Tagihan Listrik di Kalsel-Teng Membengkak? PLN Ungkap Penyebabnya Jumatan Perdana di Banjar, 4 Masjid Dijaga Ketat TNI-Polri PSBB Berakhir, Duta Mall Segera Buka Bioskop dan Amazon? Jadi Contoh, Jemaah Masjid Miftahul Ihsan Malah Tak Disiplin Keseringan di Lapangan, Dua ASN di Banjarmasin Positif Covid-19




Home Kalsel

Rabu, 20 Mei 2020 - 21:40 WIB

Kluster Pasar Banjarmasin Sumbang 80 Persen Kasus Covid-19 di Kabupaten Banjar

rifad - Apahabar.com

Petugas medis tengah memegang alat swab test. Foto-Istimewa

Petugas medis tengah memegang alat swab test. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARTAPURA – Jumlah kasus positif corona atau Covid-19 di Kabupaten Banjar didominasi dari kluster Pasar di Banjarmasin.

Hal ini diungkapkan Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Banjar, dr Diauddin, Rabu (20/5). Dokter Dia, sapaan akrabnya memperkirakan, dari total jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Banjar, ada 80 persen dari kluster Pasar Banjarmasin.

Ia mengungkapkan, daerah kecamatan yang paling banyak menyumbang adalah Kecamatan Kertak Hanyar, yang berbatasan langsung dengan Kota Banjarmasin.

apahabar.com

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Banjar, dr Diauddin. Foto-Istimewa

“Sekitar 80 persen dari kluster pasar di Banjarmasin. Karena memang warga yang terpapar di Kertak Hanyar rata-rata terpapar dari Banjarmasin, dan banyak yang punya usaha di pasar,” ujar Dokter Dia.

Baca juga :  Ada Temuan, Renovasi Kantor Ibnu Sina Terhenti

Lebih lanjut ia menjelaskan, di luar dari kluster pasar Banjarmasin hanya ada beberapa, termasuk dari kluster Gowa yang jumlahnya hanya tiga orang. “Kluster Gowa cuma tiga orang, sisanya berasal (perjalanan) dari Jakarta, Jogja, Bali, dan dari Banjarbaru juga satu. Namun ada satu orang yang belum diketahui (dari mana terjangkitnya), karena dia banyak berinteraksi dengan banyak orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes Banjar) ini.

Baca juga :  Breaking News! Berawal dari Sebuah Ledakan, Warung Malam di Balangan Tiba-tiba Terbakar

Dokter Dia menegaskan, ini lah pentingnya physical distancing dan berpola hidup bersih. “Tinggal lagi kesadaran masyarakat akan kesehatan dirinya sendiri agar tidak terpapar Covid-19,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kasus Covid-19 di Kabupaten Banjar per 20 Mei 2020 bertambah 3 kasus dari hari sebelumnya, dari 41 menjadi 44  kasus. Kabar baiknya hari ini satu orang dinyatakan sembuh.

Dari 44 kasus tersebut, 31 orang masih dalam perawatan, 8 orang dinyatakan sembuh, dan 5 orang meninggal dunia. Selain itu, ada 14 pasien dalam pengawasan (PDP), dan 90 orang dalam pemantauan (ODP).

Reporter: Hendra Lianor
Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Water Boombing Mahal, BPBD Kalsel: Masyarakat Jangan Bakar Lahan
apahabar.com

Kalsel

Satu Bulan Jabat Kapolres, AKBP Andi Adnan Ajak Jurnalis Kotabaru Bersinergi
apahabar.com

Kalsel

Banjarbaru Menuju ‘New Normal’, Simak Gambaran Umumnya
apahabar.com

Kalsel

Mengintip Mobil Listrik Milik Universitas Lambung Mangkurat
apahabar.com

Kalsel

Waspada Potensi Hujan Berpetir dan Angin Kencang untuk 6 Wilayah Kalsel Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Sidak, Wawali Banjarbaru Temukan Ratusan Makanan Tak Berizin dan Kedaluwarsa
apahabar.com

Kalsel

Bripka Abdul Aziz, “Bhabinkamtibmas 3×24 Jam” Itu Kembali Raih Penghargaan di HUT Ke-73 Bhayangkara
apahabar.com

Kalsel

Gerebek Sarang Prostitusi di Banjarbaru, Enam Tamu Positif Sabu