Fix, Pengeboran Migas di Mahakam Ulu Kaltim Lanjut 2021 Seruan Jokowi: Buru Pelaku Pembantaian Satu Keluarga di Sigi! Malu-maluin! Pemuda di Kotabaru Jambret Wanita demi Komix Terungkap, Korban Tewas Kecelakaan di Tapin Warga Wildan Banjarmasin INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas

Kembali Normal, Kontrol Asupan Makanan Berlemak

- Apahabar.com Selasa, 26 Mei 2020 - 12:18 WIB

Kembali Normal, Kontrol Asupan Makanan Berlemak

Ilustrasi makanan bergizi. Pixabay via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Lebaran usai dan sebagian umat Islam kembali makan ke dalam tiga waktu.

Dari yang sebelumnya dua, yakni saat sahur dan berbuka puasa saat Ramadhan.

Agar perut tak bermasalah dan masalah kesehatan lainnya muncul, mulailah kembali mengatur jumlah asupan makanan Anda ke dalam tiga waktu makan.

Yakni saat sarapan, makan siang dan makan malam. Caranya?

“Makan dua kali, sebelum Ramadhan tiga kali, yang penting gizi seimbang, porsi dua kali makan saat Ramadhan kita bagi rata tiga (waktu),” ujar dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastro entero hepatologi, Prof. Ari Fahrial Syam dalam sesi bincang melalui Instagram Live, Senin (25/5) malam.

Saat sarapan Anda bisa mengonsumsi nasi dan sumber karbohidrat lainnya dengan satu lauk sebenarnya sudah cukup.

Kemudian, saat makan siang perbanyak asupan santapan Anda daripada sarapan dan makan malam.

“Makan siang di porsi lebih banyak dari makan malam, makan malam di porsi lebih sedikit, (agar) saat langsung tidur lambung tidak terlalu penuh lagi,” kata dia.

Idealnya, Anda membutuhkan waktu sekitar dua jam jeda setelah makan malam sebelum tidur.

Namun, jika makanan yang Anda santap saat malam mengandung lemak tinggi sebaiknya persiapkan waktu jeda lebih lama agar tak terjadi refluks asam lambung.

“Apalagi habis makan lemak tinggi karena lambat turunnya, kalau langsung tidur bantal pendek akan balikkan makanan di lambung ke kerongkongan ini jadi masalah (refluks asam lambung),” tutur Ari.

Untuk para penderita GERD, sebaiknya kontrol asupan makanan berlemak, terlalu asam, pedas, lalu cokelat dan keju karena berisiko membuat penyakit kambuh akibat lebih melambatnya pengosongan lambung.

Ari menyarankan, Anda yang sudah mempraktikkan pola makan sehat saat Ramadhan, mempertahankannya di waktu usai Lebaran agar penyakit yang sudah terkontrol tetap terkontrol dan tak ada penyakit baru yang muncul. (*)

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

India Blokir 59 Aplikasi China Termasuk TikTok dan WeChat
apahabar.com

Gaya

8 Kondisi yang Bisa Merusak Otak, Jomblo di Antaranya
apahabar.com

Gaya

Makan Siang Tanpa Karbohidrat Turunkan Berat Badan, Benarkah?
apahabar.com

Gaya

Samsung Galaxy Note 20 Resmi Dijual di Indonesia, Intip Harga dan Speknya
apahabar.com

Gaya

Punya Daging Sapi? Yuk Bikin Kebab Sendiri
apahabar.com

Gaya

Uniknya, Pengantin Ini Gelar Resepsi Pernikahan Drive Thru

Gaya

Ariel NOAH Dinilai Playboy, Apa Kata Lania Fira?
apahabar.com

Gaya

Tips Mengatasi Haus Saat Sedang Puasa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com