Detik-Detik Kaburnya 4 Napi Kandangan, Jebol Teralis hingga Panjat Genteng BREAKING! Polisi Tangkap 2 Narapidana Kabur dari Rutan Kandangan Kabar Duka, 1 Lagi Pasien Covid-19 Kapuas Meninggal Dunia Gunung Sinabung Erupsi, Abu Vulkanik Sampai ke Aceh Blakblakan Bos Pangkalan Banjar Gelembungkan Harga Elpiji: Utang di Bank Bikin Cenat-Cenut

Kembali Layani Penerbangan, Garuda Terapkan Prosedur Ketat

- Apahabar.com Rabu, 6 Mei 2020 - 20:26 WIB

Kembali Layani Penerbangan, Garuda Terapkan Prosedur Ketat

Ilustrasi - Pesawat Garuda Indonesia. Foto-JIBI/Paulus Tandi Bone

apahabar.com, JAKARTA – Mulai besok, Kamis (07/05), maskapai Garuda Indonesia mulai melayani penerbangan penumpang untuk kriteria tertentu.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan pihaknya menerapkan prosedur ketat.

“Kami menerapkan penerimaan dan screening penumpang yang sangat ketat untuk layanan penerbangan yang dioperasikan,” kata Irfan seperti dilansir Republika.co.id, Rabu (06/05).

Dia menjelaskan, prosedur tersebut di antaranya melalui pemberlakuan ketentuan penyertaan surat keterangan sehat dan negatif Covid-19 dari rumah sakit.

Bagi penumpang dengan tujuan perjalanan dinas, kata dia, harus dibuktikan dengan menunjukkan Kartu Identitas Kantor dan surat tugas dari kantor.

“Penumpang tujuan dinas juga penyertaan surat pernyataan tidak mudik atau surat keterangan tertulis alasan melakukan perjalanan,” tutur Irfan.

Selain itu, lanjut dia, penumpang juga wajib memenuhi kelengkapan dokumen yang dipersyaratkan sesuai ketentuan protokol kesehatan yang berlaku. Irfan meminta calon penumpang dapat memeriksa ketentuan kriteria penumpang dan persyaratannya di laman resmi garuda.

Mulai sore ini, Rabu (06/05), Garuda Indonesia sudah membuka reservasi penerbangan domestik yang akan beroperasi mulai besok, Kamis (07/05). Hal tersebut menyusul diterbitkannya Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang mengecualikan beberapa kriteria masih boleh menggunakan transportasi umum dengan sejumlah syarat protokol kesehatan.

Jika mengacu surat edaran tersebut, kriteria yang diperbolehkan yakni seperti penumpang yang akan melaksanakan tugas kedinasan, kepentingan umum, kesehatan, dan medis. Begitu juga dengan masyarakat yang akan pulang ke daerah asal, kebutuhan repatriasi, layanan fungsi ekonomi penting serta mobilisasi pekerja migran Indonesia.(Rep)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Harga Emas Antam Hari Ini Tembus Rp1.022.000 per Gram
apahabar.com

Ekbis

Lepas Saham di Inter Milan, Erick Thohir Raup Triliunan Rupiah?
Besok, Gelaran Pasar Murah Sambut Haul Guru Sekumpul

Ekbis

Besok, Gelaran Pasar Murah Sambut Haul Guru Sekumpul
apahabar.com

Ekbis

Bagasi Berbayar Pengaruhi Sektor Pariwisata
apahabar.com

Ekbis

Pertamina: Hingga Juli, Produksi Migas Capai 98 Persen
Paket Stimulus

Ekbis

Paket Stimulus Ditandatangani Trump, IHSG Menguat
apahabar.com

Ekbis

Arus Balik Libur Natal, Konsumsi Pertamax dan Pertamina Dex Meningkat
apahabar.com

Ekbis

Awal Pekan, Harga Emas Antam Dibuka Turun Jadi Rp 931.000 per Gram
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com