

Ilustrasi rupiah dan dolar AS. Foto: Antara

Ilustrasi rupiah dan dolar AS. Foto: Antara

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan, berpeluang menguat seiring adanya kabar penemuan vaksin Covid-19 di Amerika Serikat.

Pada pukul 9.35 WIB, rupiah menguat 25 poin atau 0,17 persen menjadi Rp14.825 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.850 per dolar AS.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Selasa, mengatakan rupiah yang termasuk aset berisiko bisa menguat lagi terhadap dolar AS hari ini mengikuti sentimen positif di pasar keuangan global.

Baca juga :  Intip Dua Kapal Baru Pengangkut BBM Pertamina International Shipping

“Pasar menyambut positif laporan kemajuan penemuan vaksin Covid-19 oleh perusahaan Bioteknologi AS Moderna semalam,” ujar Ariston.

Menurut Ariston, penemuan vaksin bisa menghentikan penyebaran wabah dan perekonomian bisa aktif kembali secara normal.

Hari ini pasar juga akan memperhatikan hasil rapat Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia. Ariston melihat mungkin BI masih akan mempertahankan suku bunga acuannya, mengikuti The Fed dan bank sentral lainnya.

Baca juga :  Cegah Covid 19,¬†Pemkab HST Bentuk Gugus Tugas

“BI mungkin menggunakan tools lain untuk melakukan stimulus. Sikap optimis BI akan membantu penguatan rupiah,” kata Ariston.

Ariston memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp14.750 per dolar AS hingga Rp15.000 per dolar AS.

Pada Senin (18/5) lalu, rupiah ditutup menguat 10 poin atau 0,07 persen menjadi Rp14.850 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.860 per dolar AS.(Ant)

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Tarif Listrik di Indonesia Terbilang Murah, Ini Faktanya
apahabar.com

Ekbis

Akhir 2018, Trio Motor Honda Targetkan Penjualan 145 Ribu Unit
apahabar.com

Ekbis

Sepanjang Januari-Agustus 2019, Lion Air Group Layani 245 Ribu Penerbangan
apahabar.com

Ekbis

Ekspor Sawit Indonesia Turun 77 Persen, Apakah Imbas Korona?
apahabar.com

Ekbis

Pemerintah Jamin Tarif Listrik Nonsubsidi Tak Naik
Wabah Covid-19 Melanda, Investasi Terancam Tertunda

Ekbis

Wabah Covid-19 Melanda, Investasi Terancam Tertunda
apahabar.com

Ekbis

Virus Corona Diduga Memicu Anjloknya Tamu Asing dan Ekspor Kalsel ke Tiongkok
apahabar.com

Ekbis

Triwulan Ketiga 2019, Waskita Karya Raih Kontrak Baru Rp15,12 Triliun