BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen Waspada Penularan Covid-19 di Libur Panjang, Disdik Banjarmasin Imbau Pelajari Patuhi Prokes Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah

Kembali Terkoreksi, Rupiah Terpapar Sentimen Pasar

- Apahabar.com Jumat, 15 Mei 2020 - 11:47 WIB

Kembali Terkoreksi, Rupiah Terpapar Sentimen Pasar

Petugas kasir menghitung mata uang rupiah di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta Pusat. Foto: Antara

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah Jumat (15/5) pagi menguat.

Itu imbas daripada mulai aktifnya perekonomian di beberapa negara terdampak Covid-19.

Kurs rupiah terkoreksi di tengah beragamnya sentimen yang masuk ke pasar.

Pada pukul 9.42 WIB, rupiah melemah 13 poin atau 0,08 persen menjadi Rp14.898 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.885 per dolar AS.

Pergerakan aset berisiko pagi ini kelihatannya beragam, ada yang positif dan ada yang negatif.

“Ekspektasi masih memburuknya data-data ekonomi karena wabah telah memberikan tekanan turun untuk aset berisiko. Namun di sisi lain, mulai aktifnya perekonomian di beberapa negara pandemi memberikan sentimen positif ke pasar,” ujar Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Jumat (15/5)

Menurut Ariston, rupiah mungkin masih bergerak di kisaran yang sama dengan sentimen yang saling menarik ini.

Tapi dengan tingginya minat pasar terhadap obligasi, pemerintah Indonesia bisa mendukung penguatan rupiah hari ini.

Dari domestik, para analis memprediksi neraca perdagangan Indonesia April yang dirilis hari ini, akan defisit 200 juta dolar AS.

“Tapi ini mungkin bisa dimaklumi pasar karena kondisi ekonomi global juga belum bagus, jadi mungkin tidak terlalu berdampak ke rupiah,” kata Ariston.

Ariston memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp14.800 per dolar AS dengan potensi dukungan Rp15.000 per dolar AS.

Adapun Kamis (14/5) lalu, rupiah ditutup melemah 20 poin atau 0,13 persen menjadi Rp14.885 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.865 per dolar AS. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp1.024.000/Gram
apahabar.com

Ekbis

Perekonomian Kalsel Tumbuh 4,01 Persen
apahabar.com

Ekbis

Rindu Yogya, Ibu Rumah Tangga Ini Tawarkan Gudeg Kangen
apahabar.com

Ekbis

Di Masa Pandemi, BEI: Optimisme Pasar Akan Terus Dijaga
apahabar.com

Ekbis

Rencana Vaksinasi Covid-19 di AS, Picu Penguatan Rupiah

Ekbis

Jelang Rilis Data Cadangan Devisa, Hari Ini IHSG Diramal Menguat
apahabar.com

Ekbis

BI: Bandara Internasional Syamsudin Noor Buka Peluang Bisnis Baru
apahabar.com

Ekbis

Buka Kelas Difabel, Trio Motor Jembatani Akses Kerja di Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com