Tak Cuma Wali Rakyat, Wali Kota Banjarmasin Juga Minta Mobdin Baru! Fakta Baru Pengeroyokan Wildan: Pelaku Habis Minum Gaduk, Tapi Tak Berani Lawan Korban Sendirian Tak Sempat Telan Sabu, Warga Amuntai Keburu Diringkus Satresnarkoba HSU Pemerintah Tetapkan 1,3 Juta Formasi CPNS 2021 Pandemi Covid-19, Wakil Rakyat Banjarmasin Malah Minta Mobil Baru

Klaster Gowa Sumbang 9 Pasien Covid-19 di Tala

- Apahabar.com Sabtu, 2 Mei 2020 - 12:21 WIB

Klaster Gowa Sumbang 9 Pasien Covid-19 di Tala

Wakil Bupati Tala Abdi Rahman saat meninjau lokasi karantina pasien Covid-19 di eks Gedung RSUD Hadji Boejasin. Foto-Istimewa

apahabar.com, PELAIHARI – Dari hasil pelacakan (tracking) tim Surveilans Epidemiologi kembali mengidentifikasi 9 positif Covid-19 di Tanah Laut dari klaster Gowa.

“Ya benar, 9 pasien hasil pelacakan ada riwayat perjalanan ke Gowa Sulsel Maret Lalu,” kata kepala Dinas Kesehatan Tanah Lut Hj Nina Sandra.

Mereka (9 pasien) kini menjalani karantina di eks Gedung RSUD Hadji Boejasin.

Maka dengan tambahan 9 orang, di eks Gedung RSUD Hadji Boejasin terdapat 12 pasien positif Covid-19.

Sembilan pasien positif Covid-19 berdasarkan uji swab, 6 orang berasal dari Kecamatan Batu Ampar, 2 dari Kecamatan Bajuin dan 1 orang dari Kecamatan Bati-Bati.

Berdasar data dari Satgas Penanggulangan Covid-19 Tala, dari 12 orang positif tersebut saat ini salah satunya di ruang isolasi RSUD Hadji Boejasin Sarang Halang, sebelas lainnya menjalani karantina di eks Gedung RSUD Hadji Boejasin.

Sementara Tujuh orang dinyatakan negatif, dan satu orang lainnya sembuh sudah dipulangkan.

Bertambahnya pasien positif Covid-19, Bupati Tanah Laut H Sukamta dengan tegas mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi anjuran pemerintah.

Menurut Sukamta, tidak ada orang yang melarang beribadah. Tapi dalam situasi seperti ini, warga tidak memaksakan diri untuk melakukan salat berjamaah di tempat-tempat ibadah, warga masih dapat beribadah dari rumah masing-masing.

“Kita tidak ada niat untuk melarang orang beribadah. Hanya kondisinya saat ini tidak memungkinkan,” ujar Sukamta.

Sukamta menegaskan pihaknya tidak perlu memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB, dengan catatan masyarakat proaktif dalam menanggulangi Covid-19.

Untuk menghindari pemberlakuan PSBB, Sukamta meminta jajarannya, khususnya Satgas Penanggulangan Covid-19 dan dinas terkait, untuk bekerja keras.

“PSBB akan merepotkan kita semua. Oleh karena itu mari kita bersama-sama menanggulangi perkembangan wabah virus Corona, cukup dengan mematuhi imbauan pemerintah,” tutup Sukamta.

Reporter: Ahc14
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Dini Hari, Tiga Pasangan Mesum di Banjarmasin Terjaring Razia !
apahabar.com

Kalsel

Sstttt, Ada Pantai Menarik di Balik PSN Kawasan Industri Jorong
apahabar.com

Kalsel

Diduga untuk Chinese, Pembangunan Makam Ditolak Warga, Musyawarah Berujung Buntu
Waspada Bahaya di Balik Bilik Disinfektan

Kalsel

Waspada Bahaya di Balik Bilik Disinfektan
apahabar.com

Kalsel

Jumat Peduli, Bripka Halik Bantu Warga Bunati

Borneo

Temuan Mayat Tanpa Kepala di Sungai Tabuk, Ini Kata Kapolda Kalsel
Bromo

Kalsel

Identik Nama Gunung di Jatim, Kenapa Ada Pulau Bromo di Banjarmasin?
apahabar.com

Kalsel

Tak Pakai Masker, Puluhan Warga di Marabahan Terjaring Razia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com