Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Kluster Pasar Banjarmasin Sumbang 80 Persen Kasus Covid-19 di Kabupaten Banjar

- Apahabar.com Rabu, 20 Mei 2020 - 21:40 WIB

Kluster Pasar Banjarmasin Sumbang 80 Persen Kasus Covid-19 di Kabupaten Banjar

Petugas medis tengah memegang alat swab test. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARTAPURA – Jumlah kasus positif corona atau Covid-19 di Kabupaten Banjar didominasi dari kluster Pasar di Banjarmasin.

Hal ini diungkapkan Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Banjar, dr Diauddin, Rabu (20/5). Dokter Dia, sapaan akrabnya memperkirakan, dari total jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Banjar, ada 80 persen dari kluster Pasar Banjarmasin.

Ia mengungkapkan, daerah kecamatan yang paling banyak menyumbang adalah Kecamatan Kertak Hanyar, yang berbatasan langsung dengan Kota Banjarmasin.

apahabar.com

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Banjar, dr Diauddin. Foto-Istimewa

“Sekitar 80 persen dari kluster pasar di Banjarmasin. Karena memang warga yang terpapar di Kertak Hanyar rata-rata terpapar dari Banjarmasin, dan banyak yang punya usaha di pasar,” ujar Dokter Dia.

Lebih lanjut ia menjelaskan, di luar dari kluster pasar Banjarmasin hanya ada beberapa, termasuk dari kluster Gowa yang jumlahnya hanya tiga orang. “Kluster Gowa cuma tiga orang, sisanya berasal (perjalanan) dari Jakarta, Jogja, Bali, dan dari Banjarbaru juga satu. Namun ada satu orang yang belum diketahui (dari mana terjangkitnya), karena dia banyak berinteraksi dengan banyak orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes Banjar) ini.

Dokter Dia menegaskan, ini lah pentingnya physical distancing dan berpola hidup bersih. “Tinggal lagi kesadaran masyarakat akan kesehatan dirinya sendiri agar tidak terpapar Covid-19,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kasus Covid-19 di Kabupaten Banjar per 20 Mei 2020 bertambah 3 kasus dari hari sebelumnya, dari 41 menjadi 44  kasus. Kabar baiknya hari ini satu orang dinyatakan sembuh.

Dari 44 kasus tersebut, 31 orang masih dalam perawatan, 8 orang dinyatakan sembuh, dan 5 orang meninggal dunia. Selain itu, ada 14 pasien dalam pengawasan (PDP), dan 90 orang dalam pemantauan (ODP).

Reporter: Hendra Lianor
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

HUT Bhayangkara Ke-73, Polres HSS Gelar Bazar
apahabar.com

Kalsel

Operasi Patuh di HSU, Pelanggar Bisa Dihitung Jari
apahabar.com

Kalsel

Seluruh Aparatur Desa Balangan Dilatih Mengatur Perubahan APBDes
apahabar.com

Kalsel

Wujudkan Adaptasi Kebiasaan Baru, Polsek Tala Maksimalkan Sosialisasi di Masyarakat
apahabar.com

Kalsel

Polisi Terapkan Disiplin Perbup HSU Saat Haul Syekh Samman Al Madani
Guru Sekumpul

Kalsel

Haul Guru Sekumpul ke-16, Masyarakat Sabar Dulu…
apahabar.com

Kalsel

Wakapolda Kalsel Berharap Personel Humas Bisa Mengcounter Opini Buruk
apahabar.com

Kalsel

Di Kotabaru, Polda Kalsel Intens Bersinergi Cegah Penyebaran Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com