Fix, Pengeboran Migas di Mahakam Ulu Kaltim Lanjut 2021 Seruan Jokowi: Buru Pelaku Pembantaian Satu Keluarga di Sigi! Malu-maluin! Pemuda di Kotabaru Jambret Wanita demi Komix Terungkap, Korban Tewas Kecelakaan di Tapin Warga Wildan Banjarmasin INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas

Kalapas Pastikan Kurir Sabu di Kotabaru Bukan Napi Asimilasi Covid-19

- Apahabar.com Kamis, 28 Mei 2020 - 21:00 WIB

Kalapas Pastikan Kurir Sabu di Kotabaru Bukan Napi Asimilasi Covid-19

Dua kurir narkotika asal Banjarmasin dibekuk jajaran Satresnarkoba Polres Kotabaru. Foto-apahabar.com/Masduki

apahabar.com, KOTABARU – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Kotabaru, Suhartomo memastikan Zulkifli alias Izul ‘Bencong’ yang kedapatan polisi sebagai kurir sabu bukan narapidana asimilasi Covid-19.

Kalapas mengungkapkan, Zulkifli alias Izul ‘Bencong’ merupakan napi integrasi berupa Pembebasan Bersyarat (PB) dari LP Kotabaru. Ia masuk kategori PP 99 tahun 2012, dan telah menjalani 2/3 masa pidana.

“Jadi, perlu diklarifikasi pemberitaan di media online sebelumnya. Zulkifli alias Izul ‘Bencong’ itu bukan napi asimilasi sebagaimana Permenkumham nomor 10 tahun 2020,” ujarnya, kepada apahabar.com Kamis (28/05).

Suhartomo menerangkan, kategori napi asimilasi adalah salah satu syaratnya telah menjalani minimal 1/2 masa pidananya, dan syarat lainnya serta digulirkan pada saat pandemi Covid-19.

Mempertegas, bahwa napi PP 99 tahun 2012 tidak mendapatkan asimilasi sebagaimana Permenkumham dimaksud.

“Nah, demikian klarifikasi yang dapat kami sampaikan,” ujar Suhartomo mengakhiri.

Sebelumnya, dalam jumpa pers, Kapolres Kotabaru, AKBP Andi Adnan mengatakan, Zulkifli alias Izul Bencong diamankan Kamis, (21/5).

Di tangannya, kedapatan barang bukti sebanyak 53 paket sabu, seberat 18,71 gram.

Saat diintrogasi, Izul Bencong juga mengaku hanya disuruh oknum yang juga berinisial F untuk menyerahkan sabu kepada seseorang yang tidak dikenal.

Sementara, asal muasal sabu tersebut juga sama. Yakni, dari salah seorang berinisial N di Banjarmasin.

“Atas perbuatannya, yang bersangkutan dikenakan UU RI no 35 tahun 2009, tentang narkotika dengan ancaman kurungan penjara seumur hidup. Paling singkat penjara selama 6 tahun, dan paling lama 20 tahun,” pungkasnya.

Baca Juga: Ratusan Gram Sabu di Kotabaru, Napi Asimilasi Diupah Jutaan Rupiah

Reporter: Masduki
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Perayaan Tahun Baru 2020, Polisi Imbau Tidak Ada Pembakaran Kembang Api dan Petasan
apahabar.com

Kalsel

Komitmen Pemerintah Lindungi Masyarakat Adat di HST Dipertanyakan!

Kalsel

Anggota DPR RI Sesalkan Penyiraman Air Keras Pejabat Kemenkumham Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Mengintip Aktivitas Napi di Banjarmasin Jelang Akhir Ramadan
apahabar.com

Kalsel

Gubernur Kalsel Absen, Anggota Dewan Protes
apahabar.com

Kalsel

Niat Balik, Jemaah Perempuan Haul Guru Sekumpul Patah Kaki
apahabar.com

Kalsel

Warga Manarap Geger, Jenazah Perempuan Ditemukan Membusuk
apahabar.com

Kalsel

Covid-19 Jadi Ladang Bisnis RS, Menkes Buka Suara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com