BANJIR KALSEL: 2 Ribu Jiwa Mengungsi, Pasukan Khusus TNI Mendarat di Banjarbaru Jokowi Telepon Gubernur Soal Banjir Kalsel, Gak Kebalik Pak? Breaking News: Respons Jokowi Atas Banjir di Kalsel, Segera Kirim Perahu Karet Tak Ucapkan Dukacita, Habib Banua Tantang Presiden ke Kalsel Warga Banjiri IG Presiden Jokowi: Kalsel Juga Berduka Pakkk!!!

Kasus Positif Masih Tinggi, Batola Gelar PSBB Jilid Kedua?

- Apahabar.com Selasa, 26 Mei 2020 - 23:18 WIB

Kasus Positif Masih Tinggi, Batola Gelar PSBB Jilid Kedua?

Pemeriksaan identitas dan suhu tubuh warga yang memasuki perbatasan Barito Kuala di Kecamatan Bakumpai. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Setelah 11 hari berlalu, muncul wacana agar Barito Kuala melanjutkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga jilid kedua.

Pelaksanaan PSBB di Batola dimulai sejak 16 Mei pukul 00.01 Wita. Pembatasan pergerakan warga ini diyakini menjadi salah satu solusi memutus rantai penyebaran Covid-19.

Namun seiring perkembangan dan evaluasi, masih terdapat sejumlah kekurangan yang mesti dibenahi. Pun belum semua masyarakat sadar dan memahami protokol pencegahan penyebaran Covid-19.

Lantas dalam rapat evaluasi PSBB yang diikuti semua pihak terkait dan berlangsung hingga malam, Rabu (27/5), muncul wacana agar Batola melakukan PSBB jilid kedua.

“Memang masih terdapat sejumlah kekurangan selama 11 hari pelaksanaan PSBB. Seperti jadwal pemeriksaan, termasuk sarana dan prasarana,” papar H Rahmadian Noor, Wakil Bupati Batola.

“Hasil evaluasi ini selanjutnya disampaikan kepada Bupati Batola sebagai bahan pertimbangan untuk melanjutkan PSSB atau cukup hanya sekali,” sambungnya.

Seandainya diputus untuk dilanjutkan, PSBB jilid kedua dimulai 30 Mei atau beberapa jam setelah PSBB jilid pertama selesai 29 Mei 2020.

Dibandingkan jilid pertama, terdapat sedikit penekanan dalam pelaksanaan PSSB jilid kedua. Kendati tetap edukasi dan sosialisasi, tak tertutup kemungkinan diberikan sedikit sentuhan tindakan hukum.

“Setelah tahap pertama yang lebih menekankan edukasi dan sosialisasi, seharusnya masyarakat sudah memahami sejumlah aturan PSSB,” beber Rahmadi.

“Seandainya kemudian terjadi tindakan hukum, itu berarti disebabkan hal-hal luar biasa. Artinya kami tetap mengedepankan sikap persuasif dan humanis,” tegasnya.

Disamping teknis perlakuan kepada masyarakat, PSBB jilid kedua juga direncanakan menggeser check point ke kawasan paling banyak potensi penyebaran seperti pasar.

“Sebelumnya petugas cuma mengedukasi, tetapi akses ke pasar tidak diatur. Kedepan akses pedagang dan pembeli mesti diatur, kemudian dilaksanakan rapid test,” sahut Kapolres Batola AKBP Bagus Suseno.

“Juga dilakukan pembenahan di perbatasan yang tidak ter-cover, terutama jalur air. Padahal jalur itu langsung terhubung ke Banjarmasin,” tandasnya.

Hingga sekarang Batola mengonfirmasi 61 pasien positif dan 57 di antaranya masih dalam perawatan. Sementara Pasien Dalam Pengawasan berjumlah 3 orang.

Potensi penambahan pasien positif masih terbuka, mengingat terdapat 89 Orang Tanpa Gejala (OTG) dan 40 Orang Dalam Pengawasan (ODP).

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Syarif

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Akfar ISFI Banjarmasin Bagikan Ribuan Hand Sanitizer Gratis
apahabar.com

Kalsel

Ditlantas Polda Kalsel Sambangi SMAN 4 Banjarmasin, Ini yang Dilakukan
apahabar.com

Kalsel

Jelang Berbuka, Warga Desa Baruh Balangan Geger Atap Terbakar
apahabar.com

Kalsel

Denny Bawa Dugaan 107 Pelanggaran Pemilu, Tim BirinMu Merasa Dipermainkan
apahabar.com

Kalsel

Dengar Keluhan Desa Binaanya, Simak yang Dilakukan Bhabinkamtibmas Polda Kalsel

Kalsel

Ada Caleg yang Dihapus dalam Daftar, Siapa Mereka?
apahabar.com

Kalsel

Banjarbaru Marak Hotspot, 1 Heli Absen Berpengaruh
apahabar.com

Kalsel

Lawan Covid-19, Kompas Tapin Siap Bagikan Masker ke Kalangan Rentan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com