Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D Gandeng BW, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran Petahana Kalsel ke Bawaslu Duel Juventus vs Barcelona Liga Champions Malam Ini Tanpa Ronaldo vs Lionel Messi, Link Live Streaming SCTV!

Kembali Layani Penerbangan, Garuda Terapkan Prosedur Ketat

- Apahabar.com Rabu, 6 Mei 2020 - 20:26 WIB

Kembali Layani Penerbangan, Garuda Terapkan Prosedur Ketat

Ilustrasi - Pesawat Garuda Indonesia. Foto-JIBI/Paulus Tandi Bone

apahabar.com, JAKARTA – Mulai besok, Kamis (07/05), maskapai Garuda Indonesia mulai melayani penerbangan penumpang untuk kriteria tertentu.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan pihaknya menerapkan prosedur ketat.

“Kami menerapkan penerimaan dan screening penumpang yang sangat ketat untuk layanan penerbangan yang dioperasikan,” kata Irfan seperti dilansir Republika.co.id, Rabu (06/05).

Dia menjelaskan, prosedur tersebut di antaranya melalui pemberlakuan ketentuan penyertaan surat keterangan sehat dan negatif Covid-19 dari rumah sakit.

Bagi penumpang dengan tujuan perjalanan dinas, kata dia, harus dibuktikan dengan menunjukkan Kartu Identitas Kantor dan surat tugas dari kantor.

“Penumpang tujuan dinas juga penyertaan surat pernyataan tidak mudik atau surat keterangan tertulis alasan melakukan perjalanan,” tutur Irfan.

Selain itu, lanjut dia, penumpang juga wajib memenuhi kelengkapan dokumen yang dipersyaratkan sesuai ketentuan protokol kesehatan yang berlaku. Irfan meminta calon penumpang dapat memeriksa ketentuan kriteria penumpang dan persyaratannya di laman resmi garuda.

Mulai sore ini, Rabu (06/05), Garuda Indonesia sudah membuka reservasi penerbangan domestik yang akan beroperasi mulai besok, Kamis (07/05). Hal tersebut menyusul diterbitkannya Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang mengecualikan beberapa kriteria masih boleh menggunakan transportasi umum dengan sejumlah syarat protokol kesehatan.

Jika mengacu surat edaran tersebut, kriteria yang diperbolehkan yakni seperti penumpang yang akan melaksanakan tugas kedinasan, kepentingan umum, kesehatan, dan medis. Begitu juga dengan masyarakat yang akan pulang ke daerah asal, kebutuhan repatriasi, layanan fungsi ekonomi penting serta mobilisasi pekerja migran Indonesia.(Rep)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

‘New Normal” Dinilai Mampu Pulihkan Daya Beli Masyarakat
apahabar.com

Ekbis

Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Cabai Naik Di Pasaran
apahabar.com

Ekbis

Lebaran Idulfitri 1441 H, Trafik Data XL Axiata Melonjak Tajam
apahabar.com

Ekbis

Penumpang Turun Drastis, Maskapai di Kalsel Tetap Optimis
apahabar.com

Ekbis

Sudah Sepekan, Nelayan 2 Desa di Pulau Sembilan Kotabaru Tak Bisa Melaut
apahabar.com

Ekbis

Adaro Konsisten Penyumbang Devisa Negara Terbesar
apahabar.com

Ekbis

Kadin: Pasokan Bahan Baku dari Wuhan Berpeluang Segara Pulih
apahabar.com

Ekbis

Harga BBM Turun, Hiswana Migas Kalsel Soroti Penggunanya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com