Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Kepada Penerima BST Kemensos, Simak Pesan Bupati Batola

- Apahabar.com Kamis, 28 Mei 2020 - 19:54 WIB

Kepada Penerima BST Kemensos, Simak Pesan Bupati Batola

Bupati Batola, Hj Noormiliyani AS, menyerahkan simbolis BST kepada warga Kecamatan Belawang, Tamberin dan Jalimah, didampingi Pimpinan BNI KCP Marabahan, Ali Hartono, Kamis (28/5). Foto: apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Sudah mulai disalurkan, penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) Kemensos mendapat wanti-wanti dari Bupati Barito Kuala (Batola).

Penyaluran BST sudah berlangsung sejak pertengahan Mei 2020 atau sebelum Idulftri.

Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) memperoleh Rp600 ribu per bulan.

KPM yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos, berhak mengambil bantuan melalui impunan Bank Milik Negara (Himbara) dan Kantor Pos.

Dari total 15.004 KPM di Batola, sejumlah 1.365 di antaranya mulai mengambil bantuan melalui BNI Kantor Cabang Pembantu (KCP) Marabahan.

“Setelah menerima BST, saya berharap masyarakat lebih bijaksana. Kalau memang membutuhkan, silakan dipergunakan untuk sehari-hari,” demikian pesan Bupati Batola, Hj Noormiliyani AS, Kamis (28/5).

“Tetapi kalau masih punya simpanan, sebaiknya BST ditabung untuk keperluan yang lebih mendesak dikemudian hari,” imbuhnya.

Kendati sudah diterima belasan ribu warga, penyaluran BST sendiri belum mampu menutupi ribuan warga yang cukup layak memperoleh bantuan serupa.

Setidaknya selama pandemi, cukup banyak warga yang kehilangan pekerjaan. Disisi lain, nama mereka belum termasuk dalam DTKS.

“Terkait beberapa warga yang tidak termasuk menjadi KPM, kami menyediakan Crisis Center. Silakan datang untuk melakukan verifikasi data ulang,” tegas Noormiliyani.

Sementara menyikapi putusan warga yang menolak menerima BST, Dinas Sosial Batola mengklaim sudah melaporkan kepada Kemensos.

“BST yang ditolak warga, langsung dikembalikan ke kas negara. Kemudian kami mengusulkan penerima pengganti melalui aplikasi SIKS-NG yang terkoneksi dengan Pusdatin Kemensos,” papar Fuad Syech, Kepala Dinsos Batola.

“Memang untuk tahap pertama, terjadi sedikit kesalahpamahan. Ketika kami mengirimkan data terbaru yang sudah diverifikasi, Kemensos terlanjur menurunkan DTKS terbaru. Namun kami yakin penyaluran tahap kedua sudah lebih baik,” tambahnya.

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pilkada Banjar Makin Panas, HM Rusli Akui Kemampuan Andin Sofyanoor
apahabar.com

Kalsel

Bhabinkamtibmas Polres Kotabaru Gencarkan Sosialisasi New Normal
apahabar.com

Kalsel

Leganya Syakira, Masa Karantina Anggota Paskibraka Kalsel Terbayar
apahabar.com

Kalsel

Akui Banyak Ajakan Nyalon di Pilwali Banjarmasin, Intip Respon Adhariani
apahabar.com

Kalsel

BNN Pusat Apresiasi BNNP Kalsel Gagalkan Transaksi Narkoba Dalam Sepekan
apahabar.com

Kalsel

Tanggapan Gusti Makmur Soal KPU Banjarmasin Pilih Ketua Plh
apahabar.com

Kalsel

Ada yang Tak Dapat Kertas Suara DPD di Banjarmasin

Kalsel

Tak Ada Klaster Unjuk Rasa, Peserta Aksi Demonstrasi di Banjarmasin Negatif Tes Swab
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com