Somasi Tim BirinMu ke Uhaib, Komnas HAM hingga H2D Pasang Badan Hujan Lebat, Desa Hawang HST Banjir Lagi POPULER SEPEKAN: Kasus Pembunuhan Istri di Kapuas hingga ABK Tenggelam di Tanah Laut Warga Banjarmasin Terpesona Menikmati Pantai Teluk Tamiang Kotabaru Duh! Anggaran Pembinaan Atlet Banjarmasin Tertunggak 6 Bulan

Kasus Covid-19 di Kabupaten Banjar Meningkat 90 Persen, Ini Penyebabnya

- Apahabar.com Rabu, 27 Mei 2020 - 18:07 WIB

Kasus Covid-19 di Kabupaten Banjar Meningkat 90 Persen, Ini Penyebabnya

Data Covid-19 Kabupaten Banjar. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARTAPURA – Menjelang berakhir masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kabupaten Banjar, kasus Covid-19 meningkat 90 persen.

Data Selasa (26/5), tercatat kasus positif masih 47 kasus: 34 dalam perawatan, 5 kematian, dan 8 orang sembuh.

Hari ini, (27/5), kasus positif meningkat menjadi 88 kasus: 73 dalam perawatan, 6 meninggal, dan 9 orang sembuh.

Jubir Gugus Tugas Percepatan dan Pengendalian (GTPP) Covid-19 Kabupaten Banjar, dr Diauddin menjelaskan, kasus tambahan ini merupakan hasil dari tracing yang kemudian di-rapid test dan swab test, selama pelaksanaan PSBB.

Kasus baru itu pun, ungkapnya, merupakan hasil swab test di awal pekan pertama PSBB. “Penambahan 40 lebih kasus ini hasil swab test BTKL dari 200 lebih sampel yang kita kirim,” ujarnya, Rabu (27/5) saat video conference pers.

“Jadi itu baru hasil hari Sabtu dan Minggu, minggu pertama PSBB. Kalau hasil selanjutnya belum keluar,” sambung Dokter Dia, sapaan akrabnya.

Dia menjelaskan secara umum, kasus baru ini ada 5 orang tim medis dari puskesmas, ada juga yang terpapar dari keluarga satu rumah yang sebelumnya dinyatakan positif.

“Yang lumayan banyak dari panti, karena kontak dari yang positif. Kalau tenaga kesehatan tadi, kami masih mencari dapatnya di mana, apakah dalam lingkup kerja atau di luar,” jelas Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjar ini.

Dokter Dia menambahkan, selama PSBB ini kasus baru pasti meningkat, karena tim kesehatan bergerilya melakukan rapid test secara masal.

Bahkan, Pemkab Banjar sebelum PSBB sudah memesan 7 ribu alat rapid test. “Salah satu tujuan utama PSBB ini untuk memisahkan mana yang terpapar dan tidak, makanya dilakukan rapid test tiap hari selama PSBB ini,” pungkasnya.

apahabar.com

Jubir GTPP Covid-19 Kabupaten Banjar, dr Diauddin. Foto-kominfobanjar for apahabar.com

Reporter: Hendra Lianor
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

CPNS Banjarmasin, Ratusan Pelamar TMS Ajukan Sanggahan
apahabar.com

Kalsel

Operasi Yustisi di Banjarmasin, Kapolda Kalsel Turun Langsung Bagikan Masker

Kalsel

Hadirkan Saksi Ahli, KIP Putuskan Mediasi Sengketa KNJP2B-UIN Antasari
apahabar.com

Kalsel

Hasil Uji Swab BKPSDM Kotabaru, 1 Positif Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Lewat Program Banjarbaru Sejahtera, Baznas Perangi Rentenir
apahabar.com

Kalsel

Terendam Lagi, Warga Simpang Pengambangan Tagih Janji Pemkot Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Rooswandi Salem Dinilai Pantas Pimpin Tanah Bumbu
apahabar.com

Kalsel

Minus PDIP, Ibnu Incar Sejumlah Partai Pengusung di Pilwali Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com