Keren, RSD Idaman Banjarbaru Ditetapkan Sebagai RS Unggulan Pelayanan KB Simakalama Pembelajaran Tatap Muka OTT Amuntai, Giliran Orang Dekat Bupati HSU Diperiksa KPK KPK Tangkap Tangan Maliki, Bupati HSU Tunjuk Plt Kadis PUPRP Baru PLN Suplai Listrik untuk Kawasan Food Estate Kalteng

Kalapas Pastikan Kurir Sabu di Kotabaru Bukan Napi Asimilasi Covid-19

- Apahabar.com     Kamis, 28 Mei 2020 - 21:00 WITA

Kalapas Pastikan Kurir Sabu di Kotabaru Bukan Napi Asimilasi Covid-19

Dua kurir narkotika asal Banjarmasin dibekuk jajaran Satresnarkoba Polres Kotabaru. Foto-apahabar.com/Masduki

apahabar.com, KOTABARU – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Kotabaru, Suhartomo memastikan Zulkifli alias Izul ‘Bencong’ yang kedapatan polisi sebagai kurir sabu bukan narapidana asimilasi Covid-19.

Kalapas mengungkapkan, Zulkifli alias Izul ‘Bencong’ merupakan napi integrasi berupa Pembebasan Bersyarat (PB) dari LP Kotabaru. Ia masuk kategori PP 99 tahun 2012, dan telah menjalani 2/3 masa pidana.

“Jadi, perlu diklarifikasi pemberitaan di media online sebelumnya. Zulkifli alias Izul ‘Bencong’ itu bukan napi asimilasi sebagaimana Permenkumham nomor 10 tahun 2020,” ujarnya, kepada apahabar.com Kamis (28/05).

Suhartomo menerangkan, kategori napi asimilasi adalah salah satu syaratnya telah menjalani minimal 1/2 masa pidananya, dan syarat lainnya serta digulirkan pada saat pandemi Covid-19.

Mempertegas, bahwa napi PP 99 tahun 2012 tidak mendapatkan asimilasi sebagaimana Permenkumham dimaksud.

“Nah, demikian klarifikasi yang dapat kami sampaikan,” ujar Suhartomo mengakhiri.

Sebelumnya, dalam jumpa pers, Kapolres Kotabaru, AKBP Andi Adnan mengatakan, Zulkifli alias Izul Bencong diamankan Kamis, (21/5).

Di tangannya, kedapatan barang bukti sebanyak 53 paket sabu, seberat 18,71 gram.

Saat diintrogasi, Izul Bencong juga mengaku hanya disuruh oknum yang juga berinisial F untuk menyerahkan sabu kepada seseorang yang tidak dikenal.

Sementara, asal muasal sabu tersebut juga sama. Yakni, dari salah seorang berinisial N di Banjarmasin.

“Atas perbuatannya, yang bersangkutan dikenakan UU RI no 35 tahun 2009, tentang narkotika dengan ancaman kurungan penjara seumur hidup. Paling singkat penjara selama 6 tahun, dan paling lama 20 tahun,” pungkasnya.

Baca Juga: Ratusan Gram Sabu di Kotabaru, Napi Asimilasi Diupah Jutaan Rupiah

Reporter: Masduki
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Bisnis Perhotelan di Banjarbaru Sulit Bangkit dari Pagebluk Covid-19
Tapin

Kalsel

Aduuuuuuuuuh ai, Viral Bocah di Tapin Ngamuk-Buang Motor Saat Ditilang Polisi
aapahabar.com

Kalsel

Pelayanan Kesehatan di HST Belum Maksimal, Dokter ‘Dikeluhkan’

Kalsel

Usai Dilantik, Simak Langkah Konkret Bupati-Wakil Bupati HST
Kemenag Disarankan Hanya Berangkatkan 2 Persen Lansia Musim Haji 2020

Kalsel

Kemenag Disarankan Hanya Berangkatkan 2 Persen Lansia Musim Haji 2020

Kalsel

Tekan Penyebaran Covid-19, Babinsa Koramil Sungai Loban Bagikan Masker
apahabar.com

Kalsel

Pagi Cerah, Siang Hujan Lokal
apahabar.com

Kalsel

Cuaca Kalsel Hari Ini: 9 Wilayah Waspada Hujan Disertai Angin Kencang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com