Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Kalsel Tembus 548 Kasus, Tanbu Sumbang Pengidap Baru Terbanyak

- Apahabar.com Rabu, 20 Mei 2020 - 18:18 WIB

Kalsel Tembus 548 Kasus, Tanbu Sumbang Pengidap Baru Terbanyak

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Tanah Bumbu sudah mencapai 52 orang. Tanah Bumbu berada di posisi kedua setelah Banjarmasin. Foto-istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalimantan Selatan (Kalsel) telah menyentuh 548 kasus pada sore ini, Rabu (20/5).

Rinciannya, 419 pasien saat ini menjalani perawatan, terdiri dari 104 orang di rumah sakit dan 315 lainnya melakukan isolasi pada karantina khusus yang disediakan pemerintah.

“Yang dikarantina tersebut gejalanya tidak tampak atau sangat ringan yaitu sebesar 75,17 persen,” ucap Juru bicara GTPP Covid-19 Kalsel, HM Muslim dalam siaran persnya, Rabu (20/5) sore.

Penambahan 64 kasus pada sore ini berasal dari tes swab lewat metode polymerase chain reaction (PCR).

Rinciannya, 9 pasien dalam pengawasan (PDP); 7 pasien perawatan RSUD Ulin Banjarmasin, 1 pasien perawatan RSUD Idaman Banjarbaru dan 1 pasien perawatan RSUD Ratu Zalecha Martapura.

Selebihnya sebanyak 55 pasien merupakan hasil tracking yang dilakukan di beberapa tempat. Yaitu 53 orang di Tanah Bumbu, 1 orang di Banjar dan 1 orang di Banjarbaru.

Dilaporkan pula PDP meninggal dunia yang telah diketahui hasil pemeriksaan laboratoriumnya dan menunjukkan reaktif terhadap Covid-19.

2 PDP tersebut adalah KS-Covid 458 atau Mas-56 (wanita 61 tahun) dan KS-Covid 466 atau HB-19 (wanita 38 tahun asal Hulu Sungai Selatan). Total kasus kematian sampai saat ini sebanyak 53 orang.

Pada periode yang sama tercatat orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 917 dan 81 pasien dalam pengawasan (PDP).

Ada penambahan PDP dibandingkan data sebelumnya sebanyak 8 pasien yaitu 6 pasien dirawat di RSUD Ulin asal Banjarmasin (5 orang) dan Barito Kuala (1 orang), 1 pasien dirawat di RSUD Hasan Basry, serta 1 pasien menjalani isolasi mandiri di Balangan.

Dalam laporannya, Muslim juga menyampaikan 1 pasien yang dinyatakan sembuh atau negatif Covid-19 setelah menjalani karantina di Banjarbaru yaitu KS-Covid 110 (wanita 73 tahun asal Banjarbaru).

“Hasil-hasil yang kami sebutkan tadi merupakan hasil yang dikeluarkan berdasarkan metode PCR,” terangnya

Sejak 4 April lalu, GTPP Covid-19 telah melakukan pemeriksaan lebih dari 2800 spesimen di laboratorium Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Banjarbaru. Hingga kini, masih terus berproses dan dalam masa menunggu hasilnya.

“Belum keluar hasilnya ada 1.622 spesimen. Kita berharap ini akan secepatnya didapatkan hasilnya,” pungkasnya

Reporter: Musnita Sari
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Mulai Langka, Harga 1 Kg Langsat Tembus Rp20.000
apahabar.com

Kalsel

Geger, Dua Tengkorak Manusia Ditemukan di RK Ilir Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Pasca-Terbakar, Kantor UPT Pasar Banjarmasin Kembali Genjot Pelayanan
apahabar.com

Kalsel

BMKG: Waspadai Karhutla Hampir Seluruh Wilayah Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Polisi Terus Kejar Perampok Alfa Mart di Teluk Tiram
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 di Banjarmasin, 2 Orang PDP Boleh Pulang
apahabar.com

Kalsel

Banjir Rendam Perumahan Warga dan Jalan Nasional di Tapin Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Tagar Bebaskan Diananta Bergaung Jelang Sidang Perdana
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com