Debat Ke-2 Pilbup Tanbu: “Wakil Komitmen” HM Rusli Bikin Bingung Alpiya, Mila Karmila Speechless PN Martapura Putuskan Camat Aluh-Aluh Melanggar Netralitas ASN Kembali, Duta Zona Selatan Batola Memenangi Atak Diang Kawal Pilkada Serentak, Polda Kalsel Komitmen Tegakkan Netralitas Tapin Berpotensi Tinggi di Sektor Energi Terbarukan, Pertanian, dan Parawisata

Kemenlu: Soal Haji, Arab Saudi Belum Ambil Keputusan

- Apahabar.com Rabu, 27 Mei 2020 - 20:42 WIB

Kemenlu: Soal Haji, Arab Saudi Belum Ambil Keputusan

Petugas keamanan Arab Saudi berjaga di depan Kakbah di Masjid Agung yang kosong, sebagai tindakan pencegahan penyebaran penyakit virus korona (Covid-19), saat bulan suci Ramadan, di kota suci Makah, Arab Saudi, Selasa (05/05/2020). Foto-Saudi Press Agency/Handout via Reuters

apahabar.com, JAKARTA – Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri RI, Achmad Rizal Purnama, mengatakan Pemerintah Arab Saudi belum mengambil keputusan apapun terkait pelaksanaan ibadah haji tahun 2020.

Informasi tersebut diperoleh berdasarkan komunikasi Kemlu RI dengan Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, maupun dari perwakilan RI yang ada di Jeddah dan Riyadh.

“Memang kita tahu pemerintah Saudi telah membentuk komite tingkat tinggi yang dipimpin Raja Salman sendiri untuk memutuskan hal ini (ibadah haji). Namun, sampai hari ini keputusan belum dikeluarkan,” tutur Rizal dalam konferensi pers secara daring dari Jakarta, Rabu (27/05).

Meskipun Arab Saudi telah melonggarkan aturan karantina wilayah sebagai respons atas pandemi Covid-19, Rizal menyatakan bahwa relaksasi tersebut belum mengarah ke keputusan penyelenggaraan haji tahun ini.

Relaksasi itu mencakup pembukaan kembali masjid-masjid di Saudi, kecuali di Makah, mulai 31 Mei mendatang.

“Namun, protokol kesehatan akan tetap diterapkan ketat, 20 menit sebelum azan masjid baru dibuka, dan 20 menit setelah shalat akan ditutup kembali,” kata Rizal.

Sementara itu, Kementerian Agama RI berharap pemerintah Saudi segera memberi kepastian mengenai keberlanjutan penyelenggaraan ibadah haji.

Menurut Juru Bicara Kemenag Oman Fathurahman, informasi kepastian penyelenggaraan haji sangat penting mengingat waktu pelaksanaan rukun Islam kelima itu semakin dekat.

Selain itu, Kemenag harus melakukan beragam persiapan untuk penyelenggaraan haji seperti transportasi, konsumsi, akomodasi, kesehatan, dan hal terkait lainnya.

“Informasi mengenai kepastian penyelenggaraan ibadah haji menjadi penting bagi kami dalam menyiapkan kebijakan serta peraturan yang diperlukan apabila haji akan dilaksanakan atau tidak dilaksanakan pada tahun ini,” kata Oman.

Arab Saudi akan mulai mengurangi pembatasan pergerakan dan perjalanan pekan ini, setelah lebih dari dua bulan memberlakukan langkah-langkah ketat untuk menahan laju penyebaran virus corona.

Pembatasan akan dicabut dalam tiga tahap, yang berpuncak pada diakhirinya jam malam mulai 21 Juni, kecuali di Makah.

Namun, ibadah haji dan umrah, yang menarik jutaan jamaah Muslim dari seluruh dunia ke negara itu, akan tetap ditangguhkan hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Sejauh ini, kerajaan itu mencatat 74.795 kasus Covid-19 dengan 399 kematian. Lebih dari 2.000 kasus masih dilaporkan setiap harinya.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Tabligh Akbar UAS di Masjid Al Karomah Martapura, Ribuan Jemaah Menyemut
apahabar.com

Habar

Mulai Januari 2020, Saudi Berlakukan Asuransi Haji-Umrah
apahabar.com

Habar

Peringati Tahun Baru Islam, IPNU Sungai Tabuk Hadirkan Abu Zein Fardany
apahabar.com

Habar

Banyak Mencetak Ulama, Haul Pendiri Pesantren Ibnu Amin Diperingati
apahabar.com

Habar

Arab Saudi Berencana Buka 90 Ribu Masjid Minggu Depan
apahabar.com

Habar

170 WNA Peserta Ijtima Dunia Zona Asia Dipulangkan
apahabar.com

Habar

Arab Saudi Terima Rombongan Umrah Perdana Hari Ini
apahabar.com

Habar

Bulan Maulid Tiba, Simak 5 Poin yang Harus Ditaati Warga Tabalong untuk Merayakannya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com