Warga Eks Bioskop Cempaka Geger, Pria Tewas Bersimbah Darah 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Positif Sabu, Oknum Anggota DPRD Tala Terancam Dipecat! Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu

Ketua Hipmi Sebut Penghapusan Monopoli Proyek Buka Peluang Bagi UMKM

- Apahabar.com Senin, 25 Mei 2020 - 11:12 WIB

Ketua Hipmi Sebut Penghapusan Monopoli Proyek Buka Peluang Bagi UMKM

Ketua Umum BPP Hipmi, Mardani H Maming bersama Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: Antara

apahabar.com, BANJARMASIN – Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi), Mardani H Maming (MHM) menyebutkan upaya Kementerian BUMN menghapus praktik monopoli proyek pemerintah menjadi angin segar bagi pengusaha muda agar lebih berkembang.

“Kami berterima kasih kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir atas keputusannya yang membuka peluang bagi swasta dan UMKM untuk menggarap proyek yang nilainya berkisar Rp2 miliar Rp14 miliar. Saya yakin anggota Hipmi lebih semangat lagi untuk maju,” kata MHM ketika dihubungi di Banjarmasin, Senin (25/05).

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir bakal menggandeng swasta skala Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk menggarap proyek yang nilainya berkisar Rp2 miliar hingga Rp14 miliar. Setidaknya ada sebanyak 30 perusahaan pelat merah yang nantinya akan dikerjasamakan dengan UMKM dalam berbagai proyek-proyek dengan nilai tersebut.

Erick juga menjamin lelang proyek untuk korporasi dan UMKM dilakukan transparan, untuk menghindari proyek BUMN hanya berputar di lingkungan BUMN dan tidak ingin ada anak, cucu, atau cicit usaha BUMN ikut dalam tender yang telah diprioritaskan untuk UMKM.

Menurut MHM, saatnya pengusaha muda yang umumnya memiliki bidang usaha kategori UMKM diberikan kesempatan lebih luas untuk mengembangkan bisnis.

Salah satu pintu masuknya yaitu dapat menggarap proyek pembangunan dalam negeri yang banyak tersedia dari pemerintah.

“Kesempatan emas bersinergi dengan pemerintah harus benar-benar bisa dimanfaatkan kawan-kawan pelaku UMKM. Tunjukkan jika kita memiliki potensi asal diberi ruang terlibat,” tutur MHM yang juga CEO PT Batulicin Enam Sembilan Group dan PT Maming Enam Sembilan itu.

Diakui MHM, selama ini pengusaha yang baru tumbuh yaitu UMKM dan “startup” seperti kebanyakan anggota Hipmi terbentur adanya praktik monopoli dari persaingan tidak sehat.

Sehingga mantan Bupati Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan ini mendorong adanya skema kerja sama yang jelas pelibatan perusahaan swasta pada setiap perencanaan pembangunan infrastruktur publik.

“Yang perlu dikawal betul sekarang, jangan sampai antara kebijakan pimpinan di atas, tidak sejalan dengan praktik di lapangan,” tandasnya.

Ditambahkan dia, sektor swasta memiliki peranan penting meningkatkan neraca perdagangan. Sehingga sinergi antara pemerintah dan swasta membawa keuntungan bagi kedua belah pihak.

“Bagi pengusaha muda yang baru berkembang tentu mendapat pengakuan kinerja, sehingga memudahkan perusahaan menjaring relasi bisnis lebih luas dan pada akhirnya dapat terus tumbuh besar dengan jumlah karyawan semakin banyak,” kata MHM.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Tunggu Paket Stimulus AS, Rupiah Akhir Pekan Ditutup Melemah
apahabar.com

Ekbis

BI Berlakukan Sanksi Pembawa UKA Setara Rp 1 M
apahabar.com

Ekbis

Erick Thohir Tegaskan Seleksi Pimpinan BUMN Sesuai Prosedur
apahabar.com

Ekbis

Dapat 1,6 T dari Inter Milan, Erick: Bukan untuk Kampanye
apahabar.com

Ekbis

Wow, Ini Pendapatan Youtube dari Iklan Sepanjang 2019
apahabar.com

Ekbis

Apple Hapus Puluhan Ribu Aplikasi China
apahabar.com

Ekbis

Besok, Hipmi-APNI Gelar Dialog Prospek Industri Nikel Dalam Negeri

Ekbis

Beda Respons Pedagang Soal Darurat Covid-19 di Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com