Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah

Kalsel Tambah 34 Kasus, Positif Covid-19 di Tala Melonjak Drastis

- Apahabar.com Senin, 18 Mei 2020 - 18:57 WIB

Kalsel Tambah 34 Kasus, Positif Covid-19 di Tala Melonjak Drastis

Update Covid-19 di Kalsel. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Kasus positif Covid-19 di Kalimantan Selatan kembali bergerak naik. Sore ini, Senin (18/5) ada 34 penderita baru. Jadi total positif virus ini di Kalsel jadi 438 kasus.

Jika dilihat dari data yang diinformasikan Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kalsel hari ini, Tanah Laut menyusul Banjarmasin menjadi wilayah pengidap terbanyak dengan menambah 17 kasus baru.

Di bawahnya, ada 13 kasus dari Banjarmasin, 3 kasus dari Kotabaru dan 1 kasus dari barito Kuala. Dari 438 kasus, 320 pasien menjalani perawatan di rumah sakit dan karantina secara khusus, baik karantina yang disediakan pemprov maupun kabupaten/kota.

Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dilaporkan berkurang 6 orang, ini terdiri dari 2 ODP baru dan 6 orang lainnya yang selesai masa pemantauan. Kemudian, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) disebutkan berkurang 1 orang, namun ini terdinamika oleh 6 PDP baru dan berkurang 7 PDP lainnya.

Tidak terdata kasus sembuh pada hari ini, namun GTPP melaporkan 4 kasus kematian yang berasal dari Banjarmasin.

Menurut Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr H M Ansari Saleh, dr Izaak Zoelkarnaen Akbar, dilihat dari data kasus kematian, rata-rata pasien meninggal adalah berkisar 2-5 persen saja. Sehingga apabila diakumulasikan dengan data pasien terkonfirmasi positif ataupun yang tidak ada gejala, maka bisa mencapai 800 sampai 2 ribu kasus lagi.

“Kalau sekarang ditemukan (sekitar) 400, berarti ada sekitar 1.500 lagi yang harus kita cari. Dan itu ada di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya dalam siaran pers yang diterima apahabar.com.

Untuk itu, GTPP Covid-19 Kalsel menghimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan pemerintah dengan tidak melakukan aktivitas di luar rumah. Serta menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, lebih sering mencuci tangan, serta menghindari kerumunan.

“Sebisa-bisanya semuanya dikerjakan secara mandiri di rumah,” pungkasnya

Reporter: Musnita Sari
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Jika Pandemi Covid-19 Usai, Ini Tempat Wisata Rekomended di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Parade Bagarakan Sahur Memasuki Laga Final, Bupati Diagendakan Hadir
apahabar.com

Kalsel

Polres HSU Jalankan BERGAUL, Identik dengan Program Kapolda Kalsel

Borneo

Ribuan Jemaah Hadiri Perayaan Maulid di Kota Citra Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Pantau Tes Kesamaptaan Jasmani Catar Akpol, Kapolda Kalsel Tegakkan Prinsip BETAH
Haji Ijai Turun Tangan, Klaster Gowa Diisolasi di 'Hotel' SSB Binuang

Kalsel

Haji Ijai Turun Tangan, Klaster Gowa Diisolasi di ‘Hotel’ SSB Binuang
apahabar.com

Kalsel

Usai Padam, Kapal di Jembatan Dewi Karam
apahabar.com

Kalsel

Curhat Masyarakat Adat Kalsel ke Denny Indrayana: Penduduk Lokal Sulit Bersaing
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com