Mubadala Petrolium Sosialisasi Pemboran Sumur Eksplorasi Yaqut-1 Upah Minimum Naik Rp 10 Ribu, Buruh Kalsel Meradang Buntut Demo, Koordinator BEM Kalsel Ahdiat Zairullah Resmi Tersangka Koordinator BEM Kalsel Tersangka, Kuasa Hukum Siap Melawan BREAKING NEWS: Wakil Rektor ULM Penuhi Panggilan Polda Kalsel

Klaster Temboro, Kasus Perdana Covid-19 di Sukamara

- Apahabar.com Senin, 4 Mei 2020 - 23:49 WIB

Klaster Temboro, Kasus Perdana Covid-19 di Sukamara

Ilustrasi pasien panangan Covid-19. Di Kalteng sendiri saat ini terdata 180 positif, 16 sembuh dan 7 meninggal. Foto-net

apahabar.com, PALANGKA RAYA — Pertahanan Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah (Kalteng), akhirnya jebol.

Sempat berminggu-minggu masih berada di zona hijau, namun kini statusnya jadi zona merah penyebaran Corona virus disease atau Covid 19, menyusul daerah lain di Bumi Tambun Bungai.

Dari data resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid 19 Kalteng, Senin (4/5), terdapat satu pasien terkonfirmasi positif dan tujuh orang dalam pantauan (ODP) di Sukamara.

“Pasien tersebut merupakan klaster Temboro. Klaster baru penyebaran corona di sini,” kata Wakil Ketua Gugus Tugas, dr Suyuti Syamsul, Senin.

Seperti diketahui, Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fatah, Temboro Magetan, Jawa Timur, telah dideteksi sebagai klaster penyebaran virus Corona oleh Pemprov Jawa Timur.

Dengan demikian, tercatat hingga kini, total kasus positif di Kalteng sebanyak 180 orang, setelah hari ini bertambah 23 orang, termasuk dari Sukamara.

Ada pun sebaran kasus positif terbanyak di Kota Palangka Raya 51 orang.
Kemudian, Kabupaten Murung Raya 32 orang. Lalu, Kotawaringin Barat 27 orang dan Kotawaringin Timur 16 orang.

Selanjutnya Kabupaten Kapuas terdapat 12 orang positif.

Disusul Kabupaten Katingan 10 orang, Barito Selatan 9 orang, Barito Timur 7 orang dan Pulang Pisau 5 orang.

Sementara itu, Barito Utara dan Lamandau masing-masing terdapat 3 kasus positif serta Seruyan dan Gunung Mas masing-masing dua kasus.

Sedangkan di Kalteng sendiri, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) 389 dan pasien dalam pengawasan (PDP) 54.

Begitu juga kontak erat orang tanpa gejala (OTG) terjadi lonjakan menjadi 1.403 orang.

Sementara pasien sembuh Covid-19 di Kalteng ada 16 orang dan meninggal 7 orang.

Reporter: Ahc23
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Warga Pulang Pisau Keluhkan Harga Gas 3 Kg Rp35 Ribu
apahabar.com

Kalteng

Ketua IAKMI Kapuas: Selain Covid-19, DBD Juga Ancaman
apahabar.com

Kalteng

Kasus ODGJ Alami Pemasungan di Kapuas Kalteng Masih Tinggi
apahabar.com

Kalteng

Angkut Kayu Ilegal, 2 Sopir Asal HSU Ditangkap Polisi di Teweh Timur
apahabar.com

Kalteng

Rencana Pengerukan Sungai Anjir, Komisi III DPRD Kalsel ke Kapuas
apahabar.com

Kalteng

18 Nakes di RSUD Doris Sylvanus Positif Covid-19, Ini Sebabnya
apahabar.com

Kalteng

Tambah Penghasilan, Emak-emak di Selat Utara Kapuas Belajar Mengolah Telur Asin dan Keripik Usus
apahabar.com

Kalteng

Jaini Terpilih Sebagai Damang Kepala Adat Kapuas Timur Kalteng
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com